Skuad muda Chelsea mendapat tantangan selanjutnya untuk menegaskan level mereka sebagai salah satu tim terbaik di Eropa. LAFC akan menjadi ujian pertama ”Si Biru”.
15 Jun 2025 14:47 WIB · Olahraga
ATLANTA, MINGGU — Petarungan Chelsea menghadapi Los Angeles FC (LAFC), Selasa (17/6/2025) pukul 02.00 WIB, di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, ibarat pembuktian pemain-pemain yang tengah menapaki masa awal dengan eks bintang yang berada di periode senja kala karier profesional mereka. Chelsea dihuni calon bintang masa depan, sedangkan LAFC bergantung pada pemain senior berlabel juara Piala Dunia.
”Si Biru”, julukan Chelsea, adalah tim dengan rerata skuad termuda di Piala Dunia Antarklub 2025. Enzo Maresca memiliki daftar penain yang memiliki rata-rata usia hanya 23,1 tahun.
Bintang utama yang menjadi wajah Chelsea adalah pemain-pemain di bawah usia 25 tahun. Mereka adalah Moises Caicedo (23 tahun), Cole Palmer (23), Enzo Fernandez (24), Levi Colwill (22), Noni Madueke (23), dan Nicolas Jackson (23).
Bermodal pemain-pemain yang masih hijau persaingan di level tertinggi, Chelsea terbukti mampu kembali menegaskan diri sebagai salah satu tim terbaik di Inggris. Mereka memenuhi target menembus zona Liga Champions pada klasemen akhir Liga Inggris 2024-2025.
Musim cemerlang mereka diperkuat dengan raihan trofi Liga Konferensi Eropa. Gelar yang menumbuhkan keyakinan dan kepercayaan diri anak-anak muda asal London Barat demi meningkatkan performa mereka di Amerika Serikat.
Maresca mengakui timnya tidak memiliki masa persiapan yang cukup untuk Piala Dunia Antarklub. Para pemain, lanjutnya, juga belum memiliki masa istirahat ideal karena sebagian dari anggota timnya bergabung dengan tim nasional mereka untuk laga internasional, awal jJuni ini.
”Hal baiknya kami finis di Liga Inggris dan Liga Konferensi sesuai dengan keinginan kami, jadi kami tiba (di Piala Dunia Antarklub) dengan perasaan yang bagus dan bisa sepenuhnya fokus menghadapi kompetisi,” tutur Maresca, juru taktik asal Italia, dilansir laman klub.
Performa kolektif yang positif dengan memenangi delapan dari sembilan laga pamungkas kampanye kompetisi 2024-2025, kata Maresca, disebabkan perkembangan signifikan para pemainya secara individu. Menurut dia, pemain-pemain muda Chelsea sudah berada dalam level permainan yang bisa bersaing dengan tim-tim terbaik saat ini.
”Pemain-pemain memiliki mentalitas yang top. Mereka tidak pernah mengalami penurunan fokus sehingga kami bisa mengakhiri musim dengan sangat baik. Saya juga merasakan telah berkembang signifikan sebagai manajer mereka,” kata Maresca.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2024/12/02/440ece52c098c5f9bbe82cc907aaeac5-AFP_36NY3N4.jpg)
Dengan merujuk performa terkini dan kualitas skuad, Chelsea sepatutnya tidak akan kesulitan untuk menaklukkan LAFC pada laga pertama Piala Dunia Antarklub 2025. Selain LAFC, Chelsea memiliki kesempatan untuk unggul segalanya dari dua tim lain di Grup D, yaitu Flamengo (Brasil) dan Esperance (Tunisia).
Skuad Chelsea adalah salah satu tim dengan nilai pasar melebihi 1 miliar euro. Hanya Real Madrid, Manchester City, dan Paris Saint-Germain yang bisa menyaingi nilai pasar susunan pemain Si Biru yang berlaga di AS, musim panas ini.
Adapun Flamengo hanya memiliki skuad dengan nilai pasar akumulasi sekitar 221 juta euro (Rp 4,14 triliun). Kemudian, Los Angeles dan Esperance bermodal skuad tidak sampai 50 juta euro.
Dengan ketimpangan kualitas skuad dibandingkan tiga pesaing lain di Grup D, tidak heran Opta memberikan probabilitas Chelsea melaju ke babak 16 besar mencapai 93,4 persen.
Selain itu, peluang Chelsea juara berada di angka 8,4 persen. Itu membuat Chelsea menjadi unggulan keenam untuk mengangkat trofi juara Piala Dunia Antarklub 2025 yang menyerupai Piringan Emas Voyager.
Sementara itu, LAFC yang lolos melalui jalur playoff setelah mengandaskan duta Meksiko, Club America, 2-1, 1 Juni lalu, mengandalkan pemain-pemain veteran yang usianya sudah melewati 35 tahun. Mereka adalah Hugo Lloris dan Olivier Giroud yang masing-masing telah menginjak usia 38 tahun.
Meski telah uzur, kedua pemain itu memiliki pengalaman yang tidak bisa dipandang sebelah mata di turnamen level dunia. Lloris dan Giroud telah mewarnai kariernya dengan gelar juara Piala Dunia 2018 bersama timnas Perancis.
Status itu menjadi bekal duo pemain itu untuk membuktikan bahwa mereka belum habis meskipun sudah memasuki musim kedua meninggalkan level kompetisi terbaik di Eropa.
Denis Bouanga, penyerang sayap kiri LAFC, mengakui besarnya peran Lloris dan Giroud untuk persiapan tim menghadapi Piala Dunia Antarklub. Kata Bouanga, yang besar di Le Mans, Perancis, kedua rekan setimnya itu mengkreasikan semangat dan antusiasme untuk bersaing di turnamen kelas dunia.
”Untuk mereka, Piala Dunia Antarklub serupa Piala Dunia. Semua bergantung kepada kami untuk bisa menyajikan performa terbaik,” ucap Bouanga dilansir laman FIFA.
Lebih lanjut, Bouanga mengakui duel menghadapi Chelsea akan menjadi tantangan terberat untuk memulai turnamen. Meski begitu, LAFC tidak gentar untuk menghadapi Chelsea.
”Kami senang menghadapi mereka untuk mengetahui perbandingan dan level kami. Pikiran kami adalah untuk menang. Chelsea memiliki reputasi sangat besar dan saya percaya kami di LAFC sangat bersemangat untuk menantang mereka,” tutur Bouanga yang telah berkontribusi delapan gol dan empat asis untuk LAFC pada musim 2025.
Penulis:
Muhammad Ikhsan MaharEditor:
Prasetyo Eko PrihanantoPenyelaras Bahasa:
Nur Adji