Performa solid bek timnas Indonesia, Jay Idzes, membuat Juve gagal menang. Bang Jay juga mencetak satu gol yang sempat membawa Venezia unggul.
15 Des 2024 11:32 WIB · Olahraga
TURIN, MINGGU — Permainan cemerlang bek tim nasional Indonesia, Jay Idzes, yang memperkuat Venezia membuat Juventus frustrasi pada laga Serie A yang berakhir dengan skor 2-2 di Stadion Allianz, Turin, Minggu (15/12/2024) dini hari WIB. Bang Jay, begitu pendukung tim Garuda memanggil sang bek tengah itu, membobol gawang Juventus pada menit ke-83, yang sempat membawa Venezia unggul hingga menit terakhir laga.
Hanya karena penalti striker Dusan Vlahovic pada menit 90+5 yang membuat Juve selamat dari kekalahan memalukan di kandang sendiri melawan tim yang kini masih menghuni papan bawah. Tuan rumah yang nyaris kalah untuk pertama kalinya musim ini mendapat keberuntungan setelah bola menyentuh tangan bek Venezia, Antonio Candela, di kotak penalti jelang laga berakhir sehingga wasit menghadiahkan penalti untuk Juve.
Hasil itu membuat Juve tertahan di peringkat keenam klasemen Serie A dengan 28 poin setelah serentetan empat kali imbang. Adapun Venezia masih terbenam di dasar klasemen dengan 10 poin. Ini merupakan hasil imbang ke-10 Juve musim ini sehingga tertinggal sembilan poin dari pemuncak klasemen, Atalanta.
Meskipun tetap menjadi satu-satunya tim yang belum terkalahkan musim ini di Serie A, Juventus hanya mencatatkan enam kemenangan dari 16 laga, yang merupakan rekor terburuk sejak musim 1998/1999. Bersama Paris Saint-Germain, Juventus menjadi tim yang belum terkalahkan di lima liga top Eropa.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2024/12/15/0c49af252f00636f363c6a4705459181-AFP_36QE4TQ.jpg)
Gol Idzes tercipta malalui skema bola mati pada menit ke-83. Umpan tendangan bebas Hans Nicolussi Caviglia dari sisi kanan pertahanan Juve melambung sempurna ke tengah kotak penalti, yang disambut Idzes dengan sebuah sundulan mematikan. Bola pun meluncur ke pojok kiri gawang yang tidak bisa jangkau oleh kiper Michele Di Gregorio.
Gol dari Idzes membuat Venezia unggul 2-1. Sebelumnya, bek Juventus Federico Gatti membawa tuan rumah unggul pada menit ke-19. Namun, Mikael Egill Ellertsson berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-61.
Idzes tidak hanya berperan besar di lini serang dengan gol yang dicetaknya, tetapi juga tampil sangat solid di lini pertahanan. Berkali-kali ia mematahkan serangan Juventus yang dipimpin oleh Vlahovic. Performa Idzes membuat lini depan pasukan Thiago Motta ini frustrasi karena tidak mampu menambah keunggulan setelah gol Gatti.
Pada awal babak kedua, Juve mengira berhasil menggandakan keunggulan setelah Kenan Yildiz membobol gawang Venezia. Namun, gol itu dianulir wasit setelah tinjauan video memperlihatkan bola menyentuh tangan Yildiz terlebih dahulu.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2024/12/15/73ba7852073f55bd39e9c93092261eac-AFP_36QE6NP.jpg)
Seperti juga para pemainnya, suporter Juve tak kalah frustrasinya dengan keuletan lini belakang Venezia. Mereka terlihat sangat kecewa dengan permainan Danilo dan kawan-kawan sehingga menyoraki para pemain selepas laga. Danilo yang menjadi kapten pada laga itu pun kemudian memimpin rekan-rekannya untuk mendekati pada pendukung yang kecewa.
"Ada dinamika yang harus selalu dihormati di Juventus. Ketika Anda menang dan kalah, Anda harus selalu pergi dan menyapa para penggemar,” ujar Danilo kepada Sky Sport Italia.
”Di akhir pertandingan, kami semua bersikap hangat, jika Anda membuat kesalahan, Anda meminta maaf, namun selalu dengan rasa hormat baik dari pihak kami maupun dari para penggemar kami,” tambah Danilo.
Pelatih Venezia Eusebio Di Francesco mengakui, timnya kehilangan dua poin pada detik terakhir pertandingan. ”Saya yakin ini adalah dua poin yang hilang, kami kurang cerdik dan seharusnya mengelola bola dengan lebih baik di tendangan sudut yang berujung pada insiden penalti,” katanya.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2024/12/15/e753639fb348e08ff6eae0e8e89161fb-AFP_36QE8MY.jpg)
Menurut Di Francesco, dari sisi permainan, mereka pantas memenangi pertandingan tersebut. Hanya saja, penalti Vlahovic menggagalkan kemenangan yang telah di depan mata.
”Saya minta maaf karena pertandingan seperti ini adalah laga yang seharusnya kami menangkan, dan kami pantas mendapatkannya berdasarkan apa yang kami tunjukkan. Namun, kami akhirnya seri dan itu sepenuhnya kesalahan kami,” ujar Di Francesco.
Dengan posisi yang masih di dasar klasemen, Idzes dan kawan-kawan membutuhkan penampilan solid seperti ketika melawan Juventus pada laga-laga berikutnya jika ingin selamat dari jurang degradasi. Mereka akan menjamu Cagliari pada 22 Desember sebelum menutup tahun dengan laga tandang ke Napoli, 29 Desember. (Reuters)
Penulis:
Prasetyo Eko PrihanantoEditor:
Antonius Tomy TrinugrohoPenyelaras Bahasa:
Kusnadi .