Derbi Manchester yang Ganjil

Derbi Manchester perdana di musim ini terlaksana pada situasi terburuk kedua tim sejak 2002. Manchester City masih lebih diunggulkan.

14 Des 2024 18:42 WIB · Olahraga

Oleh Muhammad Ikhsan Mahar

MANCHESTER, SABTU — Derbi Manchester edisi ke-55 di era Liga Primer Inggris yang bakal berlangsung pada Minggu (15/12/2024) pukul 23.30 WIB di Stadion Etihad bakal terasa ganjil dibandingkan duel-duel sebelumnya. Situasi tidak ideal Manchester City dan Manchester United di kancah domestik membuat laga duo tim kota industri itu kehilangan daya tarik.

Untuk pertama kali sejak era pandemi Covid-19, tepatnya Desember 2020, duel derbi Manchester dilakukan tanpa ada salah satu tim yang menguasai puncak klasemen Liga Inggris. City yang melalui enam gim terakhir Liga Inggris hanya meraih empat poin terdampar ke posisi keempat.

”The Citizens” tertinggal delapan poin dari Liverpool, pemuncak klasemen. City duduk di peringkat keempat.

Adapun MU juga belum menemukan konsistensi bersama Ruben Amorim, pelatih baru. Mereka menelan dua kekalahan beruntun di liga dari Arsenal dan Nottingham Forest. Itu adalah kekalahan perdana yang diterima Amorim di musim 2024-2025. Sebelumnya, ia meramu Sporting Lisbon sebagai tim superior di Liga Portugal.

Kondisi itu membuat MU berjarak empat poin dari zona 10 besar. Mereka duduk di peringkat ke-13 dengan hanya meraih 19 poin dari 15 gim.

Manchester United's head coach Ruben Amorim reacts during the English Premier League soccer match between Ipswich Town and Manchester United at Portman Road stadium in Ipswich, England, Sunday, Nov. 24, 2024. (AP Photo/Dave Shopland)

Merujuk BBC, derbi Manchester pertama musim ini adalah derbi ketika kedua tim dalam kondisi paling buruk dalam 22 tahun. Akumulasi poin kedua tim hanya 46 poin dari total 30 laga yang telah dijalani

Sebelumnya, catatan terburuk itu tercipta pada musim 2002-2003. Kala itu, City berstatus tim promosi dengan akumulasi poin kedua tim hanya 43 poin dengan jumlah pertandingan yang sama. Koleksi poin akumulasi kedua tim tertinggi tercatat pada musim 2017-2018 yang mencapai 78 poin.

Meskipun City memiliki rekor ciamik melawan MU dalam tiga duel terakhir di Etihad, Manajer City Pep Guardiola tetap memiliki kecemasan akut. Dalam tiga derbi Manchester terakhir di Etihad, City selalu menang dengan skor agregat 13-5.

Guardiola mengungkapkan, dirinya memiliki rasa cemas yang besar, tidur kurang nyenyak, dan makan kurang berselera sejak periode buruk menghampiri City yang dimulai dari kekalahan dari Tottenham Hotspur 1-2 di babak 16 besar Piala Liga Inggris. Suasana diri tidak ideal itu, kata Guardiola, merupakan bagian dari keinginannya untuk selalu memberikan hal terbaik bagi timnya.

”Dalam pekerjaan kami, kami selalu ingin melakukan segalanya sebaik mungkin. Ketika hal itu urung tercipta, Anda akan merasa ketidaknyamanan,” ujar Guardiola dalam konferensi pers jelang laga dilansir BBC, Sabtu (14/12/2024).

Manchester City's English defender #02 Kyle Walker (L) fights for the ball with Manchester United's English striker #10 Marcus Rashford during the English FA Cup final football match between Manchester City and Manchester United at Wembley stadium, in London, on May 25, 2024. (Photo by JUSTIN TALLIS / AFP) / NOT FOR MARKETING OR ADVERTISING USE / RESTRICTED TO EDITORIAL USE

Krisis bek

Guardiola menyiapkan timnya jelang derbi Manchester musim ini tetap dengan masalah. Ia berpeluang hanya memiliki tiga pemain yang bisa bermain sebagai bek tengah, yaitu Ruben Dias, Josko Gvardiol, dan Kyle Walker. Nathan Ake, Manuel Akanji, dan John Stones masih memerlukan waktu untuk memulihkan cedera.

Kondisi itu menjadi alarm bagi pertahanan City yang sangat rapuh dalam 10 gim terakhir. Penyebab utama The Citizens dijauhi kemenangan karena mudahnya lawan membobol gawang mereka.

Sebanyak 23 gol kemasukan dalam 10 gim itu menjadi rerata kebobolan terburuk City dalam periode tertentu selama diasuh Guardiola. Hanya laga melawan Nottingham Forest, City catatkan nirbobol.

Keputusan Guardiola untuk sekadar mengandalkan satu pemain bernomor enam alias gelandang bertahan juga menjadi penyebab pertahanan mereka mudah dieskploitasi lawan. Dengan hanya menempatkan Ilkay Guendogan sebagai penyaring serangan lawan di depan kuartet bek, hal itu memudahkan lawan-lawan City untuk menemukan ruang dalam situasi serangan balik.

Crystal Palace dan Juventus telah memahami kelemahan City itu. Kedua tim itu mencetak dua gol ketika menghadapi City yang diawali situasi transisi positif.

Manchester City's Erling Haaland, center, Bernardo Silva, left, and Josko Gvardiol leave the pitch after the Champions League, opening phase soccer match between Juventus and Manchester City at the Allianz stadium in Turin, Italy, Tuesday, Wednesday, Dec.11, 2024. (AP Photo/Luca Bruno)

”Kami harus menghindari lakukan kesalahan di kedua sisi kotak penalti. Tidak hanya ketika bertahan, tetapi juga tampil efektif ketika memiliki peluang di kotak penalti lawan,” kata Guardiola.

Lebih lanjut, Guardiola amat mengantisipasi permainan MU bersama Amorim. Juru taktik asal Portugal itu adalah salah satu pelatih yang mampu menaklukkan Guardiola dalam 1,5 bulan terakhir. Amorim membantu Sporting membenamkan City 4-1 pada gim kandang terakhirnya di Portugal.

”Perubahan telah disajikannya (Amorim). Kalian bisa melihat pola, pergerakan, lari, dan kecepatan pemain MU sudah semakin baik. Saya yakin ia akan memberikan dampak baik bagi MU,” tutur mantan Pelatih Barcelona itu.

Kekalahan tandang terpanjang

Senada dengan Guardiola, Amorim tidak ingin mengesampingkan kualitas luar biasa yang dimiliki skuad City walaupun mereka tengah dalam performa buruk. Amorim lebih fokus untuk menemukan solusi dari masalah timnya.

”Terlepas dari situasi mereka, kami akan menghadapi lawan yang hebat. Jadi, kami lebih fokus pada masalah kami karena masih memiliki banyak isu yang perlu dibenahi,” kata Amorim dilansir laman klub.

Manchester United's Portuguese midfielder #08 Bruno Fernandes (L) fights for the ball Nottingham Forest's Scottish midfielder #08 Elliot Anderson during the English Premier League football match between Manchester United and Nottingham Forest at Old Trafford in Manchester, north west England, on December 7, 2024. (Photo by Oli SCARFF / AFP) / RESTRICTED TO EDITORIAL USE. No use with unauthorized audio, video, data, fixture lists, club/league logos or 'live' services. Online in-match use limited to 120 images. An additional 40 images may be used in extra time. No video emulation. Social media in-match use limited to 120 images. An additional 40 images may be used in extra time. No use in betting publications, games or single club/league/player publications. /

Jika MU gagal membawa poin dari Etihad, MU akan menderita empat kekalahan beruntun di kandang City.

Catatan itu akan menjadi koleksi tren hasil negatif tandang terburuk MU melawan sebuah tim. ”Setan Merah” juga sudah mencatatkan empat kelalahan beruntun di kandang Arsenal sejak 2022.

”Saya tidak menganggap laga nanti seperti derbi yang normal. Kedua tim masih dalam situasi yang tidak baik. Tujuan utama saya adalah membantu tim membenahi diri dan memenangkan pertandingan,” ujar Amorim.


Kerabat Kerja

Penulis:

Muhammad Ikhsan Mahar
 | 

Editor:

Prasetyo Eko Prihananto