Liverpool akhirnya menjadi juara paruh musim Liga Inggris musim 2024-2025 pada laga ”boxing day”, Jumat (27/12/2024) dini hari WIB. Gelar juara liga kian mendekat.
28 Des 2024 12:00 WIB · Olahraga
Apa yang bisa dipelajari dari artikel berikut ini?
1. Seberapa besar peluang Liverpool menjadi juara Liga Inggris 2024-2025?
2. Apakah Arsenal dan Chelsea dapat menghalangi Liverpool menjadi juara Liga Inggris?
3. Apa yang harus dilakukan Liverpool agar menjadi juara Liga Inggris?
Liverpool berada di puncak klasemen dengan meraih 42 poin dari 17 laga. Chelsea menguntit di peringkat kedua dengan 35 poin dari 18 laga. Adapun juara bertahan Manchester City tertahan di peringkat ketujuh dengan 28 poin dari 18 laga.
Peluang Liverpool menjadi juara Liga Inggris di atas kertas sangat besar. Namun, Liverpool harus tetap bekerja keras karena tim yang sudah menjadi juara paruh musim belum tentu mengangkat trofi pada akhir musim.
Menurut penghitungan Opta, Liverpool memiliki probabilitas sebesar 86 persen untuk menutup musim sebagai juara, jauh di atas Arsenal (10,3 persen), Chelsea (3,1 persen), dan Manchester City (0,6 persen). Bahkan, dua pekan terakhir, persentase Liverpool menjadi juara Liga Inggris terus meningkat. Mereka berpeluang juara sebesar 81,1 persen pada pekan ke-16, kemudian pada pekan ke-17 naik menjadi 82 persen.
Manajer Liverpool Arne Slot mengingatkan bahwa menjadi juara paruh musim bukanlah jaminan menjadi juara liga. Dalam sejarah Premier League, hanya 11 dari 32 musim yang berhasil dimenangi oleh pemuncak klasemen paruh musim. Sebelumnya, Liverpool pernah enam kali menjadi juara di pertengahan musim, yaitu musim 1996-1997, 2008-2009, 2013-2014, 2018-2019, 2019-2020, dan 2020-2021. Selama periode itu, Si Merah cuma satu kali menikmati gelar juara pada musim 2019-2020.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2024/12/27/3fa9651c326a03f5e0ddb4419204a847-fc15c1ad8b7149f89c0556fb424dd539_0_8da1b03590cd48399c0c49a04db9fe9b.jpg)
Sejarah mencatat, dari 32 musim di Liga Inggris, hanya 11 musim yang dimenangi oleh tim juara paruh musim. Chelsea merupakan tim yang pernah tiga kali menjadi juara separuh musim sekaligus menyabet gelar juara liga. ”Si Biru” mencatatkan rekor tersebut pada musim 2004-2005, 2005-2006, dan 2016-2017.
Manchester City pun hanya satu kali menjadi juara paruh musim, kemudian melengkapi gelar tersebut sebagai kampiun pada akhir musim, yaitu musim 2021-2022.
Dengan keunggulan poin yang cukup jauh di atas tim lain dan tren positif, Liverpool adalah kandidat kuat untuk gelar juara musim ini. Namun, pengalaman pahit pada masa lalu mengingatkan ”Si Merah” untuk tetap waspada dan konsisten karena persaingan Liga Inggris yang begitu kejam.
Arsenal yang sekarang bertengger di peringkat kedua klasemen tidak bisa diremehkan oleh Liverpool meskipun terdapat gap enam poin di antara kedua tim. Arsenal berhasil menaklukkan Ipswich, 1-0, Sabtu (28/12/2024) dini hari WIB, di Stadion Emirates, London tanpa kehadiran pemain sayap andalannya, Bukayo Saka.
Manajer Arsenal, Mikel Arteta, memasang Gabriel Martinelli di sayap kanan menggantikan Saka. Sayap kiri yang biasanya ditempati Martinelli diisi oleh Leandro Trossard. Pergantian itu berjalan kurang mulus meskipun Arsenal dapat memenangi laga.
”The Gunners” menutup tahun 2024 sebagai tim yang tujuh kali belum pernah kebobolan dan mencatatkan jumlah kebobolan paling sedikit yakni 16 gol. Arsenal satu-satunya tim Liga Inggris yang belum terkalahkan di kandang pada 2024.
Pekerjaan rumah Arsenal jika ingin terus mengusik kenyamanan Liverpool adalah memperkuat kolektivitas dalam pertandingan. Lini belakang Arsenal pun harus tampil konsisten selama sisa musim 2024-2025. Walau tanpa Saka, tampaknya Arsenal dapat melakukan adaptasi dengan cepat.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2024/12/28/9a69d11d961b7d165aee8389d25ba4d1-AFP_36RK4CN.jpg)
Sementara Chelsea yang berambisi menjadi juara liga baru saja terpukul setelah dikalahkan Fulham, 1-2, pada pertandingan boxing day, Kamis (26/12/2024).
Kekalahan Chelsea itu sangat tidak diduga karena Si Biru sudah unggul 1-0 sejak babak pertama melalui gol Cole Palmer pada menit ke-16. ”Hadiah Natal” dari Fulham adalah gol penyama kedudukan pada menit ke-82 melalui Harry Wilson, diikuti gol kedua oleh Rodrigo Muniz saat perpanjangan waktu babak kedua.
Manajer Chelsea Enzo Maresca mengatakan, kelemahan timnya adalah berisi pemain muda yang kurang pengalaman. Si Biru juga terlalu mengandalkan skor pada Cole Palmer yang begitu produktif sepanjang 2024. Chelsea harus bisa mengonversi penguasaan pertandingan dengan mencetak gol tanpa kebobolan.
Persaingan tim di posisi empat besar Liga Inggris sangat ketat. Arsenal ada di peringkat kedua klasemen dengan 36 poin. Chelsea membuntuti Arsenal di posisi ketiga dengan tabungan 35 poin. Nottingham Forest ada di posisi keempat dengan meraih 34 poin.
Ada beberapa faktor yang harus dimanfaatkan Liverpool untuk mempertahankan dominasi mereka di Liga Inggris. Mengutip dari The Athletic, faktor tersebut adalah konsistensi para pemain Liverpool dan kepercayaan diri pemain yang sedang tinggi-tingginya. Kepercayaan diri pemain terlihat dari kemampuan mereka untuk bangkit meskipun sempat tertinggal. Selain itu, pemain Liverpool tidak boleh terlena dengan hasil positif sampai separuh musim.
Sesungguhnya wajar jika kepercayaan diri pasukan Si Merah sedang klimaks karena dari 17 laga, mereka sudah menang 13 kali, seri 3 kali, dan hanya sekali mengalami kekalahan. Skuad Liverpool telah mencetak gol 40 kali dan hanya kebobolan 17 kali selama musim 2024-2025.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2024/12/27/116907f8fa44117236fbc818e8e9f2a1-Britain_Soccer_Premier_League_126370365.jpg)
Perjuangan Liverpool musim ini juga ”dipermudah” dengan menurunnya penampilan juara bertahan Manchester City karena ketiadaan para pemain pilar. ”The Citizen” sedang dirundung masalah setelah kekalahan bertubi-tubi dan hasil seri di liga. Mesin pencetak gol City, Erling Haaland, tidak dalam kondisi terbaik. Penyerang asal Norwegia itu gagal mengeksekusi penalti dalam laga melawan Everton yang berakhir seri 1-1.
Penulis:
Wisnu Aji DewabrataEditor:
Prasetyo Eko PrihanantoPenyelaras Bahasa:
Kusnadi .