Unggulan pertama Carlos Alcaraz berhasil melaju ke babak ketiga turnamen Australia Terbuka. Di tunggal putri, Sabalenka dan Gauff juga lolos.
21 Jan 2026 15:31 WIB · Olahraga
AFP
MELBOURNE, RABU — Meski mengawali pertandingan dengan kurang meyakinkan, Carlos Alcaraz mampu bangkit dan tampil gemilang untuk melaju ke babak ketiga Australia Terbuka, Rabu (21/1/2026). Peraih enam gelar Grand Slam ini awalnya sempat mendapat perlawanan sengit dari petenis Jerman, Yannick Hanfmann, sebelum mengalahkannya dalam tiga set, 7-6 (4), 6-3, 6-2, di Rod Laver Arena, Melbourne.
Alcaraz memang selalu kesulitan saat tampil di Australia Terbuka. Lapangan keras Melbourne Park menjadi arena yang kurang bersahabat baginya, dengan selalu gagal melewati perempat final dalam empat penampilan di ajang Grand Slam pembuka ini. Tahun lalu, ia disingkirkan Novak Djokovic dan Alexander Zverev setahun sebelumnya.
Pertandingan melawan Hanfmann menjadi modal berharga bagi petenis berusia 22 tahun ini dalam upaya memecahkan kebuntuan di Melbourne. Pada babak ketiga, Alcaraz akan menghadapi pemenang pertandingan antara petenis Perancis, Corentin Moutet, dan petenis AS, Michael Zheng.
Kemenangan Alcaraz tidak didapat dengan mudah meski ia memenanginya dengan straight set. ”Saya tahu dia akan bermain dengan sangat baik. Maksud saya, saya tahu level permainannya, saya sudah beberapa kali bermain melawannya,” kata Alcaraz yang berambisi menjadi petenis putra termuda yang meraih gelar Grand Slam di empat turnamen mayor.
Menurut petenis nomor satu dunia ini, ia memang sempat mengalami kesulitan pada awal pertandingan dengan laju bola yang sangat cepat. ”Sejujurnya, itu lebih sulit dari yang saya kira. Saya tidak merasa nyaman saat memukul bola. Anda tahu, bola datang dengan sangat cepat, baik pukulan forehand maupun backhand,” kata Alcaraz.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/01/21/7bead8ae4c4f8598b096a4357053c78b-wires_photo_66_.jpg)
Namun, setelah melewati set pertama yang sulit, Alcaraz mulai bisa tampil lebih baik pada dua set berikutnya. Hanfmann belum pernah melewati babak kedua pada 16 penampilan Grand Slam sebelumnya, tetapi ia memulai pertandingan dengan baik, menciptakan peluang mematahkan servis pertama Alcaraz.
Peluang itu berhasil digagalkan, tetapi di luar dugaan, ia berhasil mematahkan servis Alcaraz berkat kesalahan ganda yang dilakukan unggulan teratas tersebut. Alcaraz dengan cepat bangkit kembali dengan pukulan forehand keras untuk membalas mematahkan servis, tetapi skor tetap imbang hingga akhirnya memasuki tiebreak.
Titik balik terjadi ketika Hanfmann melakukan kesalahan forehand saat melakukan servis, memberikan Alcaraz keunggulan 5-4, dan petenis Spanyol itu kemudian melakukan servis untuk mengakhiri set pertama yang berlangsung selama 78 menit.
Juara bertahan Perancis Terbuka dan AS Terbuka itu kemudian mengatur ulang strateginya dan dengan cepat menguasai set kedua saat ia mulai menemukan ritmenya, menyelesaikan dua set berikutnya dengan relatif mudah.
Di tunggal putri, dua petenis unggulan, Aryna Sabalenka dan Coco Gauff, melaju tanpa kesulitan ke babak ketiga. Unggulan pertama Sabalenka mengatasi tantangan petenis China, Bai Zhuoxuan, 6-3, 6-1, sedangkan unggulan ketiga, Gauff, mengalahkan Olga Danilovic, 6-2, 6-2.
Sabalenka memenangi Australia Terbuka pada 2023 dan 2024 serta runner-up tahun lalu. Ia langsung unggul 5-0 pada set pertama, tetapi sempat tersendat dengan membutuhkan tujuh kali set point untuk mengalahkan petenis China yang memiliki gaya bermain bertahan.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/01/21/e69b8f36241f617fc856ae6c722f3796-wires_photo_68_.jpg)
Sabalenka langsung unggul 4-0 di set kedua, dengan beberapa kali memakai keunggulan melakukan serve-and-volley meskipun belum terlalu optimal. Ia mengakhiri set ini dengan lebih mudah.
Pada babak ketiga, Sabalenka akan menghadapi Anastasia Potapova, yang mengalahkan Emma Raducanu, 7-6 (3), 6-2. ”Saya senang bisa meraih kemenangan ini, lawan yang tangguh,” kata Sabalenka. ”Dia benar-benar bermain bagus di set pertama.”
Adapun Gauff tak kesulitan ketika menaklukkan Danilovic. Gauff, yang mengalahkan Kamilla Rakhimova, 6-2, 6-3, pada babak pertama, membutuhkan 77 menit untuk meraih tiket babak ketiga di mana ia akan menghadapi tantangan sesama petenis AS, Hailey Baptiste.
”Saya merasa cukup nyaman di lapangan. Saya pikir ini adalah kemenangan yang cukup mudah. Olga adalah pemain yang tangguh, tetapi saya senang dengan bagaimana saya bermain hari ini,” kata Gauff kepada wartawan.
Sementara itu, pertandingan babak kedua petenis Indonesia, Janice Tjen, menghadapi Karolína Plíšková akan berlangsung pada Kamis (22/1/2026). Lawan yang akan dihadapi Janice merupakan mantan petenis nomor satu dunia yang kini berusia 33 tahun, atau 10 tahun lebih tua dari Janice. (AFP/Reuters)
Penulis:
Prasetyo Eko PrihanantoEditor:
Billy KhaerudinPenyelaras Bahasa:
Amin Iskandar