”Noda” bagi kesempurnaan Jakarta Popsivo Polwan adalah berkah bagi Jakarta Pertamina Enduro di pengujung putaran reguler Proliga 2025.
22 Feb 2025 11:29 WIB · Olahraga
PALEMBANG, JUMAT - Kekalahan tim bola voli putri Jakarta Popsivo Polwan pada pekan terakhir putaran reguler memutus rekor 10 kemenangan beruntun mereka di Proliga 2025. Sementara bagi Jakarta Pertamina Enduro, keberhasilan menjadi tim pertama yang menaklukkan Jakarta Popsivo Polwan berbuah tiket ke babak final four.
Jakarta Popsivo Polwan takluk di hadapan Pertamina Enduro dengan skor 1-3 (30-32, 25-16, 16-25, 18-25) pada hari pertama pekan ketujuh Proliga 2025, Jumat (21/2/2025). Kekalahan di GOR PSCC Palembang itu menjadi ”noda” pertama bagi Popsivo Polwan yang dominan sejak pekan pertama Proliga 2025.
Rekor 10 kemenangan beruntun pun terputus. Meski demikian, rekor yang berakhir itu sebenarnya tidak berarti banyak bagi Popsivo yang telah menikmati buah dari dominasi tak tergoyahkan pada pekan-pekan sebelumnya.
Kekalahan ini kami butuhkan untuk evaluasi ke depan. Saya bangga dengan para pemain, dalam kompetisi setiap tim pas merasakan kalah dan menang.
Dominasi mereka telah berbuah posisi puncak klasemen sementara, juara putaran pertama, dan tiket perdana ke babak empat besar. Tim besutan Pelatih Gerardo Daglio ini juga di ambang menjadi juara putaran kedua.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/02/22/47c451cf7c68776b4bfee303066c0ab8-WhatsApp_Image_2025_02_21_at_21.52.06.jpeg)
Gerardo Daglio pun memilih memandang kekalahan itu sebagai pelajaran berharga bagi timnya. ”Kekalahan ini kami butuhkan untuk evaluasi ke depan. Saya bangga dengan para pemain, dalam kompetisi setiap tim pas merasakan kalah dan menang,” ujarnya.
Sementara itu, Pelatih Pertamina Enduro Bulent Karslioglu bersyukur tim asuhannya bisa memenangi laga yang penting itu. Bagi Karslioglu, itulah kemenangan yang sangat dibutuhkan timnya.
Dengan kemenangan ini, Pertamina Enduro memastikan tiket ke final four. Pertamina Enduro menempati posisi ketiga di klasemen sementara yang tidak akan bisa tergeser lagi oleh tim peringkat kelima, Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia.
Meski kalah 0-3 di pertandingan terakhir sekalipun, Pertamina Enduro tetap memiliki rasio set lebih baik (min 1,15) daripada Gresik Petrokimia (max 1,09). Pertamina Enduro akan menghadapi Jakarta Electric PLN pada Sabtu (22/2/2025) sore.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/02/22/c33d5357a38bf6343b4d5cc7bf83ddb9-WhatsApp_Image_2025_02_21_at_21.52.01.jpeg)
Kendati sudah tidak menentukan apa pun, Pertamina Enduro tetap menargetkan kemenangan. ”Kami tetap ingin main sempurna,” ujarnya.
Outside hitter Pertamina Enduro, Junaida Santi, mengatakan, kesuksesan timnya meraih kemenangan tak lepas dari permainan yang bagus dan kompak. Junaida sendiri tampil gemilang dengan mencetak poin tertinggi (28).
Pada Proliga musim lalu, Pertamina Enduro juga berhasil menembus babak empat besar. Namun, mereka gagal melaju ke partai puncak setelah hanya menang sekali pada laga pertama melawan Jakarta BIN.
Saat perebutan tempat ketiga, Pertamina Enduro kalah dari Popsivo Polwan. Mereka terpaksa puas menempati peringkat ketiga setelah kekalahan dengan skor 1-3 (18-25, 25-23, 16-25, 13-25).
Pertamina Enduro mengikuti kompetisi Proliga sejak musim 2012. Tim yang dulu menyandang nama Jakarta Pertamina Energi Putri dan Jakarta Pertamina Fastron ini pernah mencicipi dua kali gelar juara Proliga. Kesuksesan itu diraih pada musim 2014 dan 2018.
Penulis:
Rebiyyah SalasahEditor:
Wisnu Aji Dewabrata