Apa yang dapat dipelajari dari artikel ini?
- Mengapa kehadiran Presiden Prabowo dalam Sidang Majelis Umum PBB penting?
- Apa misi yang dibawa Presiden Prabowo?
- Bagaimana kiprah diplomasi Indonesia di PBB selama 10 tahun terakhir?
- Apa yang akan dibicarakan Presiden Prabowo di Debat Umum Sidang Majelis Umum PBB?
Mengapa kehadiran Presiden Prabowo penting?
Prabowo Subianto menjadi Presiden pertama RI yang hadir secara langsung di Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (SMU PBB) sepanjang satu dekade terakhir ini. Presiden Prabowo tiba di New York, Amerika Serikat, Sabtu (20/9/2025). Pada 23 September mendatang, Presiden akan hadir di pembukaan dan sesi debat umum SMU PBB.
Selama 10 tahun memerintah, Presiden ketujuh RI Joko Widodo biasanya mendelegasikan tugas menghadiri SMU PBB kepada Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi. Presiden Jokowi hanya pernah sekali ikut hadir tetapi secara daring, yakni saat pandemi Covid-19 pada 2020 dan 2021.
Pada masa awal kemerdekaan, Presiden pertama RI Sukarno pernah juga hadir di SMU PBB dengan membawakan pidato berjudul ”To Build the World Anew” pada 30 September 1960. Pidato Sukarno ini menjadi monumental karena menyuarakan gugatan pada kolonialisme dan imperialisme yang masih terjadi di Asia dan Afrika. Sukarno juga menentang keras penggunaan senjata nuklir.
Apa misi yang dibawa Presiden Prabowo?
Presiden Prabowo dijadwalkan menyampaikan pidato pada urutan ketiga dalam sesi Debat Umum PBB setelah Presiden Brasil dan Presiden Amerika Serikat, Selasa (23/9/2025). Kehadiran Presiden Prabowo di SMU PBB tahun ini menjadi momentum penting bagi Indonesia.
Selain kembali tampil di level tertinggi forum PBB, Indonesia juga akan menegaskan perannya sebagai pemimpin Global South yang konsisten menyuarakan agenda reformasi tata kelola dunia.
Forum PBB ini akan menjadi panggung bagi Indonesia untuk menyuarakan kepentingan negara berkembang dan memperkuat posisi diplomasi Indonesia di kancah global. Sebelum sesi Debat Umum, Presiden Prabowo akan menghadiri pertemuan mengenai Two States Solution untuk membicarakan isu Palestina pada 22 September.
Agenda ini dinantikan dan menyedot perhatian. Indonesia senantiasa mendukung perjuangan rakyat Palestina, maka di forum ini Indonesia bisa memperkuat posisinya untuk terus menyuarakan dukungan itu.
Bagaimana kiprah diplomasi Indonesia di PBB?
Wakil Tetap Indonesia untuk PBB New York, Amerika Serikat, Umar Hadi, menceritakan, bagi Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, Indonesia adalah mitra istimewa PBB karena Indonesia konsisten aktif mendorong reformasi sistem multilateral.
Indonesia juga selalu memberi sumbangsih pada perdamaian global. Tentara penjaga perdamaian dari Indonesia adalah nomor lima terbesar di PBB.
Guterres juga memuji Indonesia karena termasuk yang terdepan menyuarakan pentingnya menjaga dunia yang multipolar. Indonesia juga menekankan agar semua persoalan global diselesaikan sesuai dengan hukum internasional. Dalam hal itu, Indonesia bermitra dengan delapan negara dan Yayasan PBB untuk merumuskan reformasi multilateralisme PBB. Delapan negara itu di antaranya Norwegia, Meksiko, Liechtenstein, dan Jamaika.
Apa yang akan dibicarakan Presiden Prabowo di Debat Umum SMU PBB?
Indonesia berencana membawa isu kemerdekaan Palestina, kontribusi negara berkembang, dan pembangunan berkelanjutan sebagai topik-topik pilihan. Presiden Prabowo mendapat giliran ketiga untuk berpidato di SMU PBB.
Dalam tradisi SMU PBB, Brasil selalu menjadi pembicara pertama. Hal ini berasal dari sejarah ketika PBB dibentuk pada 1946, setiap kali sidang dibuka dan sekretaris jenderal bertanya negara mana yang mau memulai, Brasil selalu mengajukan diri.
Akhirnya, dalam setiap SMU PBB, kesempatan berpidato yang pertama selalu diberikan kepada Presiden Brasil. Dalam SMU PBB 2025, Presiden Brasil Inacio Lula da Silva yang akan mewakili negaranya. Kesempatan kedua selalu diberikan kepada Presiden Amerika Serikat karena AS adalah negara tuan rumah tempat markas pusat dan SMU PBB diadakan. Tahun ini, tugas itu diemban Presiden AS Donald Trump.
Apa yang dapat dipelajari dari artikel ini?
- Mengapa kehadiran Presiden Prabowo dalam Sidang Majelis Umum PBB penting?
- Apa misi yang dibawa Presiden Prabowo?
- Bagaimana kiprah diplomasi Indonesia di PBB selama 10 tahun terakhir?
- Apa yang akan dibicarakan Presiden Prabowo di Debat Umum Sidang Majelis Umum PBB?
Mengapa kehadiran Presiden Prabowo penting?
Prabowo Subianto menjadi Presiden pertama RI yang hadir secara langsung di Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (SMU PBB) sepanjang satu dekade terakhir ini. Presiden Prabowo tiba di New York, Amerika Serikat, Sabtu (20/9/2025). Pada 23 September mendatang, Presiden akan hadir di pembukaan dan sesi debat umum SMU PBB.
Selama 10 tahun memerintah, Presiden ketujuh RI Joko Widodo biasanya mendelegasikan tugas menghadiri SMU PBB kepada Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi. Presiden Jokowi hanya pernah sekali ikut hadir tetapi secara daring, yakni saat pandemi Covid-19 pada 2020 dan 2021.
Pada masa awal kemerdekaan, Presiden pertama RI Sukarno pernah juga hadir di SMU PBB dengan membawakan pidato berjudul ”To Build the World Anew” pada 30 September 1960. Pidato Sukarno ini menjadi monumental karena menyuarakan gugatan pada kolonialisme dan imperialisme yang masih terjadi di Asia dan Afrika. Sukarno juga menentang keras penggunaan senjata nuklir.
Apa misi yang dibawa Presiden Prabowo?
Presiden Prabowo dijadwalkan menyampaikan pidato pada urutan ketiga dalam sesi Debat Umum PBB setelah Presiden Brasil dan Presiden Amerika Serikat, Selasa (23/9/2025). Kehadiran Presiden Prabowo di SMU PBB tahun ini menjadi momentum penting bagi Indonesia.
Selain kembali tampil di level tertinggi forum PBB, Indonesia juga akan menegaskan perannya sebagai pemimpin Global South yang konsisten menyuarakan agenda reformasi tata kelola dunia.
Forum PBB ini akan menjadi panggung bagi Indonesia untuk menyuarakan kepentingan negara berkembang dan memperkuat posisi diplomasi Indonesia di kancah global. Sebelum sesi Debat Umum, Presiden Prabowo akan menghadiri pertemuan mengenai Two States Solution untuk membicarakan isu Palestina pada 22 September.
Agenda ini dinantikan dan menyedot perhatian. Indonesia senantiasa mendukung perjuangan rakyat Palestina, maka di forum ini Indonesia bisa memperkuat posisinya untuk terus menyuarakan dukungan itu.
Bagaimana kiprah diplomasi Indonesia di PBB?
Wakil Tetap Indonesia untuk PBB New York, Amerika Serikat, Umar Hadi, menceritakan, bagi Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, Indonesia adalah mitra istimewa PBB karena Indonesia konsisten aktif mendorong reformasi sistem multilateral.
Indonesia juga selalu memberi sumbangsih pada perdamaian global. Tentara penjaga perdamaian dari Indonesia adalah nomor lima terbesar di PBB.
Guterres juga memuji Indonesia karena termasuk yang terdepan menyuarakan pentingnya menjaga dunia yang multipolar. Indonesia juga menekankan agar semua persoalan global diselesaikan sesuai dengan hukum internasional. Dalam hal itu, Indonesia bermitra dengan delapan negara dan Yayasan PBB untuk merumuskan reformasi multilateralisme PBB. Delapan negara itu di antaranya Norwegia, Meksiko, Liechtenstein, dan Jamaika.
Apa yang akan dibicarakan Presiden Prabowo di Debat Umum SMU PBB?
Indonesia berencana membawa isu kemerdekaan Palestina, kontribusi negara berkembang, dan pembangunan berkelanjutan sebagai topik-topik pilihan. Presiden Prabowo mendapat giliran ketiga untuk berpidato di SMU PBB.
Dalam tradisi SMU PBB, Brasil selalu menjadi pembicara pertama. Hal ini berasal dari sejarah ketika PBB dibentuk pada 1946, setiap kali sidang dibuka dan sekretaris jenderal bertanya negara mana yang mau memulai, Brasil selalu mengajukan diri.
Akhirnya, dalam setiap SMU PBB, kesempatan berpidato yang pertama selalu diberikan kepada Presiden Brasil. Dalam SMU PBB 2025, Presiden Brasil Inacio Lula da Silva yang akan mewakili negaranya. Kesempatan kedua selalu diberikan kepada Presiden Amerika Serikat karena AS adalah negara tuan rumah tempat markas pusat dan SMU PBB diadakan. Tahun ini, tugas itu diemban Presiden AS Donald Trump.