Anthony Ginting Ingin Ulangi Kenangan Manis Indonesia Masters

Anthony Ginting punya kenangan manis di turnamen Indonesia Masters 2018 dan 2020. Dia bertekad mengulangi memori indah itu pada 2025.

26 Nov 2024 17:42 WIB · Olahraga

Oleh Rebiyyah Salasah

JAKARTA, KOMPAS —Setelah dipastikan tidak akan tampil di Final BWF World Tour, Anthony Ginting dapat fokus menjalani persiapan turnamen tahun depan, termasuk Daihatsu Indonesia Masters 2025. Anthony membawa keinginan besar untuk mengulangi kenangan manis Indonesia Masters 2020 dan 2018.

Quote

Saya punya target, keinginan, dan harapan tinggi, ingin membawa kembali kenangan manis di 2018 dan 2020.

Pada dua edisi Indonesia Masters itu, Anthony Ginting sukses keluar sebagai juara tunggal putra. Anthony merebut gelar Indonesia Masters 2018 dengan mengalahkan wakil Jepang, Kazuma Sakai, sedangkan gelar pada edisi 2020 diraih dengan menaklukkan Anders Antonsen (Denmark).

Indonesia Masters 2025 akan digelar di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, 21-26 Januari. Ajang berlevel BWF World Tour Super 500 itu diperkirakan diikuti 300 atlet dari 32 negara.

”Saya punya target, keinginan, dan harapan tinggi, ingin membawa kembali kenangan manis di 2018 dan 2020. Saat itu, saya bisa meraih gelar juara. Semoga bisa terulang kembali di awal tahun depan,” kata Anthony saat konferensi pers di Jakarta, Selasa (26/11/2024).

Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting berfoto bersama ibundanya Lucia Sriati berfoto di podium juara setelah mengalahkan pebulutangkis tunggal putra Denmark Anders Antonsen dalam partai final tunggal putra kejuaraan Daihatsu Indonesia Masters 2020 di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (19/1/2020). Anthony mengalahkan Antonsen dengan skor 17-21, 21-15, 21-9.Kompas/Rony Ariyanto Nugroho (RON)19-1-2020

Setelah juara pada edisi 2020, Anthony kesulitan untuk mengulangi pencapaian tersebut. Tunggal putra peringkat ke-10 dunia ini bahkan belum pernah mencapai babak final lagi. Pencapaian terbaiknya ialah menembus babak semifinal pada edisi 2022 dan 2024.

Pada Indonesia Masters 2024, langkah Anthony untuk melaju ke partai puncak dijegal pebulu tangkis Kanada, Brian Yang. Kekalahan 21-13, 17-21, 19-21 ini menjadi hasil negatif perdananya saat bertemu dengan Brian Yang dalam total empat pertemuan.

Adapun pada sepanjang tahun 2024, Anthony juga nirgelar. Dia terakhir kali menjadi juara pada Juni 2023 di Singapura Terbuka. Setelah itu, pencapaian terbaiknya adalah runner-up All England 2024 dan Indonesia Terbuka 2023.

Anthony pun mengalami cedera pinggang setelah Denmark Terbuka, Oktober lalu. Akibatnya, dia harus absen dalam Kumamoto Masters dan China Masters.

Peraih medali perunggu Olimpiade Tokyo 2020 ini juga tidak bisa lagi menambah poin untuk masuk ke zona lolos ke Final BWF World Tour. Setelah Denmark Terbuka, Oktober lalu, Anthony mengalami cedera pinggang sehingga absen dalam Kumamoto Masters dan China Masters.

Hanya delapan wakil terbaik yang bisa tampil di turnamen penutup tahun yang akan digelar di Hangzhou, China, 11-15 Desember. Anthony berada di peringkat ke-19 berdasarkan ranking per hari ini.

Namun, absennya Anthony pada turnamen bergengsi itu juga dapat dimanfaatkan untuk menyiapkan diri lebih matang untuk rangkaian turnamen tahun depan. Dia juga punya waktu lebih banyak untuk benar-benar memulihkan cedera secara optimal.

Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, mengusap keringat saat bertanding melawan pebulu tangkis Kanada, Brian Yang, pada babak semifinal Indonesia Masters 2024 di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (27/1/2024). Anthony Sinisuka Ginting kalah dalam rubber set dengan skor 13-21, 21-17 dan 21-19. KOMPAS/ADRYAN YOGA PARAMADWYA (YGA) 27-01-2024

Persiapan Final BWF

Berbeda dengan Anthony, beberapa wakil Indonesia yang dipastikan akan tampil di Indonesia Masters bakal lebih dulu melakoni Final BWF World Tour. Pemain seperti Gregoria Mariska Tunjung, yang juga hadir dalam konferensi pers, akan bersiap lebih dulu untuk Final BWF sebelum fokus pada Indonesia Masters dengan hadiah total 475.000 dollar AS (Rp 7,5 miliar) itu.

Selain Gregoria, Indonesia juga meloloskan tunggal putra Jonatan Christie, ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto dan Sabar Karyaman Gutama/Muhammad Reza Pahlevi Isfahani, serta ganda putri Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi. Adapun pada ganda campuran ada Dejan Ferdinansyah/Gloria Emanuelle Widjaja.

Pemain yang lolos akan mendapatkan undangan dari BWF hari ini. Adapun konfirmasi dari peserta ditunggu BWF hingga 3 Desember. Atlet yang tidak bisa bertanding akan digantikan oleh pemilik peringkat terbaik berikutnya.

Untuk Indonesia Masters, Gregoria bertekad benar-benar menjaga kebugaran fisik dan kesehatan mental. Terlebih, Indonesia Masters menjadi salah satu dari empat kejuaraan dalam empat pekan beruntun pada awal 2025. Ajang itu digelar setelah Malaysia Terbuka Super 1000 dan India Super 750 serta sebelum Thailand Masters Super 300.

Para pebulu tangkis Indonesia yang terdiri dari Anthony Ginting (kanan bawah), Gregoria Mariska Tunjung (kiri bawah), Amalia Pratiwi (kanan atas), Putri Kusuma Wardani (tengah atas), dan Rian Ardianto menghadiri konferensi pers Indonesia Masters 2025 di Hotel 
Pullman Jakarta Indonesia Thamrin CBD, Jakarta, Selasa (26/11/2024.

”Apalagi, bermain di Indonesia merupakan momen yang sangat ditunggu-tunggu oleh atlet tuan rumah karena pendukung banyak dan ramai. Saya ingin menjaga mental dan fisik sehingga bisa tetap menampilkan permainan terbaik,” tutur Gregoria.

Pada Indonesia Masters tahun ini, Gregoria tidak bisa naik podium, seperti tiga sektor lainnya. Hanya ganda putra lewat ganda putra Leo Rolly Carnando dan Daniel Marthin yang bisa mempersembahkan gelar juara bagi Indonesia di hadapan pendukung sendiri.

Pasangan ini tidak akan bisa mempersembahkan gelar juara Indonesia Masters dalam tiga edisi berturut-turut karena sudah terjadi perombakan formasi setelah Olimpiade Paris 2024. Leo kini dipasangkan dengan Bagas Maulana, sedangkan Daniel dengan Mohammad Shohibul Fikri.

Namun, Kepala Bidang Pembinaan Prestasi Pengurus Besar Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PB PBSI) Ricky Soebagdja berharap kedua pemain ini bisa bertemu di final dengan pasangan barunya masing-masing. Ricky menilai, ganda putra memiliki peluang yang besar untuk kembali mempersembahkan gelar juara.

Pebulu tangkis ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando (kiri) dan Daniel Marthin, berfoto dengan medali dan piala pada final Indonesia Masters 2024 di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (28/1/2024). Leo Rolly Carnando dan Daniel Marthin mengalahkan pebulu tangkis Denmark, Kim Astrup dan Anders Skaarup Rasmussen, dengan skor 21-12, 20-22, dan 21-11. KOMPAS/ADRYAN YOGA PARAMADWYA (YGA) 28-01-2024

”Jadi, selain ganda putra punya peluang besar, tunggal putra juga, di tunggal putri dan ganda putri, ya, hampir semua sektor bisa meraih gelar juara. Jadi, harapannya bisa melebihi Indonesia Masters 2024,” katanya.Sementara penjualan tiket Indonesia Masters akan mulai dilakukan secara daring pada 17 Desember 2024 lewat laman resmi PBSI. Tiket terdiri dari kategori reguler dan VIP. Selain itu, harga tiket dalam rentang Rp 90.000 hingga Rp 1.100.00 ini ditentukan pula oleh jenis tiket presale dan normal.


Kerabat Kerja

Penulis:

Rebiyyah Salasah
 | 

Editor:

Wisnu Aji Dewabrata