Bahu-membahu Dukung Talenta Muda Bangsa ”Go Global”

Banyak peluang di perguruan tinggi untuk menyiapkan talenta muda yang mampu ”go global”.  Dari beasiswa kuliah, kompetisi, hingga magang tersedia.

29 Apr 2025 07:00 WIB · Humaniora

Oleh Ester Lince Napitupulu

Masa kuliah menjadi kesempatan menyiapkan generasi muda yang mampu berkiprah di kancah dunia atau go global. Para talenta muda ini didukung pemerintah bersama dunia usaha untuk menjadi ilmuwan yang dibutuhkan bangsa hingga menjadi profesional andal di industri maju.

Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi meluncurkan Beasiswa Garuda untuk mengembangkan sumber daya manusia, khususnya bidang sains dan teknologi, lulusan kampus Top 100 dunia, Senin (21/4/2025). Pendanaan ini bersumber dari dana abadi pendidikan yang dikelola Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Diktisaintek) Stella Christie, dalam webinar ”Sosialisasi Program Beasiswa Garuda bagi SDM di Seluruh Indonesia”, menyatakan penyiapan sumber daya manusia (SDM) unggul bidang sains dan teknologi merupakan investasi.

Dengan investasi untuk menyiapkan SDM unggul bidang sains dan teknologi, harapannya makin banyak riset dan pengembangan yang dihasilkan bangsa. Sebab, investasi di bidang ini akan menghasilkan paten-paten berkualitas.

Pelajar dan guru di Daerah Istimewa Yogyakarta mendapatkan pelatihan dasar-dasar web dan komputasi awan lewat program Laptop for Builders yang digagas AWS di MAN 1 Yogyakarta, Selasa (14/2/2022). Bekal keterampilan digital semakin dibutuhkan generasi muda untuk meningkatkan daya saing di dunia kerja dan menambah talenta digital Indonesia.

”Paten-paten ini akan melahirkan industri berbasis teknologi. Paten yang ada di Indonesia masih banyak berkolaborasi dengan SDM luar negeri sehingga dibutuhkan pembangunan SDM dalam negeri agar bisa menghasilkan paten yang sungguh-sungguh diciptakan SDM kita sendiri,” ungkap Stella.

Kemendiktisaintek bersama LPDP menyiapkan Beasiswa Garuda yang ditujukan untuk siswa yang sedang menempuh pendidikan formal di kelas XII sekolah menengah atas (SMA) sederajat.

Quote

Paten-paten ini akan melahirkan industri berbasis teknologi. Paten yang ada di Indonesia masih banyak berkolaborasi dengan SDM luar negeri sehingga dibutuhkan pembangunan SDM dalam negeri.

Mereka tidak hanya unggul, tetapi juga kompeten agar sesuai kebutuhan dunia usaha dan industri (DUDI). Selain itu, program ini bertujuan agar para penerima manfaat memberikan kontribusi positif kepada masyarakat, bangsa, dan negara serta menjawab kebutuhan pembangunan di masa depan.

Menurut Sekretaris Direktorat Jenderal Pendikan Tinggi Kemendiktisaintek M Samsuri, program Beasiswa Garuda untuk mengidentifikasi talenta ilmuwan dan penggerak yang mendistribusikan sains dan teknologi bagi negara. ”Kami ingin mendorong talenta-talenta besar untuk jadi pemimpin di masa depan,” tuturnya.

Mahasiswa mengurus pengambilan beasiswa Bidikmisi di Bank BTN, Yogyakarta, Selasa (4/2/2020). Bidikmisi adalah bantuan biaya penyelenggaraan pendidikan dan bantuan biaya hidup bagi mahasiswa yang memiliki potensi akademik memadai dan kurang mampu secara ekonomi di berbagai perguruan tinggi  negeri maupun swasta. Penyaluran beasiswa tersebut dilakukan melalui sejumlah bank penyalur yang ditunjuk oleh Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Ditjen Belmawa). KOMPAS/FERGANATA INDRA RIATMOKO

Direktur Jenderal  Sains dan Teknologi Kemendiktisaintek Ahmad Najib Burhani menegaskan, target program Beasiswa Garuda, yakni melahirkan peneliti yang memiliki kemampuan pedagogik dan mendapat sertifikasi kompetensi yang diakui industri. Lulusan SMA/madrasah aliyah (MA) dapat meraih peluang kuliah S-1 ke luar negeri.

”Pemerintah menyediakan beasiswa kuliah S-1 ke luar negeri karena tidak banyak yang memberikannya. Penerima beasiswa nantinya akan berperan mentransfer pengetahuan yang diperoleh dari negara maju ke Indonesia,” ujar Ahmad.

Dukungan bagi talenta muda berkiprah di bidang sains dan teknologi hingga di mancanegara melalui Beasiswa Garuda diharapkan mengangkat ekosistem sains dan teknologi di Indonesia. Itu bertujuan agar Indonesia mendapat tempat terhormat di dunia lewat pengembangan sains dan teknologi.

Melahirkan inovasi

Dunia usaha dan industri turut mendukung kiprah talenta anak muda go global sejak di bangku kuliah. Perusahaan multinasional bidang kecantikan, L’Oreal, misalnya, menggelar ajang tahunan nasional dan internasional L’Oréal Brandstorm untuk memberikan peluang bagi mahasiswa lintas disiplin ilmu berinovasi bidang kecantikan.

Pada 2025, tim Ganara beranggotakan Afifah Hasna, Muhammad Nabil Razhin, dan Afifah Hasna, ketiganya mahasiswa Institut Teknologi Bandung dengan inovasi ”L’Oréal ReviveMist” menjadi pemenang L’oreal Brandstorm tingkat nasional bertema ”Men, Beauty, & Care. Game On”.

L"oreal Brandstorm dan talenta muda

Tim ini akan mewakili Indonesia bertanding di L’Oréal Brandstorm 2025 tingkat internasional di Paris, Perancis, pada Juni mendatang, melawan pemenang nasional dari 63 negara lainnya. 

Presiden Direktur L’Oréal Indonesia Junaid Murtaza mengatakan misi L’Oreal menciptakan kecantikan yang menggerakkan dunia dan menyediakan wadah bagi talenta muda membawa dampak bagi lingkungan sekitar. ”L’Oréal Brandstorm mendorong kreativitas, kolaborasi, dan semangat kewirausahaan anak muda,” tuturnya.

Dengan membawa tema berbeda setiap tahun, L’Oréal Brandstorm 2025 bekerja sama dengan Consumer Product Division mengajak anak muda melombakan ide inovatif untuk meredefinisi masa depan perawatan personal laki-laki. Secara global pemasaran produk perawatan pria memiliki valuasi di 54 miliar dollar AS pada 2023.

Kompetensi L’Oréal Brandstorm membantu para peserta kompetisi berpikir kreatif dan merancang solusi inovatif untuk industri kecantikan masa depan sekaligus membekali generasi berikutnya dengan keterampilan strategis melalui pembelajaran dan bimbingan mendalam. 

Siswa sekolah menengah tingkat atas (SMA) dan sederajat mengikuti konsultasi pendidikan tinggi dalam pameran Indonesia International Education & Training Expo (IIETE) di Jakarta Convention Center (JCC, Kamis (23/1/2025). Pameran ini digelar rutin setiap tahun sejak 1993 hingga sekarang memasuki ke-33 tahun dengan melibatkan 10 negara di Asia dan Eropa. IIETE di tahun 2025 dengan Tema ÒShaping The Future of Indonesian GenerationÓ akan menghadirkan lebih dari 65 peserta terdiri dari PTN, PTS favorit dari Indonesia dan Mancanegara, lembaga kursus, digital education dan industri penunjang Pendidikan. IIETE juga memiliki nilai strategis, karena memberikan informasi kepada calon mahasiswa khususnya pelajar SMA/SMK/MA mengenai produk-produk pendidikan tinggi. Mulai dari program pendidikan berjenjang Diploma, S1, S2, S3, profesi, kelas pararel, kelas internasional, program pelatihan, dan kedinasan. Selain program pendidikan, beragam informasi penting yang ada antara lain informasi Kampus Merdeka, jadwal penerimaan mahasiswa baru, pendaftaran langsung, jalur masuk tanpa tes, jalur beasiswa, uang perkulihan dan kegiatan kemahasiswaan. Pameran yang fokus ke dunia pendidikan digelar pada tanggal 23 hingga 26 Januari 2025. Pameran ditargetkan dihadiri sekitar 25 ribu pengunjung dari berbagai kalangan terutama siswa-siswi kelas 12 SMA, SMK dan MA dari Jakarta dan sekitarnya. Selain itu, para orang tua, guru, mahasiswa, akademisi dan para professional. Peserta pameran yang hadir dari 10 negara Asia dan Eropa, Satrio Sukur menuturkan negara yang ikut andil antara lain Rusia, German, Thailand, Hongkong, Jepang, Singapura, Malaysia dan lainnya. Selain dari Jabodetabek, peserta juga datang dari wilayah kawasan Timur Indonesia dari Jawa Timur hingga Makassar. Pameran menargetkan para peserta didik untuk mempermudah mendapatkan informasi, produk produk yang akan digali informasinya dan sebagainya. Kompas/Riza Fathoni (RZF)

Setiap tahun L’Oréal Brandstorm diikuti lebih dari 241.000 pendaftar dari 64 negara. Seiring perkembangan zaman, kompetisi ini kini menantang para pesertanya untuk memikirkan inovasi yang mengedepankan articifial intelligence (AI), augmented reality dan sustainability tech, sebagai tambahan dari merancang produk inklusif.

”Ajang L'Oréal Brandstorm 2025 merupakan panggung luar biasa bagi kami. Keberhasilan ini merayakan masa depan dunia kecantikan yang inklusif dan berkelanjutan berbasiskan teknologi. Kami akan berusaha sebaik mungkin di tahap final internasional di Paris, Perancis, untuk mengharumkan nama bangsa Indonesia,” kata Nabil.

Magang di perusahaan Singapura

Sementara Singapore Chamber of Commerce Indonesia (SingCham) atau Kamar Dagang Singapura di Indonesia meluncurkan program beasiswa SingCham Uplifting Scholarship. Program ini memberikan bantuan finansial, pendampingan, serta pengalaman profesional bagi mahasiswa jenjang sarjana di Indonesia.

SingCham bekerja sama dengan startup edutech Kinobi serta didukung perusahaan PT Bank UOB Indonesia, Asia PR Werkz (APRW), Titan Corporation, dan Withersworldwide menyediakan beasiswa bagi mahasiswa tahun kedua atau ketiga, usia maksimal 23 tahun, dan berasal dari perguruan tinggi di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.

Seleksi peserta didasarkan pada prestasi akademik dengan IPK minimal 3,00, kondisi finansial mahasiswa, serta terdapat minat yang kuat pada isu-isu kerja sama kawasan ASEAN, khususnya kemitraan antara Singapura dan Indonesia.

Delapan finalis terpilih akan menerima tunjangan semester hingga Rp 4 juta, kesempatan magang berbayar di perusahaan Singapura yang ada di Jakarta, serta pembinaan eksklusif satu hari yang menghadirkan para pemimpin bisnis asal Singapura yang beroperasi di Indonesia, bertepatan dengan pemberian beasiswa dalam Uplifting Summit 2025.

SingCham Uplifting Scholarship sejalan dengan visi SingCham untuk membina generasi baru calon pemimpin Indonesia yang terinspirasi oleh keunggulan dan inovasi Singapura.

Inisiatif tersebut menjembatani kedua negara melalui pendidikan dan kolaborasi industri, membekali para penerima beasiswa dengan nilai dan standar profesionalisme ala Singapura, agar berkontribusi pada konektivitas ekonomi dan budaya antara Singapura dan Indonesia.

Para pengunjung menyaksikan atraksi robot yang diproduksi oleh Unitree Robotics, perusahaan robotika asal Tiongkok di ajang GITEX ASIA 2025 x Ai Everything Singapore yang dibuka pada Rabu (23/4/2025) di Marina Bay Sands, Singapura. Ajang itu diharapkan dapat mendorong investasi teknologi, startup, dan digital di kawasan Asia Tenggara.

”Beasiswa ini adalah wujud nyata dari visi kami dalam membangun kerja sama jangka panjang melalui pendidikan dan keterlibatan industri,” ujar Shoeb Kagda, Chairman, Singapore Chamber of Commerce Indonesia.

Uplifting Summit 2025, yang dijadwalkan berlangsung pada bulan Juli 2025 di Jakarta, akan mempertemukan para pemimpin bisnis asal Singapura, finalis beasiswa, dan mitra korporasi dalam satu hari penuh sesi mentorship dan jejaring profesional.

Delapan penerima beasiswa akan diumumkan dari 30 finalis teratas program yang akan dihadiri oleh anggota dewan SingCham dan perwakilan dari perusahaan sponsor. Pendaftaran beasiswa ini dibuka hingga 24 Mei 2025. Informasi dapat diakses di laman https://bit.ly/singchamscholarship2025.

 


Kerabat Kerja

Penulis:

Ester Lince Napitupulu
 | 

Editor:

Evy Rachmawati
 | 

Penyelaras Bahasa:

Retma Wati