Phil Punxsutawney, marmut tanah di Pennsylvania, meramalkan musim dingin masih akan mendera rakyat Pennsylvania dalam enam minggu ke depan.
03 Feb 2025 19:12 WIB · Internasional
Amerika Serikat punya marmut tanah atau groundhog yang terkenal. Phil, begitu si marmut dinamai, menjadi populer karena selama ini dipercaya mampu meramal berapa lama musim dingin akan berlangsung. Namun, para ilmuwan kini meragukan keandalan meramal hewan pengerat itu, Sabtu (1/2/2025).
CNN menyebutkan, tahun ini Phil sudah melihat bayangannya dan sudah menyampaikan ramalannya kepada Presiden Klub Marmut Tanah Punxsutawney Tom Dunkel. Phil telah ”berbicara” kepada Dunkel dalam bahasa yang disebut sebagai ”Groundhog-ese”, yaitu dengan menggunakan tongkat khusus milik pemimpin klub. ”Dia akan mengedipkan mata, mendengkur, berceloteh, mengangguk,” kata Dunkel.
Dengan melihat bayangannya serta aneka isyarat yang diberikan Phil, orang-orang di Amerika Utara harus terus mengenakan pakaian hangat. Alasannya, musim dingin masih akan berlangsung selama enam minggu lagi.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/02/03/a843cbb91eae62b23fbbd190639a8afc-063_2196661371.jpg)
Marmut tanah bernama Phil Punxsutawney menjadi terkenal gara-gara film Groundhog Day pada tahun 1993. Sejak kemunculan di film, ribuan orang datang ke Punxsutawney, Pennsylvania, setiap tanggal 2 Februari.
Groundhog Day adalah tradisi populer di AS yang didasarkan pada legenda yang sudah berlangsung sejak tahun 1880-an. Legenda itu menyebutkan, seekor marmut tanah dapat meramalkan cuaca selama enam minggu ke depan.
Jika dia keluar dari sarangnya dan melihat bayangannya sendiri, maka musim dingin akan berlangsung selama 1,5 bulan lagi. Jika dia tidak melihat bayangannya, maka musim semi akan tiba lebih awal.
Pada tahun lalu, Phil meramalkan musim semi yang akan datang lebih awal. Dari tahun 2021-2023, Phil meramalkan musim dingin yang lebih panjang.
Namun, para peramal cuaca profesional telah memperingatkan sebelum kemunculan Phil pada akhir pekan lalu bahwa ramalannya kemungkinan besar akan jauh meleset. Badan Kelautan dan Atmosfer Nasional AS menyimpulkan, hanya 35 persen ramalan Phil yang terbukti akurat.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/02/03/5be4bb6efa73720d94b34566e175dd7a-063_2196667012.jpg)
Jika dibandingkan dengan peramal cuaca hewan pengerat lainnya, tingkat kepercayaan dan akurasi ramalan dari Phil berada di peringkat ke-17. Staten Island Chuck, seekor marmut yang tinggal di New York, AS, menduduki peringkat teratas dengan tingkat akurasi 85 persen. Tingkat akurasi ramalannya dinilai mengesankan. (AP/AFP)
Penulis:
Luki AuliaEditor:
Bonifasius Josie Susilo H