Dimulainya Fase ”Sprint” Real Madrid

Pengejaran Real Madrid terhadap Barca di puncak klasemen mulai memasuki fase ”sprint”. Real wajib menyapu bersih sembilan laga tersisa, termasuk kontra Valencia.

04 Apr 2025 19:04 WIB · Olahraga

Oleh I Gusti Agung Bagus Angga Putra

MADRID, JUMAT — Dengan Liga Spanyol yang tinggal menyisakan sembilan laga, pengejaran Real Madrid terhadap Barcelona di puncak klasemen kini ibarat memasuki fase ”sprint”. Sekaranglah saatnya Real tancap gas, berlari sekencang-kencangnya dengan cara memenangi keseluruhan laga tersisa. Fase ”sprint” Real dimulai dengan menjamu Valencia di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, Sabtu (5/4/2025) pukul 21.15 WIB.

Kompetisi dengan format liga identik dengan pendekatan berlari maraton. Dengan durasi kompetisi yang cukup panjang, sekitar delapan hingga sembilan bulan, tim-tim mengatur ritme agar tidak kehabisan stamina di awal demi finis di posisi terbaik pada akhir musim. Demikian pula perjalanan Real dari musim ke musim.

Akan tetapi, kali ini para pemain Real harus sudah mulai menanamkan pikiran bahwa mereka sudah memasuki fase ”sprint”. Pada fase ini, mereka pantang hanya menunggu sembari menjaga tempo berlari. Hal yang bisa dan semestinya harus dilakukan pada fase ini adalah berlari sekencang-kencangnya dengan cara menyapu bersih seluruh laga dengan kemenangan.

Ini penting mengingat Real sedang tertinggal tiga poin dari Barca. Dengan durasi kompetisi yang kian menipis, Real tidak bisa hanya sekadar berlari biasa sembari menunggu Barca terpeleset. Pada situasi sekarang, nasib Real harus diletakkan di tangan sendiri dengan cara memenangi seluruh laga tersisa.

Bek tengah Real Madrid, Antonio Ruediger, merayakan golnya ke gawang Real Mallorca pada laga Liga Spanyol di Stadion Santiago Bernabeu di Madrid, Minggu (11/9/2022). Real Madrid menang, 4-1.

Bek Real, Antonio Ruediger, menyadari hal itu. Ia menyebut musim ini akan berjalan sengit hingga akhir bagi Real di Liga Spanyol. Apalagi mereka masih terus terusik dengan kendala cedera pemain. Kiper Thibaut Courtois menjadi pemain terbaru yang hampir dipastikan absen menjelang melawan Valencia akibat cedera. Posisi penjaga gawang kemungkinan besar akan diisi oleh Andriy Lunin.

”Ada beberapa pertandingan lagi, tetapi Real Madrid dan kami akan tetap bertarung hingga akhir,” ujar Ruediger dikutip dari laman Real.

Valencia menjadi tantangan terdekat Real pada fase ”sprint”. Tim besutan pelatih Carlos Corberan itu kini sedang dalam tren positif lantaran tidak terkalahkan dalam empat pertandingan terakhir. Selain itu, ”Los Che” juga sedang dalam kepercayaan diri usai berhasil melepaskan diri dari zona degradasi. Sejak ditangani Corberan pada awal tahun ini, pelan tetapi pasti Valencia mulai menunjukkan tanda-tanda kebangkitan.

Saat Corberan ditunjuk menggantikan Ruben Baraja, Valencia sedang terbenam di peringkat ke-20 atau dasar klasemen. Hanya dalam 12 laga, Corberan membimbing kebangkitan Valencia dan mereka kini menempati peringkat ke-15.

Penyerang Real Madrid Brahim Diaz berebut bola dengan penyerang Valencia Diego Lopez dalam pertandingan Liga Spanyol antara Valencia dan Real Madrid di Stadion Mestalla, Valencia, Minggu (3/3/2024) dini hari WIB. ***Real Madrid's Spanish forward #21 Brahim Diaz vies with Valencia's Spanish forward #16 Diego Lopez during the Spanish league football match between Valencia CF and Real Madrid at the Mestalla stadium in Valencia on March 2, 2024 (Photo by JOSE JORDAN / AFP)

”Ia (Corberan) meminta kami untuk tetap fokus dan bekerja keras. Setiap hari penuh dengan tuntutan. Ia selalu mendorong kami untuk memberikan 100 persen, sama seperti yang ia lakukan sendiri. Ia dan staf pelatihnya bekerja keras untuk mendapatkan hasil. Saya ingin berterima kasih kepadanya atas semua yang telah ia lakukan, dan mudah-mudahan, ia akan terus seperti ini karena keberhasilannya adalah keberhasilan kami,” tutur penyerang Valencia, Diego Lopez, dalam konferensi pers menjelang pertandingan, Jumat (4/4).

Menghadapi Real menjadi kenangan pahit tersendiri bagi Corberan. Sebab, Real adalah ujian pertama Corberan pada laga debutnya. Laga itu tidak berakhir manis baginya seiring kekalahan, 1-2, Valencia di markas sendiri. Kali ini, Valencia bertekad menebusnya dengan meraih kemenangan di Bernabeu.

”Yang penting kami harus menang. Bernabeu tetaplah Bernabeu. Namun, pada akhirnya, tetap saja 11 lawan 11. Kami harus fokus pada apa yang terjadi di lapangan, itulah yang terpenting,” kata Lopez.

Betapapun Lopez berusaha mengobarkan semangat tim menjelang bertandang ke Bernabeu, itu tidak menghindarkan mereka dari kenyataan bahwa Valencia tidaklah lebih diunggulkan. Bernabeu selalu dan akan menjadi tempat yang sulit ditaklukkan Valencia. Mereka tidak pernah menang di Bernabeu sejak 2008. Dengan begitu, kedatangan Corberan pun tidak menjadi jaminan bagi Valencia untuk meraih hasil manis di sana.


Kerabat Kerja

Penulis:

I Gusti Agung Bagus Angga Putra
 | 

Editor:

Emilius Caesar Alexey
 | 

Penyelaras Bahasa:

Apolonius Lase