571 Penumpang KM Barcelona V Diselamatkan, Dua Orang Dilaporkan Hilang

Selain tiga orang tewas, dua penumpang KM Barcelona V dilaporkan hilang. Pencarian masih berlangsung.

21 Jul 2025 08:41 WIB · Lingkungan

Oleh Saiful Rijal Yunus

KENDARI, KOMPAS — Sebanyak 571 penumpang Kapal Motor Barcelona V telah diselamatkan dan dievakuasi ke berbagai tempat di Minahasa Utara, Sulawesi Utara. Meski begitu, tiga orang dipastikan tewas dan dua orang lainnya dilaporkan hilang. Upaya pencarian masih berlanjut.

”Selain tiga korban tewas, pagi ini kami menerima laporan dua orang korban hilang. Mereka adalah Levi Aiba dan Hamen Langinan. Namun, ini masih aduan. Kami akan telusuri dahulu apakah telah dievakuasi sebelumnya atau seperti apa,” kata anggota staf Humas Basarnas Manado, Nuriadin Gumelang, dihubungi dari Kendari, Sulawesi Tenggara, Senin (21/7/2025).

Sejak kapal motor itu terbakar pada Minggu (20/7/2025) siang, kata Nuriadin, tim gabungan bersama warga dan nelayan telah melakukan upaya penyelamatan. Sejumlah kapal nelayan, SAR, dan berbagai instansi menuju lokasi untuk menyelamatkan para penumpang.

Total korban yang telah diselamatkan terdata 571 orang. Sebagian besar dari korban tersebut dalam kondisi baik dan sehat. Mereka juga telah dipulangkan ke keluarga atau diantar menuju lokasi terdekat. Hanya beberapa orang yang dirujuk ke rumah sakit.

Petugas gabungan mengevakuasi jenazah penumpang KM Barcelona 5 yang mengalami kebakaran di perairan Talise, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara, Minggu (20/7/2025). KM Barcelona 5 terbakar saat berlayar dengan mengangkut penumpang rute Manado-Tahuna, Manado-Talaud dan rute kepulauan lainnya. ANTARA FOTO/HO/BASARNAS Manado/nym.

Sementara itu, tiga orang yang dilaporkan tewas adalah Hugu Majuntu, Daniel Lena, dan Betrivia Malimbulun. Semuanya tewas bukan karena terbakar, melainkan penyebab lain setelah melompat ke laut. Betrivia diketahui sedang hamil besar.

Menurut Nuriadin, saat ini tim SAR masih berupaya mencari korban lainnya. Namun, pencarian di dalam kapal masih terhambat karena terdapat asap di dalam kapal. Pencarian akan ditempuh dengan menilai situasi terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk masuk ke bagian dalam tersebut.

KM Barcelona V terbakar di dekat Pulau Talisei di Kabupaten Minahasa Utara pada Minggu siang. Pulau ini dekat dengan Kecamatan Likupang Barat, Kabupaten Minahasa Utara. Adapun Likupang Barat berjarak sekitar 50 kilometer dari Kota Manado, ibu kota Sulut. 

KM Barcelona umumnya melayani rute pelayaran Manado-Tahuna. Kapal ini diperkirakan terbakar sekitar pukul 13.30 Wita. Saat itu, kapal tujuan Manado itu melintas di perairan Pulau Talisei.

Tangkapan layar dari siaran langsung Facebook mengenai KM Barcelona V yang terbakar di sekitar Pulau Talise, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara, Minggu 20/7/2025).

Dari sejumlah siaran langsung di media sosial Facebook oleh penumpang yang selamat, bagian atas KM Barcelona V terbakar, mengeluarkan api, dan memunculkan asap hitam pekat.

Sejumlah penumpang kemudian keluar kapal dan mengenakan jaket pelampung. Lantaran api dan asap membesar, sejumlah penumpang terlihat langsung melompat ke laut dari atas kapal. 

Petugas gabungan mendekati KM Barcelona 5 yang mengalami kebakaran di perairan Talise, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara, Minggu (20/7/2025). KM Barcelona 5 terbakar saat berlayar dengan mengangkut penumpang rute Manado-Tahuna, Manado-Talaud dan rute kepulauan lainnya. ANTARA FOTO/HO/BASARNAS Manado/nym.

Dalam video terdengar tangisan dan teriakan penumpang. ”Tolong, KM Barcelona V kebakaran. Masih banyak orang di dalam kapal,” kata pemilik akun Facebook Abdul Rahman Agu yang melakukan siaran langsung.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus menyatakan bahwa hingga Minggu petang, tercatat tiga orang meninggal. Semuanya akan dirujuk ke rumah sakit di Manado. ”Asal api diduga dari kamar 33, tetapi (dugaan) ini masih akan kami pastikan kembali,” ujar Yulius sebagaimana dikutip oleh Kompas.com.


Kerabat Kerja

Penulis:

Saiful Rijal Yunus
 | 

Editor:

Mukhamad Kurniawan
 | 

Penyelaras Bahasa:

Hibar Himawan