Antisemitisme Diduga Picu Serangan Tunggal di Inggris

Dua orang tewas ditabrak tersangka. Sebanyak tiga korban lain terluka terkena tikaman pisau tersangka di luar kompleks sinagoge di Manchester.

03 Okt 2025 08:27 WIB · Internasional

Oleh Luki Aulia

MANCHESTER, KAMIS — Dua orang tewas ketika seorang laki-laki menabrakkan mobilnya ke arah para pejalan kaki dan menikam seorang petugas keamanan dengan pisau di luar Sinagoge Jemaat Ibrani Heaton Park, Distrik Crumpsall, Manchester, Inggris, Kamis (2/10/2025). Kepolisian Greater Manchester mengidentifikasi tersangka sebagai Jihad Al-Shamie, warga negara Inggris berusia 35 tahun keturunan Suriah.

Al-Shamie yang tampak mengenakan rompi berisi alat peledak ditembak mati di tempat kejadian oleh polisi. Kasus ini menunjukkan semakin tingginya antisemitisme atau prasangka, diskriminasi, dan kebencian terhadap orang Yahudi.

Members of the local Jewish community stand in the street outside Heaton Park Hebrew Congregation synagogue in Crumpsall, north Manchester, on October 2, 2025, following an attack at the synagogue. Two people were killed and three wounded in a car ramming and stabbing incident outside a synagogue in Manchester, northwest England, on Thursday, police said. "A man believed to be the offender was shot by GMP (Greater Manchester Police) Firearms Officers and is also believed to be deceased," the force said on X, adding his death could not yet be confirmed due to "suspicious items on his person". (Photo by Oli SCARFF / AFP)

Serangan yang dikategorikan serangan teroris itu terjadi saat warga Yahudi sedang merayakan Yom Kippur, hari paling suci dalam kalender Yahudi di sinagoge itu. Setelah menabrakkan mobilnya ke arah kerumunan orang, Al-Shamie keluar dari mobil lalu berusaha menikam siapa pun yang berada di dekatnya. Selain dua orang yang tewas ditabrak Al-Shamie, tiga orang juga terluka kena tusukan.

Dari rekaman video yang beredar di media sosial terlihat polisi menembak seorang laki-laki di dalam kompleks sinagoge. Sementara seorang laki-laki lain tergeletak di tanah berlumuran darah. Ia tampak mengenakan penutup kepala tradisional Yahudi.

”Dia bawa bom, pergi!” teriak polisi ke arah kerumunan orang di luar sinagoge, beberapa detik sebelum terdengar suara tembakan.

Salah satu saksi mata, Angela Crawshaw, menceritakan, ia melihat tiga polisi mengarahkan senjatanya ke arah seorang laki-laki di tempat parkir sinagoge. ”Tetap tiarap, jangan bergerak atau kami akan tembak,” begitu kata polisi-polisi itu. ”Lalu mereka menembak dan dia jatuh ke tanah. Kemudian dia mencoba bangun lagi dan bergerak lagi, polisi menembaknya lagi,” tuturnya.

Unit penjinak bom lalu memeriksa rompi pelaku dan ternyata ia tidak membawa bom. Ada tiga orang yang ditangkap polisi atas dugaan tindakan terorisme, yakni dua laki-laki berusia 30-an tahun dan seorang perempuan berusia 60-an tahun. Kepolisian Metropolitan London, yang memimpin operasi kepolisian antiterorisme nasional, menyatakan serangan di sinagoge itu adalah serangan teroris.

Al-Shamie disebutkan masuk ke Inggris saat masih kecil dan menjadi warga negara pada 2006. Pemeriksaan awal menunjukkan ia bukan bagian dari program kontrateror Inggris yang mengidentifikasi orang-orang yang berisiko teradikalisasi.

A member of the public is helped from the scene of a stabbing incident at Heaton Park Hebrew Congregation synagogue, in Crumpsall, Manchester, England, Thursday Oct. 2, 2025. (Peter Byrne/PA via AP)

Perdana Menteri Inggris Keir Starmer mengecam pelaku yang dengan keji menyerang orang Yahudi hanya karena mereka orang Yahudi. Kepada komunitas Yahudi, Starmer menjanjikan jaminan keamanan dengan mengerahkan aparat kepolisian.

Raja Charles III terkejut dan sedih mendengar serangan di sinagoge di hari yang begitu penting bagi komunitas Yahudi. ”Doa dan pikiran kami menyertai semua yang terdampak insiden mengerikan ini. Kami sangat menghargai tindakan cepat dari kepolisian,” tulis Raja Charles III di media sosialnya.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan, Israel berduka bersama komunitas Yahudi di Inggris. ”Seperti yang saya peringatkan di PBB: kelemahan dalam menghadapi terorisme hanya akan mendatangkan lebih banyak terorisme. Hanya kekuatan dan persatuan yang dapat mengalahkannya,” kata Netanyahu.

Menteri Luar Negeri Israel Gideon Saar juga mengkritik Inggris atas keputusannya mengakui negara Palestina. Inggris dinilainya gagal mengekang antisemitisme dan membiarkannya terus berlanjut.

”Kebenaran harus diungkapkan: hasutan antisemit dan anti-Israel yang terang-terangan dan merajalela, serta seruan dukungan untuk teror, baru-baru ini menjadi fenomena yang meluas di jalanan London, di kota-kota di seluruh Inggris, dan di kampus-kampusnya,” tulis Saar di X.

Menurut kelompok advokasi untuk Yahudi Inggris yang berupaya memberantas antisemitisme, Community Security Trust, insiden antisemitisme di Inggris mencapai rekor tertinggi setelah serangan Hamas pada 7 Oktober 2023 terhadap Israel dan serangan Israel ke Gaza. Sekitar 1.500 insiden dilaporkan terjadi pada paruh pertama tahun ini.

”Ini mimpi terburuk bagi setiap rabbi atau setiap orang Yahudi,” kata Rabbi Jonathan Romain dari Sinagoge Maidenhead dan kepala Pengadilan Rabbinik Britania Raya.

Members of the local Jewish community walk in the street near to Heaton Park Hebrew Congregation synagogue in Crumpsall, north Manchester, on October 2, 2025, following an attack at the synagogue. Two people were killed and three wounded in a car ramming and stabbing incident outside a synagogue in Manchester, northwest England, on Thursday, police said. "A man believed to be the offender was shot by GMP (Greater Manchester Police) Firearms Officers and is also believed to be deceased," the force said on X, adding his death could not yet be confirmed due to "suspicious items on his person". (Photo by Paul Currie / AFP)

Manchester, yang terkenal dengan dua klub sepak bola Liga Primer dan sejarah industrinya, merupakan rumah bagi salah satu komunitas Yahudi terbesar di Inggris. Menurut Institut Penelitian Kebijakan Yahudi, jumlah orang Yahudi di wilayah itu mencapai 28.000 orang pada 2021. Wilayah utara Manchester di sekitar Cheetham Hill ada banyak warga beragam etnis dengan jalan-jalan yang dipenuhi toko-toko multikultural dan gerai makanan siap saji.

Meski demikian, dalam beberapa tahun terakhir, Manchester menjadi lokasi serangan paling mematikan di Inggris. Tragedi yang terakhir terjadi pada waktu ada bom bunuh diri pada 2017 di konser Ariana Grande menewaskan 22 orang. Segera setelah serangan itu, polisi mengumumkan ”Plato”, kode sandi nasional yang digunakan polisi dan layanan darurat saat merespons ”serangan teror perampokan”. (REUTERS/AFP/AP)


Kerabat Kerja

Penulis:

Luki Aulia
 | 

Editor:

Bonifasius Josie Susilo H
 | 

Penyelaras Bahasa:

Hibar Himawan