Liverpool dikabarkan telah mencapai kesepakatan untuk merekrut Isak. Kedatangannya menambah kedalaman lini depan Liverpool sepeninggal Darwin Nunez dan Luis Diaz.
01 Sep 2025 15:48 WIB · Olahraga
LIVERPOOL, SENIN — Setelah drama yang berlarut-larut, masa depan Alexander Isak akhirnya terjawab pada hari terakhir bursa transfer pemain. Liverpool menjadi pelabuhan selanjutnya bagi penyerang timnas Swedia itu. Dengan banyaknya pilihan pemain depan, Manajer Arne Slot dihadapkan pada tantangan mengelola kedalaman lini depan Liverpool.
”Newcastle United mencapai kesepakatan penuh dengan Liverpool untuk menjual Alexander Isak. Tes medis akan dilakukan pada Senin untuk penyerang internasional Swedia tersebut,” tulis jurnalis The Athletic, David Ornstein, dalam laporannya, Senin (1/9/2025).
Liverpool menyepakati nilai transfer sebesar 130 juta pound sterling (Rp 2,8 triliun). Isak diikat dengan kontrak selama enam tahun. Nilai transfer Isak memecahkan rekor transfer Liga Inggris. Sebelumnya, rekor itu dipegang Enzo Fernandez yang pindah ke Chelsea dari Benfica senilai 106 juta pound (Rp 2,3 triliun) pada Januari 2023.
Dua tahun berselang, rekor Enzo dipecahkan Liverpool saat membeli pemain sayap Florian Wirtz dari Bayer Leverkusen seharga 116 juta pound (Rp 2,5 triliun). Rekor itu rupanya tidak bertahan lama seiring kesepakatan transfer Isak.
Isak memang dikabarkan sudah tidak ingin melanjutkan karier di Newcastle. Penyerang 25 tahun itu sebelumnya menyiratkan hendak meninggalkan Newcastle dan tidak ingin kembali bergabung dengan skuad. Isak telah absen dalam tiga pertandingan pembuka Newcastle musim ini dan berlatih terpisah dari anggota skuad lainnya sejak Juli.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/09/01/c2937945edcffd035d5397329dd90bf3-FILES_FBL_ENG_PR_LIVERPOOL_NEWCASTLE_ISAK_132225754.jpg)
Mereka (Liverpool) yakin Isak adalah pemain nomor sembilan yang paling lengkap dan ia akan memberi mereka kedalaman lebih besar yang mereka dambakan di lini depan.
Awal musim ini, Isak terpinggirkan dari tim saat menjalani tur pramusim di Asia. Newcastle saat itu menyebut absennya Isak lantaran menderita cedera paha ringan. Waktu luangnya setelah tidak mengikuti tur pramusim digunakan Isak untuk ”mengonsolidasikan” kepindahan dari Newcastle. Isak juga diketahui menjaga kebugaran dengan berlatih mandiri di pusat latihan bekas klubnya, Real Sociedad.
Drama transfer Isak tidak kunjung menemui titik terang bahkan setelah musim baru dimulai. Manajer Newcastle Eddie Howe masih tidak memasukkannya dalam tiga pertandingan pembukaan Liga Inggris, termasuk saat kalah 2-3 dari Liverpool di markas sendiri.
Isak bergabung dengan Newcastle dengan nilai transfer 60 juta pound (Rp 1,3 triliun) dari klub Liga Spanyol, Real Sociedad, pada 2022. Musim lalu menjadi puncak penampilannya selama berseragam Newcastle dengan mengemas 23 gol dalam 34 penampilan di Liga Inggris. Koleksi golnya hanya kalah dari pemain sayap Liverpool Mohamed Salah yang melesakkan 29 gol. Isak berjasa besar dengan mencetak gol untuk membantu Newcastle memenangi final Piala Carabao (Piala Liga) melawan Liverpool pada Maret silam.
Kehadiran Isak tidak ayal menambah kedalaman lini serang Liverpool sepeninggal Darwin Nunez, Diogo Jota, dan Luis Diaz. Sebelumnya, ”Si Merah” telah lebih dulu mendatangkan Hugo Ekitike yang berposisi sama dengan Isak.
”Mereka (Liverpool) yakin Isak adalah pemain nomor sembilan yang paling lengkap dan ia akan memberi mereka kedalaman lebih besar yang mereka dambakan di lini depan,” ujar koresponden The Athletic yang menulis berita Liverpool, James Pierce.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/09/01/cde56ac0356ce11f8f06cf5d3619cc26-FILES_FBL_ENG_PR_LIVERPOOL_NEWCASTLE_ISAK_132225718.jpg)
Dengan demikian, persaingan di lini depan Liverpool akan semakin menarik mengingat sudah ada pemain-pemain bernaluri menyerang semacam Salah, Dominik Szoboszlai, Wirtz, Harvey Elliott, dan Cody Gakpo.
Kedalaman skuad bak pisau bermata dua bagi Manajer Arne Slot. Ia memang membutuhkan banyak pemain di tiap posisi untuk mengarungi jadwal padat. Namun, permasalahannya akan muncul saat harus memilih yang terbaik untuk menempati satu posisi.
Dalam tiga laga awal, Slot selalu menggunakan formasi 4-2-3-1, yang artinya hanya ada satu penyerang tunggal yang akan dimainkan. Posisi ujung tombak ini akan diperebutkan Ekitike dan Isak.
Kalaupun hendak mengakomodasi keduanya bermain bersama, Slot bisa mempertimbangkan untuk menempatkan Ekitike menjadi pengganti sepenuhnya Diaz yang biasa beroperasi di sayap kiri.
Ekitike tercatat hanya memainkan sembilan pertandingan, dengan dua kalinya sebagai pemain mula, sebagai pemain sayap kiri. Dengan demikian, pos sayap kiri bukanlah posisi yang sama sekali asing buat Ekitike. Apalagi ia cenderung kerap bergeser ke sisi itu, terutama sepanjang musim 2023-2024.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/09/01/545aa0f1f345bc50522db00500897406-FBL_ENG_PR_NEWCASTLE_LIVERPOOL_132073680.jpg)
Slot selama ini sering menggunakan pemain sayap seperti Gakpo dan Diaz sebagai pemecah pertahanan lawan lewat kemampuan mereka dalam menggiring bola. Ini sesuai dengan kemampuan Ekitike. Di Bundesliga musim lalu, Ekitike mencatatkan 126 kali upaya menggiring bola yang menempatkannya di peringkat kelima teratas.
Dari 126 kali upaya menggiring bola tersebut, 44 kali upaya ia akhiri dengan tembakan ke gawang. Ekitike juga menyumbangkan delapan asis dan berada di peringkat kelima untuk keterlibatan dalam menyerang.
Penulis:
I Gusti Agung Bagus Angga PutraEditor:
Wisnu Aji DewabrataPenyelaras Bahasa:
Nur Adji