BULU TANGKIS

Demi Strategi, Nikolaus Joaquin dan Fadia Masuk Tim Asian Games

Skuad bulu tangkis Indonesia untuk Asian Games 2026 diumumkan PP PBSI. Nikoalus dan Fadia akan berpasangan di ganda campuran.

02 Sep 2026 10:04 WIB · Olahraga

Humas PP PBSI

Oleh Yulia Sapthiani

JAKARTA, KOMPAS — Tanpa pasangan masing-masing, Nikolaus Joaquin dan Siti Fadia Silva Ramadhanti masuk ke dalam tim bulu tangkis untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Mereka, bahkan, akan berduet dalam perebutan medali ganda campuran.

Nama Nikolaus dan Fadia terdapat dalam daftar tim yang diumumkan PP PBSI pada Selasa (1/9/2026) malam. Mereka menjadi bagian dari 10 atlet putra dan 10 atlet putri yang akan bersaing memperebutkan tujuh medali emas, yaitu dua dari beregu dan lima di perorangan.

Asian Games Aichi-Nagoya 2026 akan diselenggarakan pada 19 September-4 Oktober. Persaingan atlet-atlet bulu tangkis akan berlangsung 20-20 September.

Jonatan Christie tampil pada perempat final tunggal putra turnamen China Terbuka di Changzhou, Jumat (24/7/2026). Jonatan kalah dari Victor Lai (Kanada).

Setelah gagal meraih medali di Hangzhou 2022, yang menjadi momen pertama tim bulu tangkis Indonesia tanpa medali di Asian Games, kali ini PP PBSI menetapkan target satu medali emas dari beregu putra. Adapun nomor lain yang diharapkan meraih medali di antaranya ganda putra dan tunggal putra.

Untuk target tersebut, tim beregu putra Indonesia diperkuat empat pemain tunggal dan enam ganda. Salah satu di antara nama-nama yang didaftarkan terdapat atlet ganda campuran, yakni Amri Syahnawi. Pasangan Amri, yaitu Nita Violina Marwah, juga ada di dalam tim beregu putri. Ini karena setiap atlet yang akan tampil pada kategori perorangan harus terdaftar juga pada persaingan beregu.

Guna memperkuat nomor tunggal, PBSI memanggil Jonatan Christie yang berlatih di luar pelatnas sejak 2025. Jonatan akan didampingi Alwi Farhan, Mohammad Zaki Ubaidillah, dan Muhammad Yusuf. Akan tetapi, hanya Jonatan dan Alwi yang akan bersaing di perorangan karena setiap negara hanya boleh mengirimkan dua wakil.

Leo Rolly Carnando (kanan) dan Daniel Marthin saat menjuarai ganda putra turnamen bulu tangkis Taiwan Terbuka, 2 Agustus 2026.

Ganda putra akan mengandalkan pasangan ranking kedua dunia, yakni Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, dan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin. Ada pula nama Nikolaus, tetapi tidak dengan partnernya, Raymond Indra. Pada pekan ini, Leo/Daniel tampil dalam turnamen China Masters dan mengalahkan pasangan nomor satu dunia, Kim Won-ho/Seo Seung-jae (Korea Selatan), pada babak pertama, Selasa.

Pada beregu putri, nama Fadia masuk tanpa pasangannya, Amalia Cahaya Pratiwi. Dengan pengalamannya, Fadia bisa saja dipasangkan dengan salah satu di antara empat pemain ganda putri lainnya, yaitu Rachel Allessya Rose, Febi Setianingrum, Febriana Dwipuji Kusuma, dan Meilysa Trias Puspitasari. Namun, untuk persaingan perorangan, Fadia akan bermain bersama Nikolaus.

Nikolaus Joaquin mengembalikan pukulan lawan dengan backhand pada babak kedua ganda putra Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis di New Delhi, India, Rabu (19/8/2026). Raymond Indra/Nikolaus kalah dari pemain Malaysia.

Selain Amri/Nita (ranking ke-15 dunia), yang menjadi semifinalis Kejuaraan Dunia di India, 17-23 Agustus, dalam daftar ranking dunia terdapat nama Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu (18), Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata (22), dan Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil (24).

Akan tetapi, Jafar/Felisha dan Adnan/Indah tak bertanding sejak Indonesia Terbuka, Juni. Sementara Marwan/Aisyah masih kesulitan bersaing pada turnamen level tinggi. Indah, bahkan, telah memiliki partner baru, yaitu Bagas Maulana yang pindah dari ganda putra.

Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Eng Hian mengatakan, masuknya Fadia dan Nikolaus menjadi bagian dari strategi untuk memenuhi target, yaitu meraih emas beregu putra dan hasil yang lebih baik di ganda putri dibandingkan dengan perempat final di Hangzhou 2022.

”Penetapan skuad ini dilakukan setelah melalui evaluasi secara menyeluruh. Kami melihat performa, kondisi fisik, dan teknis masing-masing pemain, serta kebutuhan tim. Dari situ, kami menentukan komposisi yang paling sesuai dengan target dan kebutuhan Indonesia di Asian Games,” kata Eng Hian.

Amri Syahnawi berusaha menjangkau pukulan lawan pada babak ketiga ganda campuran Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis di New Delhi, India, Kamis (20/8/2026). Amri/Nita Violina Marwah lolos ke perempat final.

Eng Hian juga mengonfirmasi bahwa terdapat kesalahan penempatan nama dalam administrasi oleh Komite Olimpiade Indonesia untuk persaingan perorangan. Daniel terdaftar di ganda campuran dan Nikolaus di ganda putra. Padahal, Daniel akan bersaing di ganda putra bersama Leo, sementara Nikolaus akan bermain di ganda campuran bersama Fadia.

”Kami sudah melakukan revisi atas penempatan nama tersebut dan revisinya juga sudah mendapatkan persetujuan. Saat ini, kami masih menunggu proses pembaruan di sistem agar komposisi yang benar dapat ditampilkan di situs resmi Asian Games 2026,” lanjut Eng Hian.

Tim Bulu Tangkis Indonesia di Asian Games 2026

Tunggal Putra

1. Jonatan Christie

2. Alwi Farhan

3. Mohammad Zaki Ubaidillah (Beregu)

4. Muhamad Yusuf (Beregu)

Tunggal Putri

1. Putri Kusuma Wardani

2. Thalita Ramadhani Wiryawan

3. Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi (Beregu)

4. Mutiara Ayu Puspitasari (Beregu)

Ganda Putra

1. Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri

2. Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin

Ganda Putri

1. Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum

2. Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari

Ganda Campuran

1. Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah

2. Nikolaus Joaquin/Siti Fadia Silva Ramadhanti


Kerabat Kerja

Penulis:

Yulia Sapthiani
 | 

Editor:

Prasetyo Eko Prihananto
 | 

Penyelaras Bahasa:

FX Sukoto