Dedi Mulyadi Pilih Makan Bakso Bersama ”Emak-emak” Setelah Mencoblos

Calon gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menggunakan hak pilihnya di Purwakarta.

27 Nov 2024 09:03 WIB · Politik & Hukum

Oleh Cornelius Helmy Herlambang, Abdullah Fikri Ashri, Machradin Wahyudi Ritonga, Fabio Maria Lopes Costa

PURWAKARTA, KOMPAS — Calon gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menggunakan hak pilihnya di Tempat Pemungutan Suara 003 Sawah Kulon, Purwakarta, Jawa Barat, Rabu (27/11/2024). Dia terlihat semringrah mencoblos di TPS bertema budaya Sunda itu.

Dedi datang menggunakan baju serba putih. Tidak lupa, ia menggunakan iket warna senada. Senyumnya lebar saat bertemu warga yang sudah menunggunya.

”Tema di TPS ini memperlihatkan budaya dan politik yang baik. Ini modal yang baik ke depannya,” kata Dedi, Rabu.

Dia bersyukur tanggal 27 November 2024 sudah tiba dengan baik dan dirayakan semua warga. Dedi berharap, semua proses pilkada serentak di seluruh Indonesia bisa berjalan dengan lancar. 

Ditanya tentang target perolehan suara, Dedi berharap, hasilnya bisa melampaui hasil survei beberapa lembaga. Sejauh ini, Dedi dan pasangannya, Erwan Setiawan, berada di atas angin. Hasilnya berkisar 65-71 persen.

”Harapannya hasil akhir bisa di atas itu. Sekarang, kita nikmati dulu prosesnya. Saya ingin bertemu emak-emak dan makan bakso bersama mereka dulu,” katanya.

Sementara itu, hingga pukul 09.00, antusias warga Jabar mencoblos terekam di sejumlah daerah. 

Di Kota Bandung, sebagian warga sudah menggunakan hak pilihnya di TPS 10 Kompleks Tanjungsari Asri, Kelurahan Antapani Wetan. Di sana, total daftar pemilih tetap (DPT) tercatat 397 orang.

Di TPS 10 terdapat nama musisi band Noah, Nazril Irham atau dikenal dengan panggilan Ariel. Di kompleks ini terdapat rumah masa kecil Ariel di Kota Bandung.

Total DPT di Kota Bandung mencapai 1.887.881 orang. Para pemilih terdiri dari 932.468 laki-laki dan 955.413 perempuan.

Di Kota Cirebon, pesta demokrasi dirayakan di TPS 902 dan 903 lokasi khusus Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Kesambi. Ratusan warga binaan memilih untuk calon gubernur dan wakil gubernur serta kepala daerah setempat.


Kerabat Kerja

Penulis:

Cornelius Helmy Herlambang, Abdullah Fikri Ashri, Machradin Wahyudi Ritonga, Fabio Maria Lopes Costa
 | 

Editor:

Cornelius Helmy Herlambang
 | 

Penyelaras Bahasa:

Hibar Himawan