Puan desak evaluasi total program Makan Bergizi Gratis seusai ribuan anak keracunan. PDI-P menegaskan tetap jadi mitra strategis pemerintah dalam memberi masukan.
24 Sep 2025 19:23 WIB · Politik & Hukum
JAKARTA, KOMPAS — Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan menegaskan posisinya sebagai mitra strategis pemerintah. Penegasan itu sejalan dengan pernyataan Ketua DPR Puan Maharani yang meminta evaluasi menyeluruh terhadap program Makan Bergizi Gratis atau MBG setelah kasus keracunan massal menimpa ribuan anak.
Berdasarkan laporan pemerintah, sekitar 5.000 anak menjadi korban keracunan karena makanan yang disajikan dalam program MBG tidak memenuhi standar kebersihan dan kesehatan. Menyikapi hal ini, Badan Gizi Nasional (BGN) telah membentuk tim investigasi untuk menelusuri penyebab keracunan.
Sekretaris Jenderal PDI-P Hasto Kristiyanto mengatakan, Puan sebagai Ketua DPR yang juga Ketua DPP PDI-P sudah memberikan tanggapan yang komprehensif atas kasus keracunan tersebut. Sikap itu menunjukkan perhatian serius terhadap aspirasi rakyat.
”Mbak Puan Maharani selaku Ketua DPR sudah memberikan tanggapan yang komprehensif,” ucap Hasto seusai Seminar Nasional ”Bumi Lestari, Petani Berdikari, Kembali ke Sawah, Menyemai Masa Depan” di Sekolah Partai PDI-P, Jakarta, Rabu (24/9/2025).
Sebelumnya, pada Selasa (23/9/2025), di Kompleks Parlemen, Jakarta, Puan menekankan, evaluasi menyeluruh terhadap program MBG penting dilakukan agar kasus serupa tidak terulang. DPR disebut akan turun langsung ke lapangan untuk memastikan akar masalah program tersebut.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2018/11/04/7a61df85-8c3c-49d5-9fbb-98c66730f2a2_jpg.jpg)
Hasto menilai sikap Puan merupakan wujud peran PDI-P sebagai mitra strategis pemerintah dalam memberikan masukan atas kebijakan yang tidak tepat. Selain itu, sikap Puan itu juga mencerminkan peran strategis PDI-P dalam menyerap aspirasi rakyat.
”Apa yang disampaikan Mbak Puan Maharani selaku Ketua DPR yang menyerap seluruh aspirasi rakyat dan kemudian memberikan masukan-masukan konstruktif kepada pemerintah,” ujarnya.
Hasto menambahkan, PDI-P tetap menempatkan diri sebagai partai penyeimbang dalam mendukung agenda Presiden Prabowo Subianto, termasuk program swasembada pangan. ”Apa yang disampaikan oleh Presiden Prabowo mengenai swasembada pangan tentu mendapatkan dukungan dari PDI Perjuangan. Sebab, politik pangan ini harus digerakkan oleh negara,” tuturnya.
Menurut Hasto, komitmen Presiden Prabowo dalam membangun swasembada pangan telah mencakup aspek strategis, mulai dari benih, pupuk, hingga sistem irigasi yang terintegrasi. ”Inilah yang akan didorong dan didukung oleh PDI Perjuangan,” katanya.
Ketua DPR Puan Maharani sebelumnya meminta evaluasi menyeluruh terhadap program MBG menyusul kasus keracunan massal yang menimpa ribuan anak. Evaluasi dinilai penting agar peristiwa serupa tidak terulang.
”Evaluasi itu harus dilakukan secara total, jangan saling menyalahkan, tetapi kita evaluasi bersama sehingga jangan terulang kembali,” kata Puan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (22/9/2025).
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/07/30/e0632f0ef8a17051a5ed71c31510bcaa-WhatsApp_Image_2025_07_30_at_19.53.59.jpeg)
Evaluasi itu harus dilakukan secara total, jangan saling menyalahkan, tetapi kita evaluasi bersama sehingga jangan terulang kembali.
Puan menyebut DPR akan turun langsung ke lapangan, termasuk memantau dapur penyedia makanan MBG, untuk memastikan akar masalah program tersebut. Ia ingin mengetahui apakah persoalan terjadi di dapur penyedia atau justru di sekolah.
Namun, Puan menekankan bahwa evaluasi tidak boleh berhenti pada pengawasan teknis semata, tetapi harus mencakup seluruh mekanisme program. Ia juga mengajak semua pihak bekerja bersama memperbaiki pelaksanaan MBG demi menjamin keamanan dan kesehatan anak-anak penerima manfaat.
Penulis:
Nikolaus HarbowoEditor:
C. Wahyu Haryo PPenyelaras Bahasa:
Amin Iskandar