Tepat dua tahun perjalanan Indonesia menuju Piala Dunia 2026 berakhir. Total 47 pemain sudah berjuang demi mimpi menembus pentas dunia.
12 Okt 2025 06:05 WIB · Olahraga
JEDDAH, MINGGU — Kenyataan tidak sesuai dengan angan bagi tim nasional Indonesia. Mimpi menuju Piala Dunia untuk pertama kali tidak terwujud di Jeddah, Arab Saudi. Dua pertandingan putaran keempat pra-Piala Dunia 2026 berbuah kekalahan dari Arab Saudi dan Irak.
Skuad ”Garuda” adalah tim yang paling panjang menjalani kualifikasi Piala Dunia 2026. Indonesia sudah menjalani laga menuju Piala Dunia edisi ke-23 sejak 12 Oktober 2023. Tepatnya, Indonesia bermula dari putaran pertama untuk menghadapi Brunei Darussalam.
Secara total, Indonesia mengenyam 20 pertandingan demi tampil di Piala Dunia tahun depan. Itu adalah kuantitas laga terbesar bagi sebuah tim dalam sejarah kualifikasi Piala Dunia zona Asia.
Selama dua tahun berjuang, Indonesia juga tercatat menggunakan pemain terbanyak dalam sejarah. Terdapat 47 pemain yang membela timnas dalam pra-Piala Dunia 2026.
Perjalanan selama dua tahun itu berakhir dengan tangis dan amarah setelah Indonesia tumbang 0-1 dari Irak, Minggu (12/10/2025) WIB, di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, Arab Saudi. Gol tunggal gelandang Irak, Zidane Iqbal, memupuskan impian sekitar 280 juta penduduk Indonesia menyaksikan skuad Garuda tampil di turnamen sepak bola terakbar.
Hasil itu membuat Indonesia gagal meraup satu poin pun. Indonesia dipastikan duduk di dasar klasemen Grup B putaran keempat dengan nirpoin. Pada laga terakhir, Selasa (14/10/2025), Arab Saudi dan Irak akan memperebutkan tempat, baik di babak utama Piala Dunia atau tim yang melanjutkan perjalanan ke putaran kelima pra-Piala Dunia 2026.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/10/12/ba35c3de3b7aac417d8da5ab7bb484b7-c98d7ec297f04340b2cb0cae2b0ef306_0_fee68ce4eeb94e65ad50d4ac1b84d003.jpg)
”Saya bangga dengan tim ini. Kami telah berjuang dengan segenap daya dan upaya lalu bermain lebih baik dalam mayoritas durasi pertandingan. Namun, kami tidak mampu mencetak gol,” ujar bek tengah dan kapten tim, Jay Idzes, seusai pertandingan.
Dengan kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026, maka turnamen terdekat skuad Indonesia ini ialah Piala Asia 2027 di Arab Saudi. Turnamen itu akan digelar pada 7 Januari hingga 5 Februari 2027.
Setelah ajang terbesar di Asia, skuad Garuda akan memulai perjuangan menuju Piala Dunia 2030, edisi 100 tahun, mulai pada September atau November 2027.
”Tim ini tidak hanya untuk hari ini. Pengalaman ini menjadi pelajaran berharga bagi kami di masa depan. Demi turnamen selanjutnya dan berjuang ke Piala Dunia berikutnya,” tambah Jay, pemain asal Sassuolo.
Pertandingan putaran keempat kali ini hadir dalam situasi timnas Indonesia yang tidak ideal. Dua pemain andalan, yaitu Ole Romeny dan Calvin Verdonk, bergabung dengan situasi cedera.
Keduanya bermain di laga kontra Irak tanpa kemampuan terbaik. Calvin bermain penuh. Namun, kegagalan Calvin menutup ruang Iqbal menjadi penyebab terciptanya gol keempat ke gawang kiper Maarten Paes, dalam dua laga di Jeddah.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/10/12/ac8f9b415232a042a553b0438eba0475-825405540c564f2896f8079ae97135c0_0_54b28a61f8924ed49ae8fd3948632a75.jpg)
Ole hanya bisa bermain sejak menit ke-56. Masuk menggantikan Mauro Zijlstra, debutan di putaran keempat pra-Piala Dunia 2026, Ole tidak berdaya di pertahanan Irak.
Tidak ada satu pun tembakan dari pencetak tiga gol di putaran ketiga pra-Piala dunia 2026 itu. Ia hanya melakukan 14 sentuhan dan hanya ciptakan enam operan akurat.
Di sisi lain, Pelatih Indonesia Patrick Kluivert kehilangan kiper Emil Audero akibat cedera otot. Pemain andalan lainnya, seperti Marselino Ferdinan, yang hasilkan dua gol pada putaran ketiga juga tidak dibawa Kluivert ke Jeddah.
Dua pemain lain yang menjadi andalan sejak putaran kedua, Ivar Jenner dan Rafael Struick, juga tersisih dari skuad. Bek tengah termahal di Asia Tenggara, Mees Hilgers, pun tidak masuk dalam skuad putaran keempat karena tidak bermain untuk timnya, Twente, pada Liga Belanda musim ini.
Demi mengalahkan Irak, Kluivert melakukan lima perubahan dalam susunan 11 pemain utama. Rizky Ridho, Thom Haye, Eliano Reijnders, Calvin, dan Zijlstra bermain sejak sepak mula.
Susunan pemain itu membantu Indonesia tampil lebih menyerang. Tujuh tembakan diciptakan pada paruh pertama. Namun, kendala penyelesaian akhir tidak bisa ditemukan penawarnya oleh Kluivert dan stafnya.
Tidak ada tembakan mengarah ke gawang pada babak pertama. Bahkan, peluang terbaik Indonesia lewat Zijlstra pada menit ke-14 gagal menjadi gol. Sontekan penyerang Volendam itu setelah menerima umpan silang Haye hanya melenceng di sisi kiri gawang Irak.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/10/12/b7c91e36ca29d2f4db8b2ba94d170ce3-1000019753.jpg)
Sepakan tepat sasaran Indonesia tercipta pada menit ke-65 melalui tembakan Kevin Diks. Itu adalah satu-satunya momen pemain Indonesia memaksa kiper Irak, Jalal Hassan, melakukan penyelamatan.
Koleksi permainan lebih dominan dengan 55 persen penguasaan bola (45 persen milik Irak) dan sembilan tembakan (tujuh tembakan Irak) tidak menghasilkan satu gol. Skuad Garuda menelan kekalahan beruntun pada tiga laga terakhir demi mewujudkan angan ke Piala Dunia 2026.
Berselang 11 menit kemudian, Irak justru mencetak gol melalui skema serangan balik. Iqbal adalah pemain Irak pertama yang menaklukkan pertahanan Indonesia dengan tembakan mengarah ke gawang. Pada menit 90+7, Youssef Amyn, sempat mengancam gawang Indonesia. Paes mampu menepis tembakan Amyn.
”Ini laga yang sulit. Kami bermain dengan rasa gugup pada 45 menit pertama. Setelah itu, pelatih melakukan perubahan yang berdampak bagi tim,” kata Iqbal.
Pemain FC Utrecht itu menambahkan, ”Kemenangan ini menyuntikkan kepercayaan diri kami untuk menuju Piala Dunia. Kami akan menghadapi Arab Saudi dengan keyakinan besar.”
Penulis:
Muhammad Ikhsan MaharEditor:
Prasetyo Eko PrihanantoPenyelaras Bahasa:
Hibar Himawan