Arab Saudi Resmi Jadi Tuan Rumah Piala Dunia FIFA 2034

Presiden FIFA Gianni Infantino tetapkan Arab Saudi sebagai tuan rumah Piala Dunia FIFA edisi ke-25. Saudi jadi penyelenggara tunggal pertama untuk format 48 peserta.

12 Des 2024 01:39 WIB · Olahraga

Oleh Muhammad Ikhsan Mahar

ZURICH, RABU — Melalui Kongres Luar Biasa FIFA 2024 yang digelar secara hibrida, Rabu (11/12/2024), Presiden FIFA Gianni Infantino meresmikan Arab Saudi sebagai tuan rumah Piala Dunia FIFA 2034. Dalam waktu sepuluh tahun, Saudi bakal menyiapkan 15 stadion di lima kota penyelenggara.

Arab Saudi adalah satu-satunya negara yang mengajukan pencalonan diri tuan rumah Piala Dunia 2034. Infantino menyebut Saudi menang aklamasi untuk mengembalikan pesta sepak bola terakbar ke Timur Tengah setelah kesuksesan Qatar melangsungkan Piala Dunia 2022.

Pemilihan Saudi tidak lepas dari misi Infantino untuk membawa Piala Dunia ke negara dan kawasan-kawasan yang selama ini kurang mendapat kesempatan menggelar turnamen FIFA. Ia pun optimistis Saudi bisa memenuhi ambisi mereka untuk menggelar Piala Dunia terbaik dalam sejarah.

”Kami membawa sepak bola ke lebih banyak negara dan jumlah tim (peserta Piala Dunia) tidak menurunkan kualitas. Hal itu sesungguhnya meningkatkan kesempatan,” kata Infantino.

”Saya sangat yakin tuan rumah Piala Dunia FIFA bisa memenuhi ekspektasi dunia. Kami melalui seluruh prosedur dan menawarkan transparansi. Piala Dunia istimewa dan katalis unik untuk perubahan dan persatuan sosial yang positif,” ujar Infantino.

Sebelum edisi 2034, FIFA juga memastikan Spanyol, Portugal, dan Maroko sebagai tuan rumah 2030. Selain trio Mediterania itu, FIFA juga memberikan kehormatan kepada tiga negara Amerika Selatan, yaitu Argentina, Uruguay, dan Paraguay, menggelar perayaan 100 tahun Piala Dunia.

Menteri Olahraga Arab Saudi Pangeran Abdulaziz bin Turki bin Faisal Al Saud mengepalkan tangan untuk merayakan pengumuman Saudi sebagai tuan rumah Piala Dunia 2034, Rabu (11/12/2024), di Riyadh, Arab Saudi.

Masyarakat Pemerintah Saudi yang dipimpin Menteri Olahraga Pangeran Abdulaziz bin Turki bin Faisal Al Saud menyaksikan Kongres Luar Biasa FIFA dari Riyadh. Masyarakat Saudi pun melakukan nonton bareng agenda FIFA itu yang mengumumkan Tanah Air mereka sebagai tuan rumah Piala Dunia 2024.

Abdulaziz menyebut mimpi 32 masyarakat Saudi akhirnya terkabul untuk menggelar Piala Dunia. Menurut dia, pelaksanaan Piala Dunia adalah langkah maju yang menggambarkan perkembangan negara itu yang mengagas Visi 2030.

”Kami sudah tidak sabar menyambut dunia untuk menyiarkan negara indah kami, budaya kami, dan hasrat terdalam kami untuk sepak bola dengan tangan terbuka dan hati hangat. Kami akan menyajikan Piala Dunia 2034 untuk menciptakan kesempatan kepada semua,” ujar Abdulaziz dalam keterangan pers Federasi Sepak Bola Arab Saudi (SAFF) yang diterima Kompas melalui surel.

Quote

Saya sangat yakin tuan rumah Piala Dunia FIFA bisa memenuhi ekspektasi dunia. Kami melalui seluruh prosedur dan menawarkan transparansi. Piala Dunia istimewa dan katalis unik untuk perubahan dan persatuan sosial yang positif.

Kebanggaan juga disampaikan oleh Presiden SAFF Yasser Al Misehal. Ia menyebut penunjukan FIFA itu sebagai apresiasi besar FIFA terhadap kecintaan Saudi terhadap sepak bola serta komitmen konsisten untuk mengembangkan sepak bola di negara kaya minyak itu.

”Kami berjanji untuk menggelar turnamen seumur hidup yang kenangannya abadi memberikan dampak kepada masa depan sepak bola, pemain, dan pendukung,” kata Al Misehal dalam keterangannya.

Stadion termutakhir

Visual Stadion Internasional Raja Salman.

Saudi telah mempersiapkan 15 stadion dengan teknologi dan desain paling mutakhir se jagat. Sebanyak 11 stadion berstatus baru yang khusus dibangun untuk Piala Dunia 2034, termasuk Stadion Internasional Raja Salman di Riyadh yang bakal menggelar laga pembuka dan final.

Stadion Internasional Raja Salman akan menjadi stadion Piala Dunia terbesar di abad ke-21. Arena sepak bola itu akan berkapasitas sekitar 92.000 tempat duduk.

Secara total, Riyadh menjadi pusat penyelenggaraan Piala Dunia 2034. Terdapat delapan stadion yang akan berada di ibu kota sekaligus kota terbesar di Saudi itu.

Empat kota tuan rumah lainnya adalah Jeddah yang akan menjadi lokasi bagi empat stadion. Tiga kota lainnya, yakni Al Khobar, Abha, dan Neom, masing-masing diwakili oleh stadion anyar.

Saudi juga akan membangun arena fan terbanyak dalam sejarah Piala Dunia. Total, 10 FIFA Fan Festival akan dibangun, salah satunya di Taman Raja Salman di Riyadh yang memiliki luas wilayah 100.000 meter persegi.

Stadion Universitas Raja Khalid
Stadion Kota Olahraga Raja Fahad.
Stadion Kota Olahraga Raja Abdullah.
Stadion Kota Ekonomi Raja Abdullah
Stadion Jeddah Central Development.
Stadion Aramco.

Saudi juga akan merevolusi fasilitas-fasilitas penunjang di lima kota penyelenggara. Utamanya, Saudi membangun jaringan transportasi umum berbasis bus dan kereta listrik. Transportasi umum itu tidak hanya untuk menjangkau stadion, tetapi juga membantu suporter menjangkau sejumlah tempat wisata di Saudi.

”Di luar stadion berkelas dunia, fans bisa berkeliling menikmati hamparan pantai, gurun, dan gunung ketika berkeliling menyaksikan keajaiban kuno dan lanskap modern. Kami akan menghadirkan turnamen yang memudahkan bagi siapa pun,” ujar Kepala Tim Pencalonan Piala Dunia 2034 Hammad Albalawi.


Kerabat Kerja

Penulis:

Muhammad Ikhsan Mahar
 | 

Editor:

Yulvianus Harjono
 | 

Penyelaras Bahasa:

Hibar Himawan