Tanpa dilatih sebelumnya, Mikel Merino mampu menjadi penyerang darurat bagi Arsenal. Merino persembahkan ”brace” sebagai hadiah Hari Valentine untuk istrinya.
15 Feb 2025 22:16 WIB · Olahraga
LEICESTER, SABTU — Mikel Merino membantu Manajer Arsenal Mikel Arteta menemukan solusi dari krisis penyerang yang menerjang mulai pertengahan Februari ini. Masuk sebagai pemain pengganti, Merino mencetak brace atau dua gol untuk membawa ”Si Meriam” membawa pulang kemenangan 2-0 atas Leicester City, Sabtu (15/2/2025), dari Stadion King Power.
Arsenal memasuki pekan ke-25 Liga Inggris musim ini dengan kehilangan tiga penyerang utama. Mereka adalah Bukayo Saka, Gabriel Martinelli, lalu disusul Kai Havertz, sang pencetak gol terbanyak tim.
Tanpa tiga pemain itu, lini serang Si Meriam kehilangan kualitas. Bergantung kepada Leandro Trossard, Ethan Nwaneri, dan Raheem Sterling, Arsenal hanya mampu hasilkan empat tembakan yang hanya satu tepat sasaran. Catatan 0,39 expected goals (xG) menutup performa ofensif Arsenal pada paruh pertama.
Keputusan Arteta untuk memasukkan Merino untuk menggantikan Sterling di menit ke-69 berbuah positif. Tampil untuk kali pertama sebagai pemain berperan nomor sembilan dalam satu dekade karier profesionalnya tidak membuat Merino canggung.
Merino justru membantu Arsenal memiliki pemain depan yang berkeliaran di tengah kotak penalti Leicester. Hal itu tidak tersedia ketika Trossard ditempatkan sebagai penyerang tengah. Sebab, pemain asal Belgia itu lebih nyaman bergerak bebas, alih-alih menunggu layanan dari rekan setimnya.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/02/15/e647bdd1439be1f676cc26abe5cc8f89-wires_photo_31.jpg)
Baru 2 menit masuk lapangan, Merino sudah menyajikan situasi ancaman bagi pertahanan tim tuan rumah. Nwaneri memberikan umpan silang dengan kaki luarnya untuk melayani Merino. Sayang, pemain tim nasional Spanyol itu telat milidetik untuk menyambut umpan Nwaneri dengan sentuhan kaki kanannya.
Namun, Merino tidak menyia-nyiakan dua sajian umpan rekan setim selanjutnya. Ia menyambut operan silang Nwaneri dengan sundulan untuk gol pertama di menit ke-81. Enam menit berselang, Merino melanjutkan umpan silang mendatar Trossard dalam skema serangan balik cepat Arsenal yang dimulai Riccardo Calafiori.
Berkat brace Merino, Arsenal sejenak memangkas jarak dengan Liverpool di puncak klasemen. Mereka mengurangi gap menjadi empat poin jelang ”Si Merah” menghadapi Wolverhampton Wanderers, Minggu (16/2/2025), di Stadion Anfield.
”Kami akan terus berusaha untuk mengejar Liverpool. Untuk itu, kami membutuhkan tiga poin setiap pekan, meski kami tahu betapa sulitnya pertandingan demi pertandingan yang kami jalani,” kata Jurrien Timber, bek sayap kanan Arsenal, kepada Sky Sports.
Di tengah krisis penyerang, Merino memiliki bekal mumpuni untuk menjadi penyerang darurat Arsenal. Ia bertinggi 1,89 meter yang berpotensi memenangi duel-duel udara dengan bek tengah lawan.
Selain itu, Merino yang direkrut dari Real Sociedad juga tipikal pemain Spanyol dengan tingkat kecerdasan tinggi. Hal itu membuat gelandang berusia 28 tahun itu bisa dengan cepat beradaptasi dengan sejumlah posisi asing.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/02/15/2e295f5939c19b6ee93f436305844c09-wires_photo_26.jpg)
Semua peran di sektor gelandang tengah telah diembannya. Mulai dari gelandang box-to-box, anchor, hingga playmaker telah dijalani Merino dengan baik. Kemudian, ia juga pernah ditempatkan sebagai gelandang sayap dan bek tengah.
Alhasil, bermain sebagai penyerang tengah alias nomor sembilan menambah panjang daftar posisi yang bisa diperankan Merino dengan baik. Dua gol ke gawang Leicester adalah kesempatan pertama Merino mencetak gol dengan status pemain pengganti di Arsenal.
Merino pun sudah menyumbang empat gol bagi Si Meriam pada musim debut di Liga Inggris. Ia hanya butuh dua gol lagi untuk melampaui catatan gol terbaiknya dalam satu musim di kompetisi kasta tertinggi. Sebelum hijrah ke Inggris, Merino pernah menghasilkan lima gol pada Liga Spanyol musim 2019-2020 dan 2023-2024.
Untuk catatan brace, Merino menghasilkan dwigol ketiganya sepanjang karier. Sebelumnya, ia bisa menghasilkan dua brace saat masih membela Osasuna di Divisi Dua Liga Spanyol musim 2015-2016.
Merino mengakui dirinya baru dikabarkan Arteta untuk mengemban tugas penyerang tengah, Sabtu pagi, atau hanya beberapa jam sebelum sepak mula berlangsung. Demi menjalankan tugas penyerang dengan baik, Merino sempat berdiskusi dengan salah satu asisten pelatih Arsenal sebelum pertandingan.
”Ini adalah pertama kami di karier saya bermain di posisi itu (penyerang tengah). Dia (Arteta) mengatakan kepada saya untuk memaksimalkan kekuatan saya. Beruntungnya, saya bisa menolong tim dengan dua gol hari ini,” ucap Merino kepada TNT Sports.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/02/15/4407a16ba375ba3634f3ec11b6ae50fd-wires_photo_12_.jpg)
Ketika disinggung bakal bermain lebih sering sebagai penyerang di pertandingan-pertandingan selanjutnya, Merino belum menyukai ide itu. ”Saya tidak berpikir itu ide baik sejujurnya,” lanjutnya.
Ia pun mempersembahkan brace yang unik itu sebagai hadiah Hari Valentine untuk sang istri. ”Saya pikir dia akan mengapresiasi hadiah ini lebih dari setangkai mawar dan beberapa cokelat,” kata Merino berkelakar.
Penyerang sayap Leicester, Bilal El Khannous, menyayangkan timnya gagal menjaga fokus hingga akhir pertandingan. Menurut dia, ”Si Rubah” kemasukan dua gol akibat berkurangnya konsentrasi dalam situasi bertahan.
”Kami mampu mengimbangi mereka selama 80 menit. Kami tidak boleh kehilangan konsentrasi menghadapi tim seperti Arsenal. Merino mencetak dua gol mudah yang seharusnya kami bisa bertahan lebih baik,” kata El Khannous dilansir BBC.
Kekalahan dari Arsenal membuat Leicester bertahan di posisi ke-18. Jalan mereka untuk keluar dari zona degradasi semakin sulit.
Penulis:
Muhammad Ikhsan MaharEditor:
Prasetyo Eko Prihananto