Debut Canggung Xabi Alonso dan Trent Alexander-Arnold

Xabi Alonso gagal meraih kemenangan pada debutnya melatih Real Madrid. Proses transfer ilmu belum maksimal lantaran hanya sempat tiga kali memimpin latihan tim.

19 Jun 2025 06:59 WIB · Olahraga

Oleh I Gusti Agung Bagus Angga Putra

FLORIDA, KAMIS — Real Madrid hanya mampu bermain imbang 1-1 kontra Al Hilal dalam lanjutan penyisihan Grup H Piala Dunia Antarklub di Stadion Hard Rock, Miami, Florida, Amerika Serika, Kamis (19/6/2025) dini hari WIB. Hasil ini menodai debut Xabi Alonso sebagai pelatih Real. Meski menjalani debut canggung, Real berada pada arah yang benar bersama Alonso.

Orang bijak mengatakan, langkah pertama selalu menjadi yang paling berat dalam lembaran baru seseorang. Hal ini pula yang dialami Alonso. Difavoritkan menang atas Al Hilal, Real justru tampil kurang maksimal sehingga harus puas dengan hasil imbang. Dengan demikian, ”Los Blancos” wajib meningkatkan performa sekaligus berjuang lebih keras pada dua laga berikutnya kontra RB Salzburg dan Pachuca.

Debut Alonso berlangsung sedikit canggung dengan adanya tambahan dua pemain baru. Tidak mudah memadukan satu tim dengan pelatih dan beberapa pemain yang baru bergabung. Alonso pun baru sempat mengggelar sesi latihan sebanyak tiga kali.

Alonso juga bukanlah pesulap yang bisa mengubah tim menjadi hebat dalam sekejap. Dia butuh waktu lebih lama untuk mengintegrasikan diri dengan tim dan juga mentransfer ilmunya kepada para pemain.

Pelatih baru Real Madrid, Xabi Alonso, saat laga penyisihan grup Piala Dunia Antarklub antara Real dan Al Hilal di Miami, Florida, Amerika Serikat, Kamis (19/6/2025) dini hari WIB. Laga berakhir imbang 1-1.

Terbukti, Real bermain lebih baik setelah jeda pendinginan pada babak pertama. Alonso menginstruksikan penyerang muda Gonzalo Garcia untuk bergerak lebih dalam serta aktif menjadi penghubung permainan. Instruksi itu diterjemahkan dengan baik oleh Garcia yang mencetak gol pembuka keunggulan Real pada menit ke-34.

”Secara pribadi, saya senang dengan performa saya hari ini. Namun, sebagai bagian tim, kami merasa kurang puas karena tidak dapat memberikan tiga poin untuk para penggemar kami,” kata Garcia seusai pertandingan.

Sebelum adanya instruksi dari Alonso, Real bermain serba canggung. Dua perekrutan anyar Real, Trent Alexander-Arnold dan Dean Huijsen, belum bermain secara terorganisasi lantaran minimnya sesi latihan yang mereka ikuti. Pada babak pertama, Alexander-Arnold tampak kurang nyaman bermain di pos bek kanan yang merupakan posisi alaminya.

Itu karena Alonso mengubah pendekatan antara menggunakan tiga bek dan empat bek. Sepanjang laga Real berganti-ganti di antara kedua bentuk pertahanan. Bentuk pertahanan yang dinamis membuat Alexander-Arnold agak canggung berganti-ganti peran menjadi bek sayap dan bek tengah. Saat Alexander-Arnold bertahan sebagai bek tengah, Rodrygo mengisi kekosongan di posisi bek sayap kanan.

Ekspresi bek kanan Real Madrid, Trent Alexander-Arnold, saat laga melawan Al Hilal pada penyisihan grup Piala Dunia Antarklub di Miami, Florida, Amerika Serikat, Kamis (1/6/2025) dini hari WIB.

Situasi canggung di lini pertahanan Real itu dimanfaatkan Al Hilal. Pada babak pertama, 48 persen umpan Al Hilal di sepertiga pertahanan Real menyasar sisi sayap kanan yang dijaga Alexander-Arnold. Alexander-Arnold ataupun Rodygro kesulitan menghadapi pergerakan Salem Al-Dawsari yang lincah. Bek sayap Al Hilal, Renan Lodi, juga terus bergerak cepat, tetapi sering kali terjebak di posisi yang salah.

Posisi Alexander-Arnold yang lebih sempit membatasi kemampuannya untuk melepaskan bola-bola panjang berbahaya yang sudah menjadi ciri khasnya. Dalam beberapa kesempatan, ia mencoba melepaskan umpan panjang, salah satunya kepada Vinicius Junior. Umpan-umpannya tidak akurat dan melambung keluar lapangan.

Al Hilal Memanfaatkan kecanggungan debut Alonso dan dua pemain barunya tersebut. Mereka sempat mencetak gol pada menit ke-19 melalui sepakan Lodi. Namun, gol tersebut pada akhirnya dianulir lantaran Lodi lebih dulu terjebak off-side.

”Ini adalah pertandingan yang bagus dari tim. Kami bermain dengan organisasi yang tinggi dan menunjukkan penampilan yang luar biasa melawan Real Madrid. Saya senang dan sepenuhnya puas dengan penampilan para pemain,” kata Pelatih Al Hilal Simone Inzaghi.

Keberadaan Inzaghi yang baru saja menjadi finalis Liga Champions Eropa menjadi motivasi tersendiri bagi Al Hilal. Meski tidak lebih difavoritkan, Al Hilal memperlihatkan bahwa mereka bukanlah lawan yang bisa dianggap enteng.

Pelatih baru Al Hilal, Simone Inzaghi, saat laga penyisihan grup Piala Dunia Antarklub antara Al Hilal dan Real Madrid di Miami, Florida, Amerika Serikat, Kamis (19/6/2025) dini hari WIB.

Ditambah pula Al Hilal sedikit berbeda dengan wakil Asia lainnya yang tidak memiliki komposisi tim mewah. Dengan gelontoran dana melimpah, Al Hilal diperkuat pemain-pemain yang pernah merasakan ketatnya kompetisi Eropa, semacam Joao Cancelo, Ruben Neves, Malcom, dan Sergej Milinkovic-Savic.

Al Hilal sukses menyamakan kedudukan melalui penalti Ruben Neves pada menit ke-41. Real dihukum penalti setelah bek tengah Raul Asencio menjatuhkan penyerang Marcos Leonardo. Pada babak kedua, Real meningkatkan intensitas serangan hingga beberapa kali mengancam gawang Al Hilal yang dikawal Yassine Bounou.

Jelang laga usai, Real mendapat peluang emas mencetak gol kemenangan melalui titik penalti. Namun, eksekusi penalti Federico Valverde masih bisa dijinakkan Bounou.

”Setiap pertandingan kami perlu mengambil hal positif, belajar dari apa yang dapat kami tingkatkan dan setiap pertandingan akan memberi kami pelajaran untuk terus berkembang,” ujar Alonso saat disinggung mengenai laga debutnya. (Reuters)


Kerabat Kerja

Penulis:

I Gusti Agung Bagus Angga Putra
 | 

Editor:

Prasetyo Eko Prihananto
 | 

Penyelaras Bahasa:

Kusnadi .