Setelah seabad menjadi kawasan dilarang berenang, kini warga Paris bisa berenang lagi di Sungai Seine.
12 Agt 2025 19:19 WIB · Internasional
Hanya dalam beberapa hari terakhir, tercatat ribuan wisatawan telah berenang di beberapa kolam yang berada di pinggiran Sungai Seine, Paris, Perancis. Gelombang panas yang melanda kawasan Eropa membuat pemandian umum yang berada di tepi sungai ini selalu dipenuhi warga. Catatan yang dikeluarkan balai kota, lebih dari 35.000 orang telah berenang sejak Sungai Seine dibuka untuk umum pada 5 Juli 2025 hingga Senin (11/8/2025).
Sebelumnya, selama lebih dari satu abad, masyarakat dilarang berenang di sungai ini, tepatnya sejak tahun 1923. Saat dibuka kembali, ribuan warga terlihat antusias dengan mendatangi tiga kolam renang yang dibangun di tepi sungai. Hanya di lokasi itulah wisatawan ataupun warga diperbolehkan berenang.
Pembukaan Sungai Seine secara musiman untuk renang dipandang sebagai warisan utama Olimpiade Paris 2024. Saat itu sungai ini menjadi tempat penyelenggaraan cabang olahraga triatlon. Menjelang Olimpiade, pihak berwenang menginvestasikan sekitar 1,4 miliar euro untuk meningkatkan kualitas air Sungai Seine.
Setelah perhelatan Olimpiade, Sungai Seine dibuka untuk aktivitas berenang sebagai bagian dari Paris Plages di mana bermacam aktivitas dan kegiatan diadakan di sepanjang sungai. Tiga tempat berenang yang berada di sepanjang Sungai Seine dibuka untuk umum secara gratis hingga 31 Agustus 2025.
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2025/08/12/3ba412ce-48eb-4501-b3f0-9d1ba847195f_jpg.jpg)
Curah hujan pada awal Juli memaksa lokasi kolam renang ditutup hanya satu hari setelah sungai dibuka kembali untuk umum. Tiga zona renang di seluruh ibu kota, termasuk satu yang hanya beberapa langkah dari Menara Eiffel, ditutup selama 13 hari. Pada hari-hari hujan, sistem pembuangan limbah Paris yang dibangun pada pertengahan abad ke-19 sering meluap. Ini menyebabkan hujan dan air limbah mengalir ke sungai.
Namun, gelombang panas yang menerjang kawasan Eropa menyebabkan Sungai Seine kembali didatangi ribuan warga dan wisatawan. Selain mendinginkan badan dengan berendam, sebagian dari mereka juga menikmati terik matahari dengan berjemur di pinggiran sungai ataupun kolam renang umum.
Kedatangan ribuan wisatawan ini membuat kehidupan baru di sepanjang sisi Sungai Seine. Pedagang makanan ataupun suvenir ramai dikunjungi wisatawan. Begitu pula dengan penjaja makanan dan kafe yang banyak terdapat di sepanjang dua sisi sungai.
Kini Sungai Seine menjadi destinasi wisata layaknya sebuah pantai. (AP/AFP)
Penulis:
Ignatius Danu KusworoEditor:
Yuniadhi AgungPenyelaras Bahasa:
Amin Iskandar