Semen Padang FC akan merombak tim agar bisa bangkit dan bersaing di putaran kedua serta bertahan di Liga 1.
27 Des 2024 20:19 WIB · Olahraga
PADANG, KOMPAS — Semen Padang kembali menorehkan hasil buruk pada kompetisi BRI Liga 1 2024/2025 dengan menelan kekalahan 1-2 dari Arema FC di Stadion Haji Agus Salim, Kota Padang, Sumatera Barat, Jumat (27/12/2024). Tim ”Kabau Sirah” pun menutup putaran pertama liga di zona degradasi.
Pada laga pekan ke-17 Liga 1 itu, Semen Padang mencetak gol terlebih dahulu melalui Firman Juliansyah pada menit ke-18. Arema kemudian membalas dengan dua gol dari Charles Lokolingoy dan Salim Tuharea pada menit ke-23 dan menit ke-33.
”Hasil petandingan tidak sesuai harapan kami. Kami memulai pertandingan dengan bagus dan mencetak gol. Namun, setelah itu kami kemasukan dua gol dalam waktu singkat,” kata pelatih kepala Semen Padang, Eduardo Almeida, seusai pertandingan.
Sebagaimana dikatakan Almeida, Semen Padang memang tampil bagus di awal laga yang diliputi cuaca panas ini. Hasilnya, pada menit ke-18, Firman berhasil mencetak gol.
Seusai menggiring bola dari sisi kanan pertahanan Arema, Firman kemudian melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti. Bola yang mengarah ke sudut atas tiang jauh tak dapat dijangkau kiper Lucas Frigeri.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://kompasmedia.site/images/2024/12/27/f73f0210f022a364a382ff21edecbcd4-DSC04899.JPG)
Akan tetapi, keunggulan Semen Padang hanya bertahan lima menit. Arema membalas melalui Lokolingoy. Penyerang asal Australia ini monyontek bola di depan seusai mendapat umpan mendatar dari Salim dari sisi kanan pertahanan tuan rumah.
Sepuluh menit berselang, giliran Salim yang mencetak gol. Salim berhasil menceploskan bola ke gawang seusai menerima umpan dari Arkhan Fikri dari sisi kiri pertahanan Semen Padang.
”Reaksi kami tidak begitu positif setelah kemasukan. Para pemain mulai buru-buru untuk membawa bola ke depan,” ujar Almeida.
Pada babak kedua, Semen Padang berupaya mengatasi ketertinggalan. Tim Kabau Sirah pun mendominasi pertandingan. Sebaliknya, tim tamu lebih banyak menunggu untuk mempertahankan keunggulan dan sesekali melakukan serangan balik.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://kompasmedia.site/images/2024/12/27/3bb2a50772ad57fdef0778b81c5fb90e-DSC04955.JPG)
Meskipun tampil dominan, Semen Padang gagal memanfaatkan sejumlah peluang mencetak gol. Salah satu momen terbaik terjadi pada menit ke-68 melalui peluang beruntun.
Tendangan Kenneth Ngwoke dari jarak dekat berhasil ditepis kiper Frigeri. Ngwoke yang menguasai bola pantulan mengirim bola ke Cornelius Stewart. Tendangan keras dari Stewart dari jarak dekat kembali ditepis Frigeri.
Bola pantulan kemudian dikuasai Bayu Gatra di sisi kiri pertahanan Arema. Bayu kemudian mengirimkan umpan ke depan gawang. Sayangnya, tandukan Muhammad Iqbal masih berada di atas mistar gawang Arema.
”Pada babak kedua kami tampil dominan dan punya banyak peluang. Sayangnya, kami tidak mampu memaksimalkannya menjadi gol,” kata Almeida.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://kompasmedia.site/images/2024/12/27/e41bd0cfba65305f237b30506a281cab-DSC04878.JPG)
Almeida mengatakan, kekurangan dalam penyelesaian akhir akan menjadi evaluasi untuk pertandingan selanjutnya di putaran kedua Liga 1. Pada putaran kedua, Semen Padang juga akan merombak tim agar bisa bangkit dan bisa bertahan di Liga 1.
”Ke depan kami akan merekrut satu pemain di setiap posisi untuk mengubah tim ini. Rekrutan baru untuk menghadirkan suasana kompetitif di setiap latihan dan memberikan banyak pilihan pemain pengganti saat pertandingan,” kata pelatih asal Portugal ini.
Sementara itu, pelatih kepala Arema FC, Kuncoro, mengaku senang bisa meraih tiga poin di laga tandang. Meskipun menang, ia merasa masih banyak kelemahan yang mesti diperbaiki ke depan.
”Terutama di babak kedua, kami terus ditekan, karena faktor stamina. Saya lihat jadwal Arema mulai pekan ke-10 semakin padat. Hari ini puncaknya,” kata Kuncoro.
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2024/11/01/8eebe803-7485-444d-ba1d-e40bec0202a3_jpeg.jpg)
Pada babak kedua, Kuncoro banyak mengganti pemain karena stamina mereka menurun. Anak-anak asuhannya juga terpaksa lebih banyak bertahan untuk mengamankan keunggulan. Akhirnya, strategi itu berhasil mengunci kemenangan.
Untuk putaran kedua Liga 1, Kuncoro optimistis materi pemainnya bisa bersaing di papan atas. Namun, karena jadwal liga relatif padat, ia punya pekerjaan untuk meningkatkan stamina para pemain. ”Kelemahan mendasar kami adalah stamina,” ujarnya.
Ke depan kami akan merekrut satu pemain di setiap posisi untuk mengubah tim ini. Rekrutan baru untuk menghadirkan suasana kompetitif di setiap latihan dan memberikan banyak pilihan pemain pengganti saat pertandingan.
Hasil pertandingan ini membuat Semen Padang tertahan di zona degradasi pada posisi ke-17 klasemen sementara dari 18 tim. Tim promosi ini hanya mengumpulkan 10 poin hasil dari dua kemenangan, empat imbang, dan sebelas kekalahan.
Adapun Arema naik tiga peringkat ke posisi keempat klasemen sementara. Klub asal Malang ini mengumpulkan 28 poin hasil dari delapan kemenangan, empat imbang, dan lima kekalahan.
Penulis:
Yola SastraEditor:
Haris FirdausPenyelaras Bahasa:
Kusnadi .