Akun-akun Baru Istana di Media Sosial

Di jagat media sosial, terutama Instagram, saat ini ada dua akun baru yang memuat kegiatan Presiden Prabowo. Untuk apakah akun-akun baru itu?

30 Okt 2024 18:11 WIB · Politik & Hukum

Oleh Iqbal Basyari, Mawar Kusuma WKM

Tangkapan layar akun instagram @presidenrepublikindonesia

Foto Presiden Prabowo Subianto mengucapkan sumpah dan janji sebagai Presiden saat Sidang Paripurna Majelis Permusyawaratan Rakyat Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Periode 2024-2029 ramai di media sosial Instagram. Salah satunya akun @presidenrepublikindonesia, unggahan pertamanya yang memuat foto pengucapan sumpah dan janji itu disukai lebih dari 275.000 akun dan mendapat 17.900 komentar hingga Rabu (30/10/2024).

Padahal, foto itu baru diunggah lima hari yang lalu. Akun @presiderepublikindonesia pun masih ada penanda ”new” yang menunjukkan bahwa akun tersebut merupakan akun baru.

Dalam profil akun dituliskan bahwa akun tersebut merupakan akun Presiden Republik Indonesia dan diklaim sebagai akun resmi kepresidenan. Disebutkan pula bahwa akun itu dikelola oleh Kantor Komunikasi Kepresidenan.

Kemunculan akun tersebut cukup menarik perhatian publik. Meskipun masih baru, akun itu sudah memiliki lebih dari 699.000 pengikut. Akun tersebut sudah terverifikasi oleh Instagram yang ditandai dengan logo centang biru.

Akun Presiden Prabowo Subianto di Instagram.

Pada umumnya, pengikut akun @presidenrepublikindonesia juga merupakan pengikut dari akun @prabowo. Adapun akun @prabowo selama ini dikenal sebagai akun pribadi Presiden Prabowo, dan disebutkan bahwa akun itu telah bergabung di Instagram sejak Agustus 2015. Pada akun @prabowo juga memuat beragam foto kegiatan Presiden Prabowo sejak semasa menjabat Menteri Pertahanan di masa pemerintahan Presiden Joko Widodo, hingga kegiatannya berkampanye sebagai kandidat Pemilihan Presiden 2024, dan saat dilantik sebagai Presiden RI.

Sejumlah pengikut akun @presidenrepublikindonesia pun berharap agar akun @prabowo tetap digunakan meskipun sudah ada akun baru. ”Akun pak @prabowo tetap aktif, ya, pak buat foto2 estetik hehe,” ujar akun @janes_cs, akun yang kerap membagikan cara merias wajah.

Kepala Kantor Kepresidenan Hasan Nasbi mengatakan, Kantor Komunikasi Kepresidenan membuat dua akun media sosial (medsos) baru. Selain @presidenrepublikindonesia, mereka juga membuat akun @republikindonesia. Kedua akun tersebut akan digunakan untuk mengunggah berbagai aktivitas Presiden di medsos.

Quote

Kantor Komunikasi Kepresidenan membuat dua akun media sosial (medsos) baru. Selain @presidenrepublikindonesia, mereka juga membuat akun @republikindonesia.

Di akun @republikindonesia disebutkan nama akun adalah Republik Indonesia. Akun dikelola oleh Kantor Komunikasi Kepresidenan. Pengikut akun tersebut bahkan sudah mencapai 632.000 akun dengan unggahan pertama bergambar bendera Merah Putih.

”Ini yang kita siapkan bukan Instagram pribadi Pak Prabowo, tapi itu akun untuk lembaga kepresidenan. Jadi, bukan akun pribadi,” ujar Hasan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (30/10/2024).

Tangkapan layar akun instagram @republikindonesia

Menurut dia, pembuatan akun-akun tersebut terinspirasi dari akun @potus (President of The United States). Akun itu digunakan untuk memuat foto-foto kegiatan presiden Amerika Serikat, siapa pun yang tengah menduduki jabatan itu. Hasan menyampaikan, diharapkan siapa pun presiden RI mendatang tetap akan menggunakan akun @presidenrepublikindonesia.

Meskipun ada akun-akun baru, Hasan menegaskan bahwa akun ini berbeda dengan akun pribadi Presiden Prabowo @prabowo. Akun yang memiliki 13,8 juta pengikut akan tetap digunakan oleh Presiden Prabowo secara pribadi.

Peneliti di Pusat Riset Politik Badan Riset dan Inovasi Nasional, Wasisto Raharjo Jati, menilai, pembuatan akun baru merupakan upaya pembagian agar unggahan tidak tercampur antara unggahan pribadi dan unggahan untuk publik. Dengan demikian, publik juga dapat melihat kerja-kerja Presiden Prabowo yang didokumentasikan di medsos resmi dengan lebih mudah.

Saluran aspirasi publik

Menurut Wasisto, keberadaan akun resmi kepresidenan dibutuhkan untuk memudahkan penyampaian komunikasi publik di medsos. Sebab, ada interaksi yang dibangun antara Presiden Prabowo dan publik melalui unggahan-unggahan di medsos.

<p>Wasisto Raharjo Jati</p>

Lebih jauh, kata Wasisto, keberadaaan akun resmi di medsos semestinya juga dijadikan salah satu saluran dalam mendengarkan suara rakyat. Administrator dari akun resmi tak boleh mengabaikan komentar berisi saran, kritik, ataupun keluhan.

”Media sosial harus dijadikan saluran interaksi yang mendekatkan Presiden dengan masyarakat melalui unggahan dan komentar,” ucapnya.

Quote

Publik lebih menyukai unggahan dari sisi personal dan keseharian dari pejabat publik dibandingkan unggahan formal yang kerap dijadikan bahan pencitraan.

Meski demikian, Wasisto menilai akun pribadi Prabowo tidak akan ditinggalkan publik. Sebab, pada umumnya, publik lebih menyukai unggahan dari sisi personal dan keseharian dari pejabat publik dibandingkan unggahan formal yang kerap dijadikan bahan pencitraan.

”Akun pribadi lebih menunjukkan sisi humanis, bahwa pejabat publik juga sama seperti warga negara biasanya saat tidak berkantor di Istana,” ujarnya.


Kerabat Kerja

Penulis:

Iqbal Basyari, Mawar Kusuma WKM
 | 

Editor:

Madina Nusrat