Baik-Buruk di Antara Pilihan Maarten Paes atau Ernando Ari

Dua kiper bersaing untuk posisi kiper utama di laga kontra Arab Saudi. Maarten punya rekor bagus di Saudi, Ernando miliki performa dan kondisi fisik lebih prima.

08 Okt 2025 10:45 WIB · Olahraga

Oleh Muhammad Ikhsan Mahar

Terkadang takdir tidak sesuai rencana. Itu yang tengah dialami tim nasional Indonesia jelang dua laga putaran keempat pra-Piala Dunia 2026. Maksud hati memperkuat pos penjaga gawang dengan menaturalisasi Emil Audero. Namun, Emil dihadang cedera.

Seandainya Emil bisa tampil. Sekitar 280 juta penduduk Indonesia pantas jauh lebih percaya diri menatap Piala Dunia 2026. Tak peduli rekor pertemuan selama ini kontra Arab Saudi dan Irak. Emil di bawah mistar adalah salah satu modal untuk percaya diri meraih hasil positif.

Sebelum menderita cedera otot jelang laga menghadapi Como, tim milik Grup Djarum, 27 September lalu, Emil menghiasi awal musim 2025-2026 dengan koleksi empat laga nirbobol dari enam penampilan.

Jumlah laga itu terdiri dari dua pertandingan bersama Cremonese lalu dua laga membela timnas Indonesia. Berstatus lulusan akademi Juventus serta meraih scudetto bersama Juve dan Inter Milan, Emil sudah tidak asing dengan laga penuh tekanan dan intensitas yang bakal tersaji di Jeddah, Arab Saudi.

”Inilah sepak bola. Inilah kehidupan,” ujar Emil menyampaikan kekecewaannya tidak bisa bergabung dengan rekan senegaranya di putaran keempat pra-Piala Dunia 2026.

Kiper timnas Indonesia, Emil Audero, berlatih di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (4/6/2025). Timnas Indonesia dijadwalkan bertanding melawan China pada laga Grup C kualifikasi Piala Dunia 2026 pada Kamis (5/6/2025) malam. Indonesia wajib menang dalam laga itu untuk menjaga peluang lolos ke babak utama Piala Dunia 2016.

KOMPAS/ADRYAN YOGA PARAMADWYA (YGA)
04-06-2025

”Kami kecewa dengan absennya Emil. Ia telah melakukan pekerjaan apik bersama tim nasional selama ini,” kata Pelatih Indonesia Patrick Kluivert dalam konferensi pers jelang laga, Selasa (7/10/2025), di Stadion Kota Olahraga Raja Abdullah, Jeddah.

Tanpa Emil, timnas Indonesia akan bergantung kepada salah satu dari Maarten Paes atau Ernando Ari Sutaryadi untuk laga menghadapi Arab Saudi, Kamis (9/10/2025) pukul 00.15 WIB. Kira-kira siapa yang paling layak menjadi pengisi peran nomor satu sejak sepak mula?

Dari sisi kualitas, Maarten masih ada di atas Ernando. Sejak bergabung dengan skuad ”Garuda”, September 2024, kiper FC Dallas itu telah menggusur peran Ernando sebagai kiper utama Indonesia.

Dalam satu tahun terakhir, Maarten telah menjalani delapan penampilan berseragam timnas. Ia menjalani laga debut apik bersama Indonesia ketika menahan Saudi 1-1 di Jeddah pada laga pembukaan putaran ketiga. Halauan penalti Maarten untuk eksekusi penalti kapten Saudi, Salem al-Dawsari, adalah salah satu momen terbaik sekaligus kesan pertama pendukung timnas terhadap dirinya.

Dalam putaran ketiga lalu, Maarten mencatatkan empat pertandingan tanpa kemasukan. Ia tidak bisa ditaklukkan ketika menahan Australia tanpa gol, kemudian menaklukkan Saudi, Bahrain, dan China di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.

Kiper timnas Indonesia Martin Paes saat berlatih dengan skuad timnas Indonesia di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, untuk laga menghadapi timnas Bahrain untuk Kualifikasi Piala Dunia 2026, Sabtu (22/3/2025). Pertandingan timnas Indonesia melawan Bahrain akan digelar Selasa (25/3/2025) di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Indonesia bersaing ketat dengan Bahrain di Grup C babak kualifikasi ini dan sama-sama memperebutkan kemenangan untuk lolos Piala Dunia 2026. Pada laga sebelumnya, timnas Indonesia kalah telak dari Australia 1-5.

KOMPAS/RONY ARIYANTO NUGROHO
22-5-2025

Sementara itu, Ernando sudah tidak mendapat kesempatan menambah cap-nya bersama timnas Indonesia sejak laga pamungkas putaran kedua kontra Filipina, Juni 2024. Tiga laga tidak kebobolan adalah koleksi nirbobol Ernando pada empat pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026.

Kiper Persebaya Surabaya itu tentu sudah tidak asing dengan persaingan internasional level Asia. Ia adalah kiper andalan Indonesia di Piala Asia 2023u. Ernando sudah terbiasa bermain di bawah tekanan tim-tim besar Asia, seperti Irak, Jepang, juga juara Piala Dunia 2022, Argentina.

Penurunan

Keputusan Ketua Umum PSSI Erick Tohir dan Kluivert untuk merayu Emil membela tanah kelahirannya sejatinya tidak lepas dari gejala penurunan performa Maarten serta cedera bahu kambuhan Ernando. Selama musim Liga Amerika Serikat (MLS) 2025, Maarten telah bermain pada 22 pertandingan.

Dibandingkan musim 2024, penampilan Maarten lebih buruk pada tahun ini. Ia mencatatkan 1,78 kemasukan per laga dan tiga penyelamatan penalti dari delapan kali menghadapi penalti selama musim 2024. Di musim 2025, Maarten tercatat rata-rata kebobolan dua gol per laga dan belum ada penalti yang dihadangnya dari tujuh situasi menghadapi penalti lawan.

Tingkat laga nirbobolnya pun menurun. Maarten hanya koleksi 13 persen clean sheet dari total 22 laga musim ini, sedangkan ia mencapai 16 persen laga nirbobol dari total penampilan pada musim 2024.

Maarten menghasilkan empat penyelamatan per laga dengan 70 persen tingkat penyelamatan. Untuk kampanye tahun 2025, ia sekadar lakukan 2,9 penyelamatan per laga dengan 59 persen tingkat penyelamatan.

Penjaga gawang Persebaya  Ernando Ari Sutaryadi mengamankan bola dari sergapan pemain Bali United Jens Raven dalam lanjutan BRI Liga Super 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu (23/8/2025).  
Kompas/Bahana Patria Gupta (BAH)

Adapun Ernando selalu tampil pada enam pertandingan Persebaya di BRI Liga Super 2025-2026. Ia mencatatkan kemasukan 0,8 gol per laga. Tingkat penyelamatan Ernando ialah 2,8 kali per laga atau 77 persen dari tembakan yang dihadapinya. Ernando mengoleksi 33 persen laga nirbobol dari total penampilannya pada dua bulan awal musim 2025-2026.

Satu hal yang menjadi nilai plus Ernando jelang hadapi Saudi ialah kondisi fisiknya yang jauh lebih prima. Bermain rutin di Liga Super menandakan kiper berusia 23 tahun itu tengah berada dalam tingkat kebugaran laga terbaik.

Di sisi lain, Maarten sudah menepi sejak Juli lalu akibat cedera hamstring. Ia baru masuk daftar susunan pemain Dallas, 5 Oktober kemarin, ketika menghadapi LA Galaxy. Pada pertandingan itu, Maarten duduk di bangku cadangan.

”Maarten sudah kembali dan sudah kembali ke skuad FC Dallas. Ernando memiliki persiapan yang baik. Siapa pun yang akan turun, kami memiliki pengganti (Emil) yang berkualitas,” tutur Kluivert.

Merujuk situasi terkini, Kluivert berpeluang besar menggunakan dua kiper berbeda ketika jumpa Saudi dan Irak. Maarten atau Ernando, keduanya memiliki kemampuan setara untuk menjadi benteng terakhir timnas Indonesia yang berperan krusial untuk menuju Piala Dunia 2026.


Kerabat Kerja

Penulis:

Muhammad Ikhsan Mahar
 | 

Editor:

Prasetyo Eko Prihananto
 | 

Penyelaras Bahasa:

Hibar Himawan