Chelsea Mulai Nyaman di Papan Atas

Bersama Enzo Maresca, Chelsea perlahan mengembalikan identitas sebagai tim empat besar Liga Inggris. Aston Villa sudah dijauhi kemenangan dalam delapan gim.

02 Des 2024 00:23 WIB · Olahraga

Oleh Muhammad Ikhsan Mahar

LONDON, MINGGU — Pekan demi pekan berganti, Chelsea di bawah kendali Enzo Maresca mulai memantapkan diri sebagai tim penghuni papan atas Liga Inggris 2024-2025. Meski belum mampu mendekati persaingan puncak dengan Liverpool, ”Si Biru” menyajikan performa sebagai kandidat kuat peraih tiket Liga Champions musim depan.

Chelsea mengemas kemenangan 3-0 atas Aston Villa pada gim pekan ke-13, Minggu (1/12/2024), di Stadion Stamford Bridge. Sumbangan gol dari Nicolas Jackson pada menit ketujuh, lalu Enzo Fernandez saat laga berjalan 36 menit, serta sepakan keras kaki kiri Cole Palmer di menit ke-84 memastikan Chelsea kian tak terusik di zona empat besar.

Chelsea sudah bercokol di posisi empat teratas sejak pekan ke-10. Itu adalah catatan terpanjang mereka duduk di zona elite klasemen sejak era Thomas Tuchel.

Skuad Si Biru telah menyamai perolehan poin rival sekota, Arsenal, dengan koleksi 25 poin dari 13 pertandingan. Arsenal berada di posisi lebih baik berkat keunggulan gol tandang pada duel kedua tim di Stamford Bridge, 10 November, yang berakhir imbang 1-1.

Tak hanya kemenangan, satu catatan penting Chelsea dari gim kontra Villa adalah memutus rekor kebobolan. Mereka mengakhiri catatan selalu kemasukan pada enam gim kandang Liga Inggris sebelumnya. Selain itu, Roberto Sanchez dan kawan-kawan juga mengakhiri tren kebobolan pada delapan gim Liga Inggris sebelumnya.

Britain Soccer Premier League

”Aston Villa adalah tim yang bagus. Jadi, kemenangan dan berada di papan atas adalah capaian yang baik. Jika kami terus menang, saya yakin kami akan konsisten di empat posisi teratas. Kami berusaha terus menenangkan sebanyak mungkin gim,” ujar Palmer seusai laga kepada Sky Sports.

Tiga poin dari Villa juga menunjukkan kedewasaan permainan Chelsea jelang pertengahan musim ini. Mereka akhirnya bisa mengalahkan Villa setelah tiga pertandingan sebelumnya mendapatkan catatan nirmenang.

Tak heran, Maresca sangat bergembira ketika menyaksikan Palmer mengunci keunggulan tiga gol timnya. Ia sampai mengepalkan tangan di udara dan keluar dari garis zona tekniknya di sisi lapangan untuk merayakan gol itu.

Maresca mengakui Villa adalah salah satu tim terbaik Inggris saat ini yang ditandai dengan masuknya klub itu di Liga Champions. Ia pun berambisi mengembalikan Si Biru ke kompetisi antarklub paling prestisius di Eropa itu.

”Saya masih berpikir City tentunya, lalu Arsenal dan Liverpool akan berada di sana (zona Liga Champions). Tidak ada banyak tempat. Kami akan mencoba dan bertarung setiap pertandingan,” kata Maresca dilansir Football London.

Britain Soccer Premier League

Sementara itu, Villa memperpanjang catatan tanpa kemenangan mereka menjadi delapan pertandingan di seluruh kompetisi. Hasil positif sudah menjauhi Villa sejak kemenangan 3-1 atas Fulham, 19 Oktober lalu.

Villa pun keluar dari zona 10 besar. Dengan bertahan mengoleksi 12 poin, Villa duduk di peringkat ke-12.

Meskipun perolehan poin mereka setara dengan Manchester United, Fulham, dan Newcastle United, Villa duduk di peringkat terburuk karena mencatatkan selisih gol -3.

”Masih ada banyak pertandingan untuk dimainkan. Kami akan memulihkan kepercayaan diri dan mencoba untuk membangun lagi tim. Kami harus harus lebih baik dari saat ini dan kami bisa lebih baik secara individu,” kata Manajer Villa Unai Emery kepada BBC.

Kepanikan

Chelsea bermain amat taktis dan dengan sikap yang tepat dari seluruh pemain. Sejak menit awal, Si Biru konsisten menekan pemain-pemain Villa dengan atau tanpa bola.

Setelah Jackson mencetak gol pertama melalui sepakan pertama di pertahanan Villa, Chelsea menciptakan sejumlah situasi yang menyebabkan kepanikan bagi tim tamu.

Striker Chelsea Nicolas Jackson berebut bola dengan gelandang Aston Villa Boubacar Kamara pada laga Liga Inggris di Stadion Stamford Bridge, London, Minggu (1/12/2024).

Hasilnya, kiper Villa, Emiliano Martinez, sempat membuat dua blunder yang nyaris membuat timnya kalah dengan skor lebih besar. Kiper terbaik dunia versi France Football edisi 2023 dan 2024 itu menangkap bola yang sudah disentuh bek tengah, Pau Torres, pada menit ke-25. Peluang tembakan bebas tak langsung Chelsea bisa diblok pemain Villa di muka gawang.

Lima menit berselang, Martinez melakukan operan keliru yang justru mengarahkan bola kepada Jackson, tetapi kiper asal Argentina itu cekatan untuk menutup ruang tembak penyerang Chelsea itu.

Proses penyelamatan yang menyebabkan adanya benturan fisik dengan Jackson menyebabkan Martinez mengalami cedera. Ia diganti oleh Robin Olsen pada awal babak kedua.

Secara total, Chelsea hasilkan delapan tembakan tepat sasaran dengan catatan 1,61 expected goals (xG). Performa klinis lini serang Chelsea menjadi penyebab mereka bisa melampaui ekspektasi gol ke gawang Villa.

Performa lini belakang Chelsea, terutama kiper Sanchez, juga patut diberikan apresiasi. Penjaga gawang asal Spanyol itu mampu menjaga gawang tanpa kebobolan meski Villa mencatatkan 1,15 xG.

Pelatih Chelsea Enzo Maresca memberikan instruksi kepada para pemainnya saat laga Liga Inggris lawan Aston Villa di Stadion Stamford Bridge, London, Minggu (1/12/2024).

Sanchez menggagalkan dua peluang kunci Villa melalui penyerang, Ollie Watkins, di babak pertama. Sanchez memblok tembakan Watkins dalam situasi satu lawan satu di menit ke-15. Peluang itu adalah kesempatan terbaik yang Villa kreasi di Stamford Bridge dengan probabilitas gol mencapai 39 persen.

Selanjutnya, Sanchez juga mampu menangkap bola sepakan Watkins di dalam kotak penalti pada menit 45+2.  

”Chelsea bermain lebih baik. Mereka tampil seperti telah memiliki kepercayaan diri penuh dengan pemain yang mereka miliki. Kami memiliki beberapa momen, tetapi kami tidak bisa mencetak gol,” kata Emery.


Kerabat Kerja

Penulis:

Muhammad Ikhsan Mahar
 | 

Editor:

Prasetyo Eko Prihananto
 | 

Penyelaras Bahasa:

Teguh Candra