Dikabarkan Mundur, Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi: Saya Masih Berkantor

Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi dikabarkan mengundurkan diri. Istana menampik kabar itu.

16 Apr 2025 13:56 WIB · Politik & Hukum

Oleh Kurnia Yunita Rahayu, Nina Susilo

JAKARTA, KOMPAS – Isu pergantian personel Kabinet Merah Putih kembali muncul saat pemerintahan Presiden Prabowo Subianto belum genap enam bulan berjalan. Kali ini, Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi dikabarkan akan mengundurkan diri.

Saat dikonfirmasi, Hasan Nasbi hanya mengatakan masih bekerja seperti biasa. ”Saya masih berkantor seperti biasa,” kata Hasan Nasbi kepada Kompas, Rabu (16/4/2025).

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya bahkan menepis kabar mundurnya Hasan Nasbi dari posisi Kepala Kantor Kepresidenan. ”Wah, isu dari mana, ini masih ngantor seperti biasa. Baru saja selesai rapat bareng,” kata Teddy kepada wartawan melalui pesan tertulis.

Sementara itu, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi tak menjawab saat dikonfirmasi melalui pesan tertulis.

Rabu pagi, Hasan memang tampak hadir di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.

Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi memberikan keterangan kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (23/10/2024) sebelum mengikuti sidang kabinet paripurna perdana Kabinet Merah Putih.

Meski kabar itu ditampik, sumber Kompas mengungkap, Hasan Nasbi sudah mengirimkan surat pengunduran diri dari jabatannya. Persoalan seretnya anggaran untuk Kantor Komunikasi Kepresidenan disebut-sebut menjadi penyebab Hasan Nasbi mengundurkan diri dari jabatannya.

Kontroversi

Isu pergantian Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan sempat muncul setelah publik menilai komunikasi pemerintah buruk. Sosok Hasan juga menjadi kontroversi setelah memberikan tanggapan yang dinilai publik tidak empatik terhadap teror yang mendera sebuah media massa.

Di tengah kontroversi Hasan dan kritik terhadap komunikasi kabinetnya, Presiden Prabowo pun mengakui ada kekeliruan dalam komunikasi di pemerintahannya. Namun, ia juga memberikan pemakluman dengan menyampaikan banyak orang baru dalam pemerintahan.

Quote

Saya masih berkantor seperti biasa.

Dalam wawancara dengan sejumlah pemimpin redaksi media massa di kediamannya di Hambalang, Jawa Barat, Minggu (6/4/2025), Presiden juga mengakui hal itu sebagai kekurangannya. ”Karena, fokus kami deliver, kerja. Rakyat menunggu apa keputusan-keputusan yang harus diambil. Jadi banyak masalah yang akhirnya harus diselesaikan dengan mengeluarkan keputusan-keputusan cepat,” tuturnya.

Namun, terkait tanggapan Hasan Nasbi atas teror kiriman kepala babi ke kantor Redaksi Tempo dan memintanya untuk ”dimasak saja”, Prabowo menyebut hal itu sebagai salah ucap, teledor, dan keliru. ”Saya kira beliau menyesal,” katanya dalam wawancara itu.

Presiden Prabowo bertemu para pemimpin redaksi di kediamannya di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (22/2/2025). Dalam pertemuan, Presiden bertukar pikiran dengan para pemimpin redaksi.

Sumber Kompas mengungkapkan, alasan pengunduran diri Hasan Nasbi tidak terkait dengan kontroversi dan persoalan komunikasi pemerintah.

Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) dibentuk dengan tugas menyampaikan berbagai kebijakan pemerintah yang dikerjakan kementerian/lembaga. Cakupan kerja yang sangat luas ini mengharuskan Kantor Komunikasi Kepresidenan harus berkoordinasi dengan semua kementerian/lembaga. Selain itu, Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan juga kerap dianggap sebagai juru bicara Istana.


Akan tetapi, kenyataannya, posisi Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan tak melulu melekat dengan Presiden Prabowo Subianto. Kepala PCO, misalnya, tak selalu diundang dalam setiap rapat atau kunjungan kerja Presiden. Kantor PCO pun berada di luar Kompleks Istana Kepresidenan, yakni di Gedung Kwarnas, Jakarta.


Kerabat Kerja

Penulis:

Kurnia Yunita Rahayu, Nina Susilo
 | 

Editor:

Anita Yossihara
 | 

Penyelaras Bahasa:

Priskilia Bintang Cornelia Sitompul