Cristiano Ronaldo Menantang Penyerang Generasi Baru

Di tengah mekarnya para penyerang generasi baru, Cristiano Ronaldo masih tetap eksis. Dia bahkan memuncaki daftar pencetak gol terbanyak Liga Nasional Eropa.

16 Nov 2024 08:12 WIB · Olahraga

Oleh I Gusti Agung Bagus Angga Putra

PORTO, SABTU — Portugal lolos ke babak perempat final Liga Nasional Eropa seusai membekap Polandia, 5-1, di Stadion Do Dragao, Porto, Sabtu (16/11/2024) dini hari. Penyerang veteran Cristiano Ronaldo menyumbang dua gol dan satu asis yang menempatkannya di puncak pencetak gol terbanyak. Koleksi gol tersebut bisa juga dibaca sebagai pernyataan Ronaldo bahwa dirinya masih bisa bersaing dengan para penyerang generasi baru meski sudah tak muda lagi.

Tambahan dua gol ke gawang Polandia membuat koleksi gol Ronaldo di Liga Nasional Eropa menjadi lima dalam lima pertandingan. Sempat seret gol di Piala Eropa 2024, Ronaldo justru rutin mencetak gol di Liga Nasional Eropa. Koleksi lima gol membuat Ronaldo bersanding dengan penyerang Slovenia, Benjamin Sesko, di daftar teratas pencetak gol terbanyak.

Selain mereka, daftar pencetak gol terbanyak juga diisi penyerang-penyerang generasi baru semacam Viktor Gyokeres (Swedia) dan Erling Haaland (Norwegia) yang masing-masing mengoleksi empat gol. Dengan usianya yang akan menginjak 40 tahun, torehan gol itu menjadi semacam tantangan tersirat dari Ronaldo.

Quote

Kami melihat Cristiano mencetak gol, tetapi cara dia berlatih itu fantastis. Mentalitas, sikap, sesi latihannya menunjukkan jalannya.

Ia masih bisa mengimbangi insting para penyerang muda yang lebih lincah dengan berbekal pengalaman serta kemampuan penempatan posisi. Lebih dari itu, Ronaldo bahkan masih memiliki tingkat kelenturan tubuh yang menawan saat melakukan tendangan salto pada gol penutup Portugal. Itu merupakan gol salto kedua sepanjang kariernya setelah sempat melakukannya saat berseragam Juventus.

Penyerang Cristiano Ronaldo melakukan tendangan salto saat mencetak gol penutup dalam pertandingan Grup A Liga Nasional Eropa antara Portugal dan Polandia di Stadion Dragao, Porto, Sabtu (16/11/2024) dini hari WIB.

Tidak banyak pesepak bola yang mampu mencetak gol lewat tendangan salto. Selain peluang berhasilnya cukup rendah, tendangan salto juga memiliki risiko cedera yang tinggi. Namun, semua itu dipatahkan Ronaldo yang sudah lama melewati usia emasnya. Batas-batas seperti lenyap di hadapan Ronaldo.

”Kami melihat Cristiano mencetak gol, tetapi cara dia berlatih itu fantastis. Mentalitas, sikap, sesi latihannya menunjukkan jalannya. Dia hebat seperti biasa. Kami senang,” kata Pelatih Portugal Roberto Martinez.

Satu gol Ronaldo lainnya dicetak melalui eksekusi penalti. Dengan itu, Ronaldo sudah mengoleksi 910 gol sepanjang kariernya. Dia mengemban ekspektasi untuk bisa mencetak 1.000 gol. Masih butuh 90 gol lagi untuk mencapainya.

Dalam beberapa kesempatan, Ronaldo menyatakan bahwa mencetak 1.000 gol sepanjang karier tergolong berat. Ia tidak tahu pasti kapan gantung sepatu. Maka dari itu, dia kini hanya berfokus mencetak gol demi gol tanpa ingin terbebani target. Selama tubuhnya sanggup, Ronaldo akan terus bermain.

Portugal Poland Nations League Soccer

Sisi positif yang bisa dicontoh dari Ronaldo pada laga melawan Polandia adalah ia kembali menunjukkan kedewasaan seiring bertambahnya usia. Ronaldo dikenal sebagai pemain yang cukup egois saat masih berada pada usia emas. Ambisinya hanya terus mencetak gol. Segala kesempatan mencetak gol akan dia monopoli, mulai dari eksekusi penalti hingga tendangan bebas.

Kini Ronaldo lebih bijak dalam mengambil keputusan di atas lapangan. Kecenderungan itu kembali terlihat saat Ronaldo memberikan asis untuk gol Pedro Neto.

Tertekan Polandia

Selain Ronaldo (dua gol) dan Neto, gol Portugal juga disumbangkan Rafael Leao dan Bruno Fernandes. Gol Leao sangat berperan dalam kemenangan besar Portugal karena memecah kebuntuan tim. Sebelum gol itu, Portugal tertekan penampilan impresif Polandia. Tim besutan Pelatih Michal Probierz itu kerap mengeksploitasi sisi sayap Portugal lewat skema overload serangan.

Dengan cara tersebut, Probierz mencoba membuka ruang dengan memperbanyak pemain di sektor sayap saat menyerang. Akibatnya, pemain bertahan Portugal kerap kesulitan membendung serangan Polandia yang dimulai dari sayap karena kalah jumlah pemain.

Beberapa peluang Polandia lahir dari situasi itu. Absennya penyerang Robert Lewandowski cukup berpengaruh sehingga ketajaman lini serang Polandia berkurang.

”Kami mengendalikan permainan di babak pertama dan menciptakan peluang. Sayang sekali kami tidak mencetak gol. (Bartosz) Bereszynski bermain bagus, tetapi harus keluar lapangan karena cedera. (Jan) Bednarek juga keluar lapangan karena cedera di babak pertama. Kami mengalami banyak masalah,” tutur Probierz.

Penyerang Cristiano Ronaldo dan bek Polandia Kamil Piatkowski berebut bola dalam pertandingan Grup A Liga Nasional Eropa antara Portugal dan Polandia di Stadion Dragao, Porto, Sabtu (16/11/2024) dini hari WIB.

Meski begitu, Polandia mampu mencetak gol hiburan dari sepakan keras jarak jauh Dominik Marczuk pada pengujung laga. Hingga laga usai, Portugal mampu mengunci kemenangan sekaligus mengamankan poin penuh.

Berkat hasil ini, Portugal memuncaki Grup A1 dengan koleksi 13 poin sekaligus lolos ke perempat final, menyusul Spanyol dan Jerman. Kemenangan atas Polandia juga membuat ”Selecao das Quinas” belum terkalahkan dalam lima pertandingan Liga Nasional Eropa.

Pada laga berikutnya, Portugal akan bertandang ke markas Kroasia. Hasil pertandingan ini sudah tidak memengaruhi posisi Portugal di puncak klasemen. Itu karena Kroasia yang jadi pesaing terdekat Portugal sejauh ini baru mengoleksi tujuh poin. (REUTERS)


Kerabat Kerja

Penulis:

I Gusti Agung Bagus Angga Putra
 | 

Editor:

Wisnu Aji Dewabrata
 | 

Penyelaras Bahasa:

Teguh Candra