Didit Prabowo dan Ahmad Muzani Sambangi Rumah Megawati

Kedatangan Didit dinilai memperlihatkan kedekatan keluarga serta hubungan pribadi antara Prabowo Subianto dan Megawati Soekarnoputri yang sudah terjalin lama.

31 Mar 2025 19:25 WIB · Politik & Hukum

Oleh Willy Medi Christian Nababan, Nikolaus Harbowo

JAKARTA, KOMPAS — Putra Presiden Prabowo Subianto, Didit Hediprasetyo, dan Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani menyambangi kediaman Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri. Pertemuan tersebut diklaim menunjukkan kedekatan keluarga Prabowo dan Megawati yang sudah terbangun lama.

Seusai silaturahmi ke rumah Megawati di Jalan Teuku Umar, Jakarta, Senin (31/3/2025), Didit yang mengenakan baju koko hijau lengkap dengan kopiah hitam itu enggan berkomentar banyak kepada wartawan. Ia langsung menuju mobil dan meninggalkan lokasi.

Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Ahmad Basarah mengatakan, kedatangan Didit ke rumah Megawati merupakan bentuk silaturahmi antarkeluarga. Ini juga menunjukkan hubungan pribadi antara Megawati dan Prabowo yang sangat baik sejak lama.

”Itu dibuktikan dengan silaturahmi Pak Didit hari ini ke kediaman beliau (Megawati). Dan, saya kira silaturahmi antara Ibu Mega dan Pak Prabowo itu hanya tinggal menunggu waktu,” tutur Ahmad Basarah.

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (kanan) didampingi Ibu Selvi Ananda (dua dari kanan) bersama putra Presiden Prabowo Subianto Didit Hediprasetyo (tiga dari kanan), Ketua DPR Puan Maharani (tengah), Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad (tiga dari kiri), Ketua MPR Ahmad Muzani (dua dari kiri), dan Ketua DPD Sultan Bachtiar Najamudin hadir saat pelantikan wakil menteri (wamen) kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta, Senin (21/10/2024). Tidak seperti di era pemerintahan sebelumnya yang jumlah wamen hanya satu sampai dua orang, di kabinet Prabowo ini, seorang menteri bisa didampingi hingga tiga wamen. Jika jumlah wamen ini diakumulasi dengan jumlah menteri dan Kepala lembaga di luar koordinasi kementerian koordinator (kemenko), berarti total ada 109 orang di kabinet Prabowo-Gibran. KOMPAS/HENDRA A SETYAWAN (HAS) 21-10-2024

Selain Prabowo yang dekat dengan Megawati, Basarah pun menyebut Didit bersahabat baik dengan Diah Pikatan Orissa Putri Hapsari, cucu Megawati dari putrinya, Puan Maharani. Basarah berharap kunjungan Didit kian memperkuat hubungan antara Prabowo dan Megawati.

Di sisi lain, politisi PDI-P itu menyebut Megawati sebenarnya tidak secara resmi mengadakan open house dalam rangka Lebaran hari pertama. Namun, keluarga, anak, cucu, cicit, hingga kerabat terus berdatangan, baik untuk bermain maupun silaturahmi.

Quote

Itu dibuktikan dengan silaturahmi Pak Didit hari ini ke kediaman beliau (Megawati). Dan, saya kira silaturahmi antara Ibu Mega dan Pak Prabowo itu hanya tinggal menunggu waktu.

”Untuk itu, atas nama Ibu Megawati Soekarnoputri, sekali lagi Ibu Mega menyampaikan selamat Idul Fitri kepada seluruh rakyat bangsa Indonesia, khususnya umat Islam yang merayakan hari raya Idul Fitri ini,” kata Ahmad Basarah.

Sementara itu, petinggi Partai Gerindra, Ahmad Muzani juga menyambangi kediaman Megawati setelah Didit meninggalkan lokasi. Menurut Muzani, kunjungannya ke rumah Megawati bagian dari silaturahmi kepada tokoh-tokoh bangsa. 

Ketua MPR RI Ahmad Muzani

Ia juga sudah menyambangi rumah Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla. Setelah rumah Megawati, Ahmad Muzani akan lanjut ke kediaman Wakil Presiden ke-6 Try Sutrisno dan Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono.

Muzani menyebut tidak ada pembahasan politik sepanjang kunjungan Lebaran-nya ke rumah tokoh-tokoh nasional. Semuanya fokus pada suasana Idul Fitri, yakni untuk bermaaf-maafan. Ia pun menegaskan tidak ada pesan yang dititipkan dari Prabowo kepada tokoh-tokoh tertentu.

”Gak ada hal berat, apalagi politik, gak ada sama sekali,” ujar Muzani.

Di sisi lain, Muzani pun mengomentari kunjungan Didit ke rumah Megawati. Menurut dia, Didit sangat akrab dengan Puan Maharani yang juga saat itu tengah menyambangi kediaman Megawati.


Kerabat Kerja

Penulis:

Willy Medi Christian Nababan, Nikolaus Harbowo
 | 

Editor:

Cyprianus Anto Saptowalyono
 | 

Penyelaras Bahasa:

Apolonius Lase