Menjelang laga kontra Indonesia, Jepang menggelar latihan dengan skuad lengkap. Aura juara Grup C menyelimuti tim “Samurai Biru”.
13 Nov 2024 20:33 WIB · Olahraga
JAKARTA, KOMPAS — Skuad tim nasional sepak bola Jepang telah lengkap dalam sesi latihan menjelang pertandingan keempat Grup C kualifikasi Piala Dunia 2026 kontra Indonesia, Jumat (15/11/2024), di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Aura sebagai juara grup menyelimuti Jepang menjelang laga krusial tersebut.
Sebanyak 27 pemain berlatih di Lapangan A Kompleks Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu tepat pukul 17.30 WIB. Pelatih Jepang Hajime Moriyasu dan para staf kepelatihan tiba di lapangan setengah jam sebelum sesi dimulai.
Pada latihan sesi perdana, Senin lalu, baru ada enam pemain yang ikut serta karena telah datang lebih dulu ke Indonesia. Keenam pemain itu adalah satu kiper, Kosei Tani (Machida Zelvi, Jepang), serta lima pemain outfield, yaitu Yuto Nagatomo (FC Tokyo, Jepang), Kota Takai (Kawasaki Frontale, Jepang), Hiroki Sekine (Kashiwa Reysol, Jepang), Joel Chima Fujita (Sint-Truindense, Belgia), dan Ritsu Doan (SC Freiburg, Jerman).
Sebanyak 21 pemain sisanya menyusul kemudian, termasuk Takumi Minamino (AS Monako, Perancis), Takefusa Kubo (Real Sociedad, Spanyol), dan Wataru Endo (Liverpool, Inggris). Mereka mulai berlatih secara lengkap pada Selasa (12/11/2024) dalam sesi yang disaksikan anak-anak Jepang di Indonesia.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2024/11/13/bfd72f0e-a294-49e9-8661-f2e5102534aa_jpg.jpg)
Tidak berbeda dengan sesi latihan perdana, sesi latihan mereka pada Rabu malam juga diawali dengan berlari mengelilingi lapangan satu putaran. Sementara para kiper melakukan pemanasan secara terpisah. Kali ini, Kosei Tani ditemani rekannya dua kiper lain, yakni Zion Suzuki (Parma, Italia) dan Keisuke Osako (Sanfrecce Hiroshima, Jepang).
Tiga kiper tersebut berlatih dipandu pelatih kiper, Takashi Shimoda. Mereka melakoni latihan menangkap bola pantul di depan gawang dan menangkap bola yang mengarah ke dada.
Sementara dalam 15 menit pertama latihan tersebut, para pemain outfield mengasah penguasaan bola dengan ”el rondo” atau kucing-kucingan. Delapan pemain Jepang berkumpul dalam lingkaran dengan dua pemain yang berada di tengah lingkaran berusaha merebut bola.
Latihan ini menjadi bagian dari persiapan akhir Jepang untuk melakoni pertandingan krusial melawan Indonesia. Sejak awal, kendati terdapat jurang disparitas dengan Indonesia, Jepang enggan meremehkan lawannya.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2024/11/13/7b274b70-e55b-4c1c-9e89-4a9126350294_jpg.jpg)
Apabila merujuk peringkat FIFA terkini, jarak kedua tim terpaut jauh. Jepang adalah tim Asia dengan posisi tertinggi di peringkat ke-15, sedangkan Indonesia menempati posisi ke-130.
”Melihat peringkat FIFA, banyak orang mungkin berpikir bahwa Jepang memiliki keuntungan yang sangat besar, tetapi kami memperkirakan akan menjalani pertarungan yang sulit di kandang lawan,” kata Moriyasu dikutip dari laman resmi Asosiasi Sepak Bola Jepang (JFA).
”Kami siap untuk pertarungan yang berat, tetapi kami ingin mengalahkan Indonesia. Mereka juga memiliki pendukung yang bersemangat yang akan memberi mereka dorongan besar, jadi kami akan siap secara mental untuk kemungkinan mereka bermain lebih agresif,” tuturnya lagi.
Jepang datang ke Indonesia dengan diselimuti aura sebagai tim terkuat Asia sekaligus pemuncak sementara klasemen Grup C. Aura itu pula yang membius banyak orang sejak Ritsu Doan dan kawan-kawan mendarat di Indonesia pada Senin dini hari.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2024/11/13/9d876c79-7b5e-46eb-9036-a1dbda276260_jpg.jpg)
Di bandara, beberapa pencinta sepak bola di bandara menyambut kedatangan timnas Jepang. Saat latihan Rabu pun, banyak orang yang menyambut kedatangan mereka dari balik pagar dan perimeter yang dipasang petugas keamanan.
Padahal, sesi latihan Jepang kerap selalu menerapkan protokol keamanan yang ketat. Selain tertutup dengan dipasangnya kain hitam yang menutupi Lapangan A, awal media pun dibatasi hanya bisa meliput 15 menit pertama latihan.
Meski demikian, pencinta sepak bola Jepang yang sebagian besar terdiri dari anak-anak ini sabar menanti hingga latihan rampung. Penantian mereka berakhir menjelang pukul 20.00 WIB ketika beberapa pemain, seperti Yuto Nagatomo dan Kaoru Mitoma, menghampiri mereka untuk melayani permintaan tanda tangan.
Bagi Jepang, laga melawan Indonesia penting untuk menambah kans menjadi tim Asia pertama yang lolos Piala Dunia 2026. Kemenangan atas Indonesia akan mengunci posisi Jepang sebagai penguasa Grup C.
Jepang seolah diselimuti aura juara Grup C lantaran tampil dominan sepanjang kualifikasi Piala Dunia 2026 dengan mencatat tiga kemenangan dan satu hasil imbang. Mereka bahkan menang telak 7-0 atas China pada laga perdana dan mempermalukan Arab Saudi 2-0 di hadapan pendukungnya sendiri.
Jepang pun mencetak total 15 gol dalam empat laga. Dengan hasil tersebut, ”Samurai Biru” memimpin klasemen dengan total 10 poin. Mereka unggul atas Australia, Jepang, dan Arab Saudi, yang sama-sama mengoleksi 5 poin.
Bagi Jepang, laga melawan Indonesia penting untuk menambah kans menjadi tim Asia pertama yang lolos Piala Dunia 2026. Kemenangan atas Indonesia akan mengunci posisi Jepang sebagai penguasa Grup C.
Pada hari yang sama, skuad Indonesia juga berlatih di kawasan Gelora Bung Karno. Mereka melakoni sesi latihan tertutup di Stadion Madya.
Penulis:
Rebiyyah SalasahEditor:
Yulvianus Harjono