Siswa Sekolah Rakyat di Lampung Cek Kesehatan, Pembelajaran Tunggu Renovasi Gedung Tuntas

Para siswa menjalani pemeriksaan kesehatan, antara lain pengecekan darah, mata, dan gigi. Selain itu, ada sesi konsultasi dengan dokter.

14 Jul 2025 14:14 WIB · Pendidikan & Kebudayaan

Oleh Vina Oktavia

LAMPUNG SELATAN, KOMPAS — Sebanyak 75 siswa yang menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat Menengah Atas 32 Lampung Selatan, Lampung, mulai menjalani pemeriksaan kesehatan, Senin (14/7/2025). Namun, kegiatan belajar mengajar baru akan berjalan setelah renovasi gedung sekolah.  

Berdasarkan pantauan Kompas, pemeriksaan kesehatan siswa sekolah rakyat dilakukan di kompleks Gedung Badan Pengembangan Sumber Daya Alam (BPSDM) Provinsi Lampung. Sebanyak 48 murid laki-laki dan 27 murid perempuan menjalani pemeriksaan kesehatan secara bergantian, mulai dari pengecekan berat badan, tinggi badan, hingga tensi darah.

Siswa juga menjalani pemeriksaan darah, mata, dan gigi. Ada juga sesi konsultasi dengan dokter.

Kepala Sekolah Sekolah Rakyat Menengah Atas 32 Lampung Selatan Asis Prasetyo mengatakan, pemeriksaan kesehatan siswa masuk dalam agenda masa pengenalanan lingkungan sekolah. Setelah tahap pemeriksaan kesehatan di ruangan, para siswa juga akan menjalani tes kebugaran di lapangan.

Kepala Sekolah Sekolah Rakyat Menengah Atas 32 Lampung Selatan Asis Prasetyo saat diwawancarai pada Senin (14/7/2025)

Kegiatan belajar mengajar di sekolah tersebut masih menunggu gedung sekolah yang masih dalam tahap renovasi. ”Kegiatan belajar mengajar diupayakan setelah renovasi selesai. Kami upayakan akhir Juli 2025,” kata Asis saat ditemui di Lampung Selatan.

Setelah menjalani tes kesehatan, siswa akan dipulangkan ke rumah masing-masing. Mereka baru akan kembali untuk masuk ke dalam asrama dan menjalani pendidikan di sekolah rakyat jika renovasi gedung sudah selesai.

Asis mengungkapkan, latar belakang siswa yang cukup beragam menjadi salah satu tantangan dalam mendidik anak di sekolah rakyat. Dari hasil analisis dewan guru, ada sejumlah siswa yang pernah putus sekolah kemudian melanjutkan pendidikan kesetaraan jenjang SMP atau paket B. Ada juga siswa yang baru lulus dari sekolah umum atau pondok pesantren.

Quote

Kegiatan belajar mengajar diupayakan setelah renovasi selesai. Kami upayakan akhir Juli 2025.

Karena itulah, masa pengenalan lingkungan sekolah akan berlangsung lebih lama, berkisar 2-3 bulan. Nantinya siswa akan menjalani asesmen untuk mengidentifikasi potensi dan bakat siswa, dilanjutkan dengan tes kesiapan belajar untuk mengetahui kemampuan siswa dalam bidang matematika, bahasa Indonesia, dan literasi digital.

Seorang siswa sekolah rakyat menjalani pemeriksaan gigi, Senin (14/7/2025).

Dia menambahkan, kurikulum pembelajaran di sekolah rakyat akan mengikuti kurikulum nasional. Selain mata pelajaran wajib, siswa juga mendapatkan tambahan ekstrakurikuler sesuai dengan minat dan bakat.

Menurut dia, pembelajaran di sekolah rakyat itu akan berbasis learning management system dengan memanfaatkan teknologi digital. Siswa akan dibekali fasilitas komputer atau laptop untuk kegiatan belajar mengajar. Mereka juga akan mendapatkan pendidikan bahasa Inggris secara intensif.

Saat ini, ada sebanyak 18 guru yang disiapkan untuk mengajar di sekolah rakyat. Selain itu, ada 14 tenaga kependidikan yang akan membantu kegiatan operasional di sekolah rakyat, yaitu 1 petugas operator sekolah, 1 petugas tata usaha, 1 bendahara, 4 wali asuh, 3 wali asrama, dan 4 petugas satpam.

Fadlan Aditya Ramadhan (15), siswa sekolah rakyat asal Kabupaten Tulang Bawang Barat, mengatakan, dirinya datang ke Lampung Selatan dengan didampingi petugas dari dinas sosial setempat. Anak pedagang asongan itu menempuh jarak lebih dari 100 kilometer dari rumahnya untuk melanjutkan pendidikan jenjang menengah atas di sekolah rakyat.

Karantina

Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela saat meninjau pemeriksaan kesehatan siswa sekolah rakyat menyampaikan, siswa harus menjalani pemeriksaan kesehataan sebelum masuk dalam asrama untuk memastikan tidak ada yang mengidap penyakit menular. Jika ada yang terindikasi mempunyai penyakit menular, siswa tersebut akan dikarantina terlebih dahulu hingga sembuh.

Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela saat meninjau pemeriksaan kesehatan siswa sekolah rakyat di Badan Pengembangan Sumber Daya Alam (BPSDM) Provinsi Lampung, Senin (14/7/2025).

”Kalau memang harus ada pengobatan terlebih dahulu, seperti (penyakit) TBC harus diobati selama enam bulan sampai benar-benar sembuh. Nanti akan dipikirkan. Tentu kalau penyakit menular harus karantina dulu,” kata Jihan.

Menurut dia, sekolah rakyat di Lampung memang masuk dalam Tahap IB. Kegiatan belajar mengajar di sekolah rakyat Tahap IB baru akan dimulai pada akhir Juli 2025. ”Kami diberi waktu untuk menyelesaikan semua masalah teknis dan fasilitas untuk disiapkan sampai dengan akhir Juli,” kata Jihan.   

Sebelumnya diberitakan, pemerintah menargetkan ada 200 sekolah rakyat Tahap I yang akan diresmikan tahun ini. Dari jumlah itu, Tahap IA sebanyak 63 sekolah sudah selesai tahap renovasi. Sementara, Tahap IB sebanyak 37 lokasi, termasuk Lampung, baru mulai renovasi pada 4 Juli 2025. Adapun Tahap IC, sebanyak 100 lokasi, juga masih dalam tahap persiapan (Kompas.id, 8/7/2025).

Seorang siswa menjalani sesi konsultasi dengan dokter saat kegiatan pemeriksaan kesehatan berlangsung pada Senin (14/7/2025)

Sementara itu, Plt Direktur RSUD Abdul Moeloek Imam Ghozali mengatakan, pihaknya akan menyiapkan fasilitas jika ada siswa yang membutuhkan karantina. Pihaknya juga menyiapkan tim khusus yang akan memantau perkembangan kesehatan siswa sekolah rakyat.  

Setelah tahap pemeriksaan kesehatan selesai, katanya, semua siswa sekolah rakyat akan menjalani pemeriksaan kejiwaan. Hal itu dilakukan untuk memastikan kondisi fisik dan jiwa siswa benar-benar baik sebelum menjalani pendidikan di sekolah berasrama tersebut.

   


Kerabat Kerja

Penulis:

Vina Oktavia
 | 

Editor:

Irma Tambunan
 | 

Penyelaras Bahasa:

Nur Adji