Jakarta Lavani Livin’ Transmedia menyegel satu tempat di empat besar Proliga Bola Voli 2026.
01 Feb 2026 14:28 WIB · Olahraga
PROLIGA BOLA VOLI 2026
Jakarta Lavani Livin’ Transmedia menjadi tim putra pertama yang memastikan tempat di empat besar Proliga Bola Voli 2026. Kepastian itu didapat setelah mereka menang telak 3-0 atas Medan Falcons Tirta Bhagasasi di Gelanggang Olahraga Tri Dharma Petrokimia Gresik, Jawa Timur, Sabtu (31/1/2026), pukul 19.00 WIB.
Adapun di kelompok putri, hasil positif diraih Jakarta Popsivo Polwan. Pada pertandingan pembuka putaran kedua, Popsivo menang telak 3-0 atas Jakarta Livin’ Mandiri. Kemenangan ini membuka peluang Popsivo Polwan menuju empat besar.
Hasil gemilang Jakarta Livin’ Transmedia di Gresik membawa tim yang didirikan Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono itu memuncaki klasemen sementara dengan lima kemenangan. Empat kemenangan diraih di putaran pertama, yakni 3-0 atas Jakarta Garuda Jaya, 3-1 atas kampiun dua musim terakhir, Jakarta Bhayangkara Presisi, 3-1 atas Falcons, dan 3-0 atas Surabaya Samator.
Pertandingan dan kemenangan 3-0 atas debutan Falcons itu mengawali putaran kedua untuk kelompok putra. Di depan lebih dari 1.000 penonton, termasuk mantan presiden, tim asuhan David Lee ini menang telak dengan skor 25-16, 25-22, dan 25-19.
Kemenangan tak lepas dari formasi terbaik yang kembali diturunkan, yakni trio serang Boy Arnes dan Taylor Sander (outside hitter) dan Dickinson Nathaniel (opposite hitter). Selain itu, duet menara pengeblok (middle blocker) Hendra Kurniawan dan Muhammad Malizi serta kepiawaian pengatur (setter) Dio Zulkifli.
Pada pertandingan tadi malam, Boy menjadi bintang dengan menyumbang 13 poin, yakni 12 poin pukulan masuk dan 1 poin service ace. Kontribusi besar berikutnya oleh Dickinson dengan 11 poin, yakni 9 pukulan masuk, 1 poin blokade, dan 1 poin service ace. Hendra dan Taylor masing-masing menyumbang 10 poin, sedangkan Malizi memberikan 8 poin.
Di sisi Falcons, tim asuhan Ariyanto Joko Sutrisno ini belum pernah menang. Pada putaran pertama, Falcons dihajar habis-habisan, yakni 0-3 oleh Bhayangkara, 1-3 oleh Garuda, 2-3 oleh Samator, dan 1-3 oleh Lavani. Saat melawan Lavani pada 22 Januari 2026, Falcons sempat mencuri satu poin. Namun, perlawanan itu tak bisa ditingkatkan ketika kembali menghadapi Lavani pada awal putaran kedua.
Di Gresik, Lavani mencukur habis Falcons. Pada set pertama, perlawanan Falcons terhenti ketika skor 16-21 dan memburuk menjadi 16-25 untuk Lavani. Set kedua, Falcons menahan sampai posisi 14-14, menipiskan ketinggalkan menjadi 21-22, tetapi merosot lagi menjadi 22-25. Di set ketiga, Falcons memimpin 8-5, tetapi berbalik menjadi 10-10, merosot terus tertinggal di posisi 19-23 dan berakhir 19-25.
Di Falcons, kontribusi terbesar diberikan Fahri Septian (outside hitter) dengan 12 poin, yakni 11 poin pukulan masuk dan 1 poin service ace. Berikutnya ialah sumbangan 11 poin pukulan masuk dari Liosbel Mendez (opposite hitter).
Menurut Asisten Pelatih Lavani Erwin Rusni, kemenangan kembali atas Falcons menambah kepercayaan diri tim untuk empat besar. Lavani memang masih memiliki tiga pertandingan lagi di putaran kedua, tetapi satu tempat di empat besar jelas sudah melegakan kampiun musim 2022 dan 2023 tersebut.
Erwin melanjutkan, saat menghadapi Falcons di putaran pertama, mereka memang kecolongan satu set. ”Cara kami menghadapi mereka sebelumnya kami antisipasi lagi dengan rotasi pemain dan berhasil,” katanya.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/02/01/494ee86fab4cf79598cf022b5ed4b104-WhatsApp_Image_2026_01_31_at_21.49.56.jpeg)
Boy menambahkan, kemenangan kembali atas Falcons memperlihatkan soliditas tim. Kecolongan pada pertandingan sebelumnya telah berhasil diperbaiki dengan kepatuhan menjalankan instruksi, strategi, dan taktik pelatih. ”Penampilan dua pemain asing kami juga amat penting dan terbukti,” ujarnya.
Menanggapi kekalahan itu, Ariyanto mengakui Lavani amat rapi dan solid dalam menyerang dan bertahan. Falcons mencoba bangkit di set kedua dan set ketiga, tetapi para pemainnya buruk dalam menerima servis. Keunggulan sementara menjadi terkejar, lalu terus tertinggal.
Di kelompok putri, peluang menuju empat besar juga terbuka bagi Jakarta Popsivo Polwan. Hal ini diraih setelah tim bola voli itu menang 3-0 atas Jakarta Livin’ Mandiri di pertandingan pembuka putaran kedua.
Dengan kemenangan itu, Popsivo memperbaiki posisi, yakni dari peringkat keenam menjadi kelima klasemen sementara, dengan 9 poin dari 3 kemenangan dan 4 kekalahan. Posisi Mandiri direbut sehingga turun ke peringkat keenam dengan 7 poin dari 2 kemenangan dan 5 kekalahan. Di dasar ada Medan Falcons yang, meskipun mencuri 3 poin, belum pernah menang dalam tujuh pertandingan.
Kemenangan Popsivo itu menjadi rebound (kebangkitan) menawan. Sehari sebelumnya, Popsivo menderita kekalahan keempat beruntun setelah takluk 0-3 dari Jakarta Electric PLN Mobile. Popsivo mampu membalik situasi sekaligus membalas kekalahan 1-3 dari Mandiri di putaran pertama.
Kekalahan itu jelas membuat jengkel pengeblok sekaligus kapten Mandiri Yolla Yuliana. Pemain nasional ini mengakui penampilan timnya buruk. Begitu juga kontribusinya dalam pertandingan tak dominan, yakni 4 poin serangan masuk dan 2 poin blokade.
”Tidak bisa dibilang alasan misalnya capek. Lawan juga capek, kok, karena mereka main dan kalah. Permainan kami tidak bagus, banyak tertekan,” ujar Yolla.
Dalam pertandingan itu, kontribusi terbesar Mandiri disumbang oleh Ana Bjelica (opposite hitter) dengan 15 poin dan Weronika Wiktoria (outside hitter) dengan 11 poin. Asisten Pelatih Mandiri Wilda Siti Nurfadilah mengakui keunggulan Popsivo yang mengatasi blokade, memenangi enam poin service ace, dan dominasi serangan masuk.
Pelatih Popsivo Darko Dobreskov mengatakan, setelah empat kekalahan beruntun, dirinya meminta tim asuhannya bermain solid dan lepas. ”Tidak usah memikirkan skor, bermain sebaik mungkin dengan mengambil poin demi poin, ternyata berhasil,” katanya.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/02/01/fcf106c211f8a263882956a782ae9ef1-WhatsApp_Image_2026_01_31_at_19.00.24.jpeg)
Darko mengakui, perjalanan menuju empat besar masih cukup terjal. Di peringkat keempat ada Bandung BJB Tandamata dengan 9 poin dari 3 kemenangan dan 3 kekalahan. BJB dan Falcons adalah tim yang berhasil dikalahkan oleh Popsivo di putaran pertama.
Mengawali putaran kedua, Popsivo berhasil menang atas Mandiri. Peluang ke empat besar masih terbuka jika mampu meraih kemenangan lagi di lima laga berikutnya. Namun, lawan-lawan lainnya masih terlalu kuat, terutama Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia yang belum terkalahkan di tujuh laga sehingga satu tempat empat besar sudah tersegel.
Saat menghadapi Mandiri, kegemilangan Popsivo tak lepas dari dominasi duet penyerang asing. Bethania de la Cruz menyumbang 25 poin serangan masuk, sedangkan Yonkaira Isabel memberikan 14 poin serangan masuk, 3 poin blokade, dan 1 poin service ace. Kontribusi penyerang Arsela Nuari juga menawan dengan 13 poin serangan masuk dan 2 poin blokade.
Penulis:
Ambrosius HartoEditor:
Rini KustiasihPenyelaras Bahasa:
Nur Adji