Kiper Indonesia, Emil Audero Mulyadi, gandrung dengan ungkapan kaget ”astaga” dan ”astaganaga”.
09 Sep 2025 13:15 WIB · Tokoh
Kiper tim nasional Indonesia, Emil Audero Mulyadi (28), senang dengan pelbagai ungkapan khas Nusantara. Pemain keturunan Indonesia dari ayah dan Italia dari ibu ini terutama senang dengan ungkapan kaget ”astaga” dan ”astaganaga”.
”Aku tahu dan diajari ungkapan itu oleh ibu,” kata Emil saat temu sapa dengan penggemar sekaligus pelanggan IM3 dan 3, Rabu (3/9/2025), di Surabaya, Jawa Timur.
Emil mengatakan, ungkapan astaga amat menarik, unik, dan menggelitik. ”Kalau ditambah (naga) menjadi astaganaga lebih memberi tekanan lagi,” ujar kiper Cremonese ini sambil tertawa.
Ungkapan astaga, apalagi astaganaga, itu, menurut Emil yang kelahiran Mataram, Nusa Tenggara Barat, 18 Januari 1997, sering diucapkannya saat terkaget. Orang-orang, terutama di Italia tempatnya meniti karier profesional, entah maklum entah bingung saat mendengar ungkapan tersebut.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://kompasmedia.site/images/2025/06/04/033809cde5cd584f518f21a1102fff29-20250604YGA02.jpg)
Kiper yang pernah membela Italia U-21 ini hadir di Surabaya bersama timnas untuk laga persahabatan atau FIFA match day di Stadion Gelora Bung Tomo. Indonesia melawan Taiwan pada Jumat (5/9/2025) pukul 20.30 WIB. Selanjutnya, melawan Lebanon pada Senin (8/9/2025) pukul 20.30 WIB.
Menurut Emil, yang dinaturalisasi oleh PSSI pada 10 Maret 2025, laga uji coba itu penting sebagai persiapan menjalani putaran keempat kualifikasi Piala Dunia Amerika Serikat-Meksiko-Kanada 2026. Indonesia akan berebut satu tiket dari Grup B melawan tuan rumah Arab Saudi (8 Oktober 2025) dan Irak (11 Oktober 2025).
Aku tahu dan diajari ungkapan itu oleh ibu.
Emil meniti karier dari Juventus, dipinjamkan ke Venezia, lalu Sampdoria. Dipermanenkan di Sampdoria, tetapi sempat dipinjamkan ke Inter Milan.
Selanjutnya, Emil direkrut oleh Como 1907, tetapi dipinjamkan ke Palermo, lalu Cremonese. Untuk Merah Putih, sejak naturalisasi, Emil telah tampil dua kali.
Penampilannya ditunggu dan diharapkan mengagetkan lawan. Astaga! Astaganaga!
Penulis:
Ambrosius HartoEditor:
Dwi As SetianingsihPenyelaras Bahasa:
Galih Rudanto