timur tengah

AS Tembak ”Drone” Iran di Tengah Rencana Perundingan Nuklir

Perwakilan AS dan Iran akan bertemu akhir pekan ini untuk menegosiasikan masalah nuklir. Penembakan ”drone” Iran oleh AS membayangi rencana pertemuan itu.

04 Feb 2026 09:00 WIB · Internasional

Iranian Army Media Office / AFP

Oleh Tatang Mulyana Sinaga

WASHINGTON, RABU — Jet tempur Amerika Serikat menembak jatuh pesawat nirawak atau drone Iran di Laut Arab, Selasa (3/2/2026). Insiden itu terjadi di tengah rencana perundingan nuklir yang dijadwalkan akhir pekan ini.

AS menyebutkan drone Shahed-139 milik Iran ditembak saat mendekati kapal induk USS Abraham Lincoln. Kapal induk tersebut dikirim ke Laut Arab pada bulan lalu saat AS meningkatkan kekuatan militernya di Timur Tengah.

”Sebuah jet tempur F-35C dari (kapal induk) Abraham Lincoln menembak jatuh drone Iran untuk membela diri,” kata juru bicara Komando Pusat AS, Tim Hawkins, dikutip kantor berita AFP, Rabu (4/2/2026).

Penembakan drone itu merupakan bentrokan kedua di antara kedua negara di perairan Timur Tengah pada hari yang sama. Insiden lainnya adalah saat pasukan Iran mencoba menahan kapal tanker berbendera AS di Selat Hormuz.

Kapal tanker melintas di Selat Hormuz pada 21 Desember 2018.

Hawkins menyebutkan, dua kapal Iran dan sebuah drone mendekati kapal Stena Imperative berbendera AS dan mengancam akan naik serta merebut kapal tanker. Kapal perusak USS McFaul merespons dengan dukungan armada udara untuk mengawal kapal tanker melanjutkan perjalanan.

Perusahaan keamanan maritim Inggris, Vanguard Tech, melaporkan, kapal Stena Imperative didekati oleh beberapa kapal kecil bersenjata milik Garda Revolusi Iran saat melintasi Selat Hormuz pada jarak 16 mil laut (30 kilometer) di utara Oman. Kapal itu kemudian meningkatkan kecepatan dan tidak memasuki perairan Iran.

Akan tetapi, kantor berita Iran, Fars, melaporkan informasi berbeda. Fars menyebutkan, sebuah kapal (tanpa menyebutkan negara asalnya) telah memasuki perairan teritorial Iran di Selat Hormuz.

Quote

Penembakan ’drone’ itu merupakan bentrokan kedua di antara kedua negara di perairan Timur Tengah pada hari yang sama. Insiden lainnya adalah saat pasukan Iran mencoba menahan kapal tanker berbendera AS di Selat Hormuz.

”Oleh karena itu, kapal tersebut diperingatkan dan segera meninggalkan perairan Iran,” tulis Fars.

Perundingan nuklir

Penembakan drone Iran terjadi setelah adanya rencana perundingan antara AS dan Iran terkait program nuklir Iran. Utusan Khusus AS, Steve Witkoff, dijadwalkan bertemu dengan pejabat Iran di Turki pada akhir pekan ini.

Sejumlah negara disebutkan akan terlibat, di antaranya Turki, Qatar, Oman, dan Mesir. Prioritas pembicaraan adalah menghindari konflik dan meredakan ketegangan di antara kedua belah pihak.

Menanggapi insiden penembakan drone tersebut, Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt mengatakan, pembicaraan mengenai nuklir masih dijadwalkan. ”Presiden Trump selalu ingin mengutamakan diplomasi terlebih dahulu, tetapi jelas dibutuhkan oleh kedua belah pihak untuk mencapai kesepakatan. Anda membutuhkan mitra yang bersedia untuk mencapai diplomasi, dan itulah yang ingin dieksplorasi dan didiskusikan oleh utusan khusus,” jelasnya.

In this photo released by the Iranian Presidency Office, President Masoud Pezeshkian, second right, listens to head of Atomic Energy Organization of Iran Mohammad Eslami as he visits an exhibition of Iran's nuclear achievements, in Tehran, Iran, Wednesday, April 9, 2025. (Iranian Presidency Office via AP)

Sebelumnya, Presiden Iran Masoud Pezeshkian telah menginstruksikan untuk memulai negosiasi nuklir dengan AS. Sementara Presiden AS Donald Trump mengingatkan waktu hampir habis bagi Iran untuk mencapai kesepakatan.

”Saya telah menginstruksikan Menteri Luar Negeri dengan syarat adanya lingkungan yang sesuai—yang bebas dari ancaman dan harapan yang tidak masuk akal—untuk bernegosiasi secara adil dan setara, dipandu oleh prinsip-prinsip martabat, kehati-hatian, dan kelayakan,” kata Pezeshkian.

AS menentang program nuklir Iran dan menudingnya bertujuan untuk membuat bom atom. Iran membantahnya dan bersikeras bahwa program tersebut ditujukan untuk penelitian sipil.

Presiden AS Donald Trump menyapa Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di klub Mar-a-Lago miliknya, 29 Desember 2025, di Palm Beach, Florida.

Witkoff telah bertemu dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Selasa. Netanyahu memperingatkan Witkoff bahwa Iran tidak dapat dipercaya untuk memenuhi komitmennya. Israel menuntut agar setiap kesepakatan dengan Iran mencakup penghentian pengayaan uranium dan pembatasan pembuatan rudal balistik.

”Saat ini, kami sedang berbicara dengan Iran. Jika kami dapat mencapai kesepakatan, itu akan sangat bagus. Jika kami tidak bisa (mencapai kesepakatan), mungkin hal-hal buruk akan terjadi,” kata Trump di Gedung Putih, Senin.

Ketegangan AS-Iran bisa berdampak luas. Hal ini memunculkan kekhawatiran, terutama bagi negara-negara di Timur Tengah. Otoritas Iran, termasuk pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei, telah memperingatkan, serangan AS akan memicu perang regional. (AP/AFP)


Kerabat Kerja

Penulis:

Tatang Mulyana Sinaga
 | 

Editor:

Fransisca Romana Ninik W
 | 

Penyelaras Bahasa:

FX Sukoto