Anabul Juga Jadi Korban Pemakzulan

Mantan Presiden Korea Selatan, Yoon Suk Yeol, dan istri dikenal sebagai pencinta hewan. Namun, mereka memilih meninggalkan dua anjing hadiah Presiden Turkmenistan.

21 Apr 2025 07:32 WIB · Internasional

Oleh Mahdi Muhammad

Mantan Presiden Korea Selatan, Yoon Suk Yeol, dan istrinya, Kim Keon Hee, dikenal sebagai pencinta hewan. Selama berada di istana kepresidenan, Yoon dan sang istri memiliki setidaknya 11 hewan peliharaan. Tak salah jika sejumlah kepala negara menghadiahkan hewan sebagai salah satu penanda hubungan diplomatik yang baik antarnegara, termasuk Turkmenistan.

Presiden Turkmenistan Serdar Berdimuhamedov, dilansir Korea Times, menghadiahi Yoon dua anjing gembala Asia Tengah saat berkunjung ke Seoul, Juni 2024. Kedua anjing yang diberi nama Happy dan Joy tinggal bersama di kediaman resmi presiden di Hannam-dong, Distrik Yongsan, Seoul, sekitar lima bulan.

Akan tetapi, karena gonjang-ganjing politik yang melibatkan Yoon dan istrinya, keduanya, menurut kantor kepresidenan, dipindah ke kebun binatang Seoul. Banyak yang mengira Happy dan Joy akan bergabung dengan Yoon di kediaman pribadinya setelah badai politik usai. Akan tetapi, hal itu tidak terjadi. Ukuran dan keamanan kedua anjing tersebut menjadi alasan pemindahan, menurut kantor kepresidenan.

Keputusan mantan presiden Yoon dan istrinya tidak membawa pulang Happy dan Joy kontras dengan pernyataan yang pernah dikeluarkan Yoon tiga tahun silam. Saat itu, Yoon mengkritik keputusan mantan Presiden Moon Jae-in yang mengembalikan dua anjing Pungsan ke fasilitas pemeliharaan hewan negara. Kedua anjing Pungsan itu adalah hadiah dari pemimpin tertinggi Korea Utara Kim Jong Un, yang dinilai memiliki simbol bagi diplomasi kedua negara yang masih berstatus ”berperang”.

Tidak diketahui alasan Yoon dan sang istri tidak membawa Happy dan Joy tinggal bersama di kediaman mereka di Distrik Seocho, Seoul. Apa mungkin karena beratnya yang bisa mencapai 100 kilogram?


Kerabat Kerja

Penulis:

Mahdi Muhammad
 | 

Editor:

Bonifasius Josie Susilo H
 | 

Penyelaras Bahasa:

Lucia Dwi Puspita Sari