Alcaraz Menuju Wimbledon dengan Pikiran Segar

Seusai menjuarai Perancis Terbuka, Carlos Alcaraz berlibur singkat. Sejak pekan ini, dia akan mengikuti turnamen lapangan rumput.

16 Jun 2025 08:00 WIB · Olahraga

Oleh Yulia Sapthiani

LONDON, MINGGU — Carlos Alcaraz telah berada di Inggris untuk memulai upaya mempertahankan gelar juara Wimbledon. Dengan pikiran lebih segar setelah liburan singkat, Alcaraz akan bersaing dalam turnamen ATP 500 London, 16-22 Juni.

Dengan senyum lebar, Alcaraz tiba di London, Inggris, pada Sabtu (14/6/2025) malam dari Spanyol. Dia bukan tiba dari Villena, Alicante, tempat tinggalnya di Spanyol, melainkan dari Ibiza, pulau yang juga berada di negaranya yang terletak di Laut Mediterania. Di pulau itulah, Alcaraz biasa melakukan liburan singkat setelah Perancis Terbuka dan sebelum Wimbledon bersama temannya.

Seperti pada 2024, tahun ini, dia menyegarkan pikiran setelah menjuarai Perancis Terbuka. Alcaraz mempertahankan gelar setelah bersaing dengan intens selama dua pekan di lapangan tanah liat Roland Garos, Paris.

Di final, dia mengalahkan petenis nomor satu dunia yang merupakan rival terberat, Jannik Sinner. Alcaraz menang lima set setelah menggagalkan tiga championship point Sinner pada set keempat.

”Itu (liburan di Ibiza) semacam liburan di tengah musim kompetisi setelah persaingan di tanah liat yang intens. Teman-teman saya selalu pergi ke Ibiza setiap tahun, saya pun ke sana. Tujuan saya adalah untuk menyegarkan fisik dan mental agar bisa bersaing di lapangan rumput sebaik mungkin,” kata Alcaraz pada sesi konferensi pers turnamen, Minggu.

Carlos Alcaraz of Spain smiles during a press conference at The Queen's Club grass court tennis championships in London, Sunday, June 15, 2025. (AP Photo/Alberto Pezzali)

Sebelum menghadiri konferensi pers, Alcaraz berlatih di tempat berlangsungnya ATP 500 London, lapangan rumput Queen’s Club bersama tim pelatih. Dia menyesuaikan diri dengan lapangan berkarakter cepat tersebut setelah tiga bulan bertanding di lapangan tanah liat yang berkarakter lambat.

Petenis berusia 22 tahun itu bertanding di ATP London sebagai pemanasan menuju Wimbledon sejak 2023. Dia menjadi juara setelah mengalahkan Alex de Minaur di final, lalu meraih gelar di Wimbledon.

Setahun berikutnya, Alcaraz tersingkir pada babak kedua, tetapi bangkit di All England Club untuk mempertahankan gelar Wimbledon. Dalam dua final Wimbledon, Alcaraz mengalahkan Novak Djokovic.

Seperti petenis lain, Alcaraz harus memanfaatkan jeda singkat (tiga pekan) antara Perancis Terbuka dan Wimbledon. Petenis yang tersingkir pada babak-babak awal Perancis Terbuka langsung berpindah tempat ke Inggris atau Jerman untuk beradaptasi di lapangan rumput.

Sementara, mereka yang mencapai babak-babak akhir memanfaatkan pekan pertama setelah Perancis Terbuka untuk liburan singkat, lalu bertanding di turnamen lapangan rumput di London atau Halle, Jerman, pada pekan berikutnya. Pada pekan ketiga, para petenis biasanya telah berkumpul di All England Club untuk Wimbledon.

Spain's Carlos Alcaraz plays a backhand return to Italy's Jannik Sinner during their men's singles final match on day 15 of the French Open tennis tournament on Court Philippe-Chatrier at the Roland-Garros Complex in Paris on June 8, 2025. (Photo by ALAIN JOCARD / AFP)

Alcaraz akan berhadapan dengan Alejandro Davidovich Fokina pada babak pertama, lalu melawan Jaume Munar atau Jordan Thompson di babak kedua. Lawan terberat yang berada di paruh atas undian salah satunya Ben Shelton. Petenis AS ini bertipe big server yang umumnya cocok dengan lapangan rumput.

Selain Alcaraz, empat petenis peringkat sepuluh besar dunia memanfaatkan ATP London sebagai pemanasan untuk Wimbledon. Mereka adalah Draper, Taylor Fritz, Holger Rune, dan Alex de Minaur.

Dua petenis lain dalam posisi sepuluh besar, termasuk Jannik Sinner, memilih ATP 500 Halle untuk beradaptasi di lapangan rumput. Sinner, yang dikalahkan Alcaraz di final Perancis Terbuka, akan bersaing dengan Alxander Zverev yang bertanding di ATP 250 Stuttgart, pekan lalu, dan kalah dari Fritz di final.

Di Halle, Sinner akan melalui jalur berliku untuk mempertahankan gelar juara. Dia berpeluang bertemu para juara ATP Halle lainnya sejak babak kedua jika bisa melewati petenis kualifikasi di babak awal.

Italy's Jannik Sinner misses to return against Spain's Carlos Alcaraz during their final match of the French Tennis Open at the Roland-Garros stadium in Paris, Sunday, June 8, 2025. (AP Photo/Lindsey Wasson)

Sinner bisa bertemu juara ATP Halle 2023, Alexander Bublik, pada babak kedua, setelah itu berpeluang melawan Hubert Hurkacz (juara 2022) pada perempat final. Sementara, beberapa calon lawan pada semifinal adalah Zverev, Daniil Medvedev, Francis Cerundolo, dan Ugo Humbert.

Sinner mengatakan, dia sulit tidur setelah dikalahkan Alcaraz di final Perancis Terbuka. ”Namun, dengan adanya turnamen baru, rasanya cukup bagus bagi saya karena saya akan menjalani pertandingan baru dan berusaha melupakan hal-hal negatif. Saya juga selalu mendapatkan dukungan dari keluarga dan teman-teman. Kita lihat apa yang bisa saya lakukan di Halle,” kata Sinner.

”Panas” sejak awal di Berlin

Pada pekan yang sama, petenis putri top dunia berkumpul di Berlin, Jerman, untuk bertanding pada tunamen WTA 500. Kecuali petenis ranking ketujuh dunia, Iga Swiatek, mereka yang menempati ranking sepuluh besar dunia turut bersaing.

Juara Perancis Terbuka, Cori Gauff, menjadi unggulan kedua di bawah petenis ranking tertas dunia, Aryna Sabalenka. Sementara, Jessica Pegula dan Jasmine Paolini menjadi unggulan ketiga dan keempat. Selain nama-nama itu, juara Grand Slam, Elena Rybakina dan Naomi Osaka, turut meramaikan persaingan.

Juara Perancis Terbuka, Coco Gauff, menonton pertandingan liga basket putri AS, WNBA, di Brooklyn, 10 Juni 2025.

Kehadiran nama-nama besar tersebut memunculkan potensi persaingan ”panas” sejak babak awal. Rybakina, yang merupakan juara Wimbledon 2022, akan bertemu unggulan kelima, Zheng Qin Wen, pada babak pertama.

Babak awal lainnya yang bisa berlangsung ketat adalah antara juara Australia Terbuka, Madison Keys, dan Marketa Vondrousova (juara Wimbledon 2023). Selain itu, ada pula Osaka yang akan melawan juara WTA Berlin 2021, Liudmila Samsonova. Pemenang dari laga ini akan bertemu unggulan ketiga yang merupakan juara bertahan, Jessica Pegula, di babak kedua. (AFP)


Kerabat Kerja

Penulis:

Yulia Sapthiani
 | 

Editor:

Prasetyo Eko Prihananto
 | 

Penyelaras Bahasa:

Lucia Dwi Puspita Sari