Dunia Menyambut Era Kedua Trump

Para pemimpin negara bergegas menyelamati Donald Trump sambil menitipkan pesan persahabatan dan kerja sama.

06 Nov 2024 19:39 WIB · Internasional

Oleh Luki Aulia - [email protected]

WASHINGTON, RABU — Calon presiden Amerika Serikat dari Partai Republik, Donald Trump, mengklaim meraih kemenangan luar biasa atas calon dari Partai Demokrat, Kamala Harris. Hasil penghitungan sementara suara elektoral oleh kantor berita Associated Press, Rabu (6/11/2024), menunjukkan Trump unggul dengan 267 suara, sedangkan Harris mendapat 224 suara.

Para pemimpin dunia bergegas menyampaikan selamat sebelum hasil akhir diumumkan. Mereka berharap bisa menjalin hubungan lebih baik lagi dengan Amerika Serikat.

China, melalui juru bicara Kementerian Luar Negeri, Mao Ning menegaskan, kebijakan terhadap AS tidak akan berubah. Prinsip utamanya tetap saling menghormati, hidup berdampingan secara damai, dan menjalin kerja sama yang saling menguntungkan.

Para ahli strategi China mengkhawatirkan retorika Trump yang sering berapi-api dan perang dagang AS-China seperti yang terjadi sebelumnya. Perang dagang ini mengguncang kepemimpinan China yang sangat bergantung pada ekspor untuk mendorong pertumbuhan.

A TV screen showing preliminary results about the US elections hangs  in a restaurant in Hong Kong on November 6, 2024. White House rivals Kamala Harris and Donald Trump racked up early wins, as the first key polls closed in one of the tightest and most volatile presidential elections in US history. (Photo by Mladen ANTONOV / AFP)

Reaksi lebih keras datang dari Wakil Komandan Garda Revolusi Iran Ali Fadavi yang menyatakan Iran siap konfrontasi dengan Israel, sekutu AS. Sebaliknya, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menilai terpilihnya Trump menjadi ”kebangkitan terbesar dalam sejarah”.

Netanyahu menjadi orang pertama yang memberi selamat kepada Trump. Hubungan Netanyahu dengan Presiden AS Joe Biden kurang mesra karena perang di Gaza. Adapun Hamas masih menunggu sepak terjang Trump setelah resmi jadi presiden untuk bisa menilai pemerintahan AS yang baru.

Respons Hamas kepada AS akan bergantung pada kebijakan dan tindakan Trump terhadap hak-hak warga Palestina untuk merdeka. Presiden Palestina Mahmoud Abbas berharap Trump mendukung ”aspirasi sah” Palestina.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy dengan cepat memuji kemenangan luar biasa Trump. Dia berharap Trump akan membawa perdamaian yang adil bagi Ukraina. Zelenskyy menghargai Trump yang mengambil pendekatan mewujudkan perdamaian dengan memakai kekuatan dalam urusan global.

Ukraina berkomitmen mewujudkan perdamaian dan keamanan jangka panjang di Eropa dan kawasan Transatlantik dengan dukungan dari sekutu-sekutunya. ”Kami menantikan era Amerika yang kuat di bawah kepemimpinan tegas Presiden Trump. Kami mengandalkan dukungan bipartisan yang kuat bagi Ukraina,” ujarnya.

Foto yang dirilis Layanan Media Istana Kepresidenan Ukraina memperlihatkan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy berjabat tangan dengan calon presiden Amerika Serikat Donald Trump usai bertemu di New York, Jumat (27/9/2024). This handout photograph released by the Ukrainian presidential press service on September 27, 2024 shows Ukrainian President Volodymyr Zelensky (L) and Republican presidential nominee former US President Donald Trump, shake hands during a meeting on September 27, 2024 in New York. The meeting coincides with Zelensky's visit to New York for the United Nations General Assembly. (Photo by Handout / UKRAINIAN PRESIDENTIAL PRESS SERVICE / AFP) / RESTRICTED TO EDITORIAL USE - MANDATORY CREDIT "AFP PHOTO / UKRAINIAN PRESIDENTIAL PRESS SERVICE" - NO MARKETING NO ADVERTISING CAMPAIGNS - DISTRIBUTED AS A SERVICE TO CLIENTS

Trump pernah mengklaim dapat menyelesaikan konflik Rusia-Ukraina dalam waktu hanya 24 jam. Dia juga berulang kali menyalahkan Ukraina atas perang tersebut. Sementara dari Rusia dikabarkan belum ada rencana Presiden Rusia Vladimir Putin menyelamati Trump.

Kremlin menyatakan, mereka baru bisa menilai pemerintahan Trump dan Trump secara pribadi dari tindakan-tindakannya. ”Saya tidak tahu apakah presiden akan memberi selamat kepada Trump karena AS adalah negara yang tidak bersahabat. Kami akan mengambil kesimpulan berdasarkan langkah-langkah dan kata-kata konkret,” kata juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov.

Quote

Saya harap dapat bekerja sama dengan Trump lagi untuk memajukan perdamaian melalui kekuatan di NATO.

Kementerian Luar Negeri Rusia menyatakan, Pemerintah Rusia tidak punya bayangan tentang pemerintahan Trump yang kedua. Namun, mereka tetap mau bekerja sama dengan pemerintahan AS yang baru untuk mencapai prioritas tujuan mereka di Ukraina. Persyaratan Rusia untuk mengakhiri konflik tidak akan berubah dan AS sudah tahu betul tentang posisi Rusia ini.

Jaga hubungan

Banjir ucapan selamat dari para pemimpin negara tak sepenuhnya hanya ucapan selamat. Hampir semuanya disertai dengan pesan-pesan yang mengingatkan AS dan Trump untuk menjaga hubungan tetap baik.

Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr berharap aliansi AS-Filipina yang tak tergoyahkan akan membuka jalan menuju kemakmuran dan persahabatan. Marcos juga memuji kepemimpinan Trump yang kuat dan akan membawa kedua negara ke masa depan yang lebih baik. Presiden Taiwan Lai Ching-te yakin hubungan AS-Taiwan akan tetap berfungsi sebagai landasan stabilitas regional.

Kru darat Angkatan Udara Taiwan tengah bersiap menempatkan rudal AIM-120 , Harpoon A-84, dan AIM-9 ke jet tempur F-16V di Pangkalan Udara Hualien di Taiwan tenggara, Rabu (17/8/2022). Militer AS diketahui telah mengoperasionalkan rudal baru AIM-17B yang bisa ditembakkan dari jet tempur dengan daya jangkau hingga 400 kilometer. Military personnel stand next to Harpoon A-84, anti-ship missiles and AIM-120 and AIM-9 air-to-air missiles prepared for a weapon loading drills in front of a F16V fighter jet at the Hualien Airbase in Taiwan's southeastern Hualien county on Wednesday, Aug. 17, 2022. Taiwan is staging military exercises to show its ability to resist Chinese pressure to accept Beijing's political control over the island. (AP Photo/Johnson Lai)

Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni mengingatkan, AS dan Italia adalah negara bersaudara yang dikuatkan dengan aliansi, nilai-nilai bersama, dan persahabatan. Presiden Turki Tayyip Erdogan memberi selamat untuk ”sahabatnya” sambil menyampaikan harapannya agar perang regional segera berakhir.

Harapan serupa disampaikan PM Spanyol Pedro Sanchez, Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol, dan Raja Arab Saudi Salman serta putranya, Putra Mahkota Mohammed bin Salman. Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi berharap Trump dapat membantu membawa perdamaian ke Timur Tengah.

Sekretaris Jenderal Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) Mark Rutte berharap kembalinya Trump akan membantu menjaga NATO tetap kuat. Padahal Trump saat kampanye pernah mengancam tidak akan melindungi negara anggota NATO yang tidak cukup banyak mengeluarkan anggaran untuk pertahanan.

”Presiden terpilih Trump menunjukkan kepemimpinan AS yang kuat sepanjang masa jabatan pertamanya, masa jabatan yang mengubah arus pengeluaran pertahanan Eropa, meningkatkan beban transatlantik, dan memperkuat kemampuan aliansi,” kata Rutte.

FILE - U.S. President Donald Trump meets with Russian President Vladimir Putin at the G-20 Summit in Hamburg, Germany, on July 7, 2017. Putin and President Donald Trump meet for the first time at a summit in Helsinki. Trump, asked about allegations that Russia had interfered in the 2016 election that brought him to power, dismissed the claims and said Putin was "extremely strong and powerful in his denial." (AP Photo/Evan Vucci, File) *** Local Caption *** Arsip - Presiden AS Donald Trump bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin saat KTT G-20 di Hamburg, Jerman, pada 7 Juli 2017.

Beberapa negara anggota NATO khawatir Trump akan mengurangi komitmen AS terhadap keamanan Eropa dan mengakhiri dukungan militer untuk Ukraina. Trump berjanji akan cepat mengakhiri perang Rusia-Ukraina.

Semasa jabatan pertamanya, Trump mengecam sekutu-sekutu Eropa seperti Jerman karena anggaran pertahanannya lemah. Trump bahkan mempertimbangkan untuk keluar dari NATO. ”Saya harap dapat bekerja sama dengan Trump lagi untuk memajukan perdamaian melalui kekuatan di NATO,” ujar Rutte.

Presiden Perancis Emmanuel Macron mengatakan, dia dan Kanselir Jerman Olaf Scholz akan bekerja sama untuk ”Eropa yang lebih bersatu, lebih kuat, dan lebih berdaulat” setelah Trump unggul.

Mereka akan melakukan ini sambil bekerja sama dengan AS dan mempertahankan kepentingan dan nilai-nilai mereka. Macron menekankan pentingnya negara-negara Eropa untuk bersatu. (REUTERS/AFP/AP)


Kerabat Kerja

Penulis:

Luki Aulia
 | 

Editor:

Fransisca Romana Ninik W