Laga tunda kontra Osasuna menghadirkan kecemasan terhadap kondisi kebugaran pemain Barca. Rentan cedera akibat minimnya waktu istirahat seusai jeda internasional.
27 Mar 2025 10:26 WIB · Olahraga
BARCELONA, KAMIS — Barcelona dihadapkan pada situasi kurang ideal saat menjamu Osasuna dalam laga tunda di Stadion Olimpiade Lluis Companys, Jumat (28/3/2025), pukul 03.00 WIB. Misi meraup poin penuh ”Blaugrana” bak bertumpu pada satu kaki lantaran mayoritas pemain tidak dalam kondisi terbaik setelah membela negara masing-masing pada jeda internasional.
Laga kontra Osasuna sedianya dihelat tiga pekan lalu. Namun, otoritas Liga Spanyol memutuskan untuk menunda laga itu karena kematian dokter tim utama Barca, Carles Minarro, beberapa jam sebelumnya. Laga tunda kemudian diputuskan dihelat pada akhir Maret. Akan tetapi, keputusan jadwal terbaru itu menuai protes dari Barca dan Osasuna karena dinilai terlalu mepet dengan jeda internasional.
Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) tidak mengabulkan permintaan Barca dan Osasuna yang ingin laga dijadwalkan tidak terlalu berdekatan dengan jeda internasional. Hal ini membawa konsekuensi tidak ringan bagi Barca yang melepas 13 pemain ke timnas masing-masing.
Dampak jadwal yang berdekatan dengan akhir jeda internasional, dua pemain Barca dipastikan absen. Mereka adalah penyerang sayap Raphinha dan bek tengah Ronald Araujo. Raphinha bermain penuh selama 90 menit membela Brasil saat kalah 1-4 dari Argentina pada kualifikasi Piala Dunia 2026. Adapun Araujo menjadi penghuni bangku cadangan Uruguay saat melawan Bolivia.
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2025/03/26/6c5cf309-2e94-42e3-a3b8-b86b4fa51f6b_jpg.jpg)
Pelatih Barca Hansi Flick memutuskan mencoret keduanya lantaran tidak ingin mengambil risiko dengan kebugaran mereka. Meski tidak bermain, kondisi Araujo dipertanyakan karena harus menempuh perjalanan panjang dari Amerika Selatan ke Spanyol.
”Mereka menjalani penerbangan panjang dan itu bukan cara terbaik untuk pulih. Araujo tidak bermain di pertandingan terakhir, tetapi setelah cederanya, kami tidak tahu bagaimana dia berlatih. Kami memiliki tim yang bagus dan apa yang saya lihat dalam latihan menunjukkan hal yang positif. Kami harus berjuang untuk tiga poin. Jika kami menang besok, itu akan menjadi reaksi yang bagus,” ujar Flick.
Dengan absennya Araujo, Flick mengonfirmasi duet lini belakang Barca akan diisi Eric Garcia dan Inigo Martinez. Adapun posisi penyerang sayap kiri yang ditinggalkan Raphinha kemungkinan besar akan ditempati Fermin Lopez.
Mepetnya waktu pertandingan dengan jeda internasional kian mengurangi kekuatan Barca karena sejumlah pemain belum mendapatkan masa pemulihan yang cukup. Selain Araujo dan Raphinha, sejumlah pemain seperti Lamine Yamal, Frenkie de Jong, Pedri, Ferran Torres, dan Jules Kounde tetap dimasukkan Flick ke dalam susunan skuad. Namun, kondisi kebugaran mereka belum mencapai puncak lantaran baru bertanding membela timnas pada lanjutan Liga Nasional Eropa.
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2025/02/18/27d55f6c-5deb-43ab-84f1-2e1de0637b64_jpg.jpg)
Tak ayal kondisi skuad yang belum menjalani pemulihan secara maksimal memaksa Barca tampil ibarat dengan satu kaki. Di sisi lain, Osasuna sedikit lebih diuntungkan karena hanya ada dua pemain yang bermain saat jeda internasional. Mereka adalah Enzo Boyomo (Kamerun) dan Ante Budimir (Kroasia).
”Para pemain dari Spanyol, Perancis, dan Belanda perlu pemulihan. Hari ini mereka menjalani sesi latihan penuh pertama mereka. Beginilah adanya, dan ini bukan situasi terbaik bagi mereka, tetapi mereka adalah pemain profesional. Saya sangat senang dengan mereka. Saya tidak melihat adanya perbedaan dari para pemain itu. Mereka berlatih dengan sangat baik,” tutur Flick.
Meski tampil tidak dengan kebugaran optimal, Barca tidak punya pilihan selain menang. Hanya dengan cara itu mereka bisa membuat jarak dengan Real Madrid di peringkat kedua. Koleksi poin Real dan Barca saat ini seimbang, 60 poin. Namun, Real telah memainkan satu laga lebih banyak. Artinya, Barca akan unggul tiga poin atas Real jika mampu mengalahkan Osasuna.
Sementara itu, Pelatih Osasuna Vicente Moreno mengatakan, persoalan kebugaran pemain Barca memberi peluang bagi timnya mencuri poin. Osasuna saat ini sedang berada pada tren yang kurang bagus dengan hanya meraih satu kemenangan dalam 15 laga terakhir. Pada laga sebelumnya, Osasuna takluk di markas sendiri dari Getafe.
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2025/02/18/478e8388-8ce4-4e50-8a71-c624d0a288a2_jpg.jpg)
Diuntungkan dengan kekuatan Barca yang tengah pincang, Moreno berniat memulihkan kepercayaan diri para pemainnya dengan meraih hasil mengejutkan di markas Barca. Mengalahkan Barca bukanlah hal yang mustahil mengingat Osasuna pernah melakukannya pada pertemuan pertama musim ini.
”Menghadapi Barca tentu sebuah tantangan besar. Namun, kami sudah pernah mengalahkan mereka pada pertemuan pertama,” kata Moreno. (REUTERS)
Penulis:
I Gusti Agung Bagus Angga PutraEditor:
Emilius Caesar AlexeyPenyelaras Bahasa:
Nur Adji