Duta Indonesia Tebar Pesona di Cabor ”Ibu”

Atlet-atlet senam, atletik, dan akuatik, ”ibu” dari segala cabor, menyumbang medali untuk Indonesia di SEA Games 2025. Masing-masing tiga emas, perak, dan perunggu.

12 Des 2025 11:53 WIB · Olahraga

KOMPAS/FAKHRI FADLURROHMAN

Oleh Rebiyyah Salasah, Fakhri Fadlurrohman, dan Kelvin Hianusa dari Bangkok, Thailand

Atlet-atlet Indonesia dari cabang olahraga ”ibu” atau mother of sports menebar pesonanya di SEA Games Thailand 2025. Sejak Rabu (10/12/2025), mereka mulai berlaga dan pada Kamis (11/12/2025) mulai berlomba untuk penentuan medali.

Atlet-atlet atletik berlomba di Stadion Suphachalasai, Bangkok; akuatik (renang dan renang artistik) di Kolam Renang Sport Authority of Thailand, Bangkok; dan gimnastik (senam artistik) di Gymnasium Universitas Thammasat Kampus Rangist, Pathum Thani.

Peloncat galah putri Indonesia, Diva Renatta Jayadi, meraih medali emas SEA Games Thailand 2025 di Stadion Supachalasai, Bangkok, pada Kamis (11/12/2025) malam WIB. Dengan loncatan 4,35 meter, Diva menjadi peloncat terbaik sekaligus pemecah rekor SEA Games.

Para atlet cabor ”ibu” menyumbang tiga medali emas, tiga perak, dan tiga perunggu. Tiga emas dipersembahkan perenang Jason Donovan dari nomor 50 meter gaya punggung putra dan Masriani Wolf (50 meter gaya punggung putri) serta peloncat galah Diva Renatta Jayadi.

Perenang Indonesia, Karmelita Muslim Serenna, tampil di nomor gaya bebas 200 meter putri SEA Games 2025 di Stadion SAT, Bangkok, Thailand, Kamis (11/12/2025).
Perenang Indonesia, Jason Donovan Yusuf, meraih medali emas di nomor gaya punggung 50 meter putra dengan catatan waktu 25,36 detik.
Perenang Indonesia, Samuel Maxon Septionus, tampil di nomor gaya bebas 50 meter putra SEA Games 2025 di Stadion SAT, Bangkok, Thailand, Kamis (11/12/2025).
Perenang Indonesia, Jason Donovan Yusuf, berpose dengan medali emas yang diraih dari nomor gaya punggung 50 meter putra SEA Games 2025 di Stadion SAT, Bangkok, Thailand, Kamis (11/12/2025).
Perenang Indonesia, Masniari Wolf, meraih medali emas di nomor gaya punggung 50 meter putri SEA Games 2025 di Stadion SAT, Bangkok, Thailand, Kamis (11/12/2025).
Perenang Indonesia, I Gede Siman Sudartawa, menunjukkan medali perunggu yang diperolehnya seusai tampil di nomor gaya punggung 50 meter putra SEA Games 2025 di Stadion SAT, Bangkok, Thailand, Kamis (11/12/2025). KOMPAS/FAKHRI FADLURROHMAN (FAK)11-12-2025

Adapun tiga perak diraih pelari Lalu Muhammad Zohri (lari 100 meter) dan Wahyudi Putra (lari 1.500 meter) serta Muhammad Aprizal (senam). Perunggu disumbangkan perenang I Gede Siman Sudartawa dari nomor 50 meter gaya punggung putra dan peloncat galah Maria Andriani Melabessy.

Peloncat galah putri Indonesia, Diva Renatta Jayadi, tampil dalam perlombaan SEA Games Thailand 2025 di Stadion Suphachalasai, Bangkok, pada Kamis (11/12/2025) malam WIB. Diva meraih medali emas sekaligus memecahkan rekor nasional dan rekor SEA Games dengan loncatan setinggi 4,35 meter.
Peloncat galah putri Indonesia, Maria Andriany Melabessy, beraksi pada perlombaan SEA Games Thailand 2025 di Stadion Suphachalasai, Bangkok, pada Kamis (11/12/2025) malam WIB. Maria meraih medali perunggu dengan loncatan setinggi 3,90 meter.
Peloncat galah putri Indonesia, Diva Renatta Jayadi, meraih medali emas SEA Games Thailand 2025 di Stadion Suphachalasaii, Bangkok, Thailand, pada Kamis (11/12/2025) malam WIB. Dengan loncatan 4,35 meter, Diva menjadi peloncat terbaik sekaligus pemecah rekor SEA Games.
Sprinter Indonesia, Lalu Muhammad Zohri, meraih medali perak nomor lari 100 meter putra di SEA Games Thailand 2025 di Stadion Suphachalasai, Bangkok, Thailand, pada Kamis (11/12/2025) malam WIB. Zohri finis dengan catatan waktu 10,25 detik.
Sprinter Indonesia, Lalu Muhammad Zohri, meraih medali perak nomor lari 100 meter putra di SEA Games Thailand 2025 seusai berlomba di Stadion Suphachalasai, Bangkok, Thailand, pada Kamis (11/12/2025) malam WIB. Zohri finis dengan catatan waktu 10,25 detik.
Sprinter Indonesia, Lalu Muhammad Zohri, meraih medali perak nomor lari 100 meter putra SEA Games Thailand 2025 di Stadion Stadion Suphachalasai, Bangkok, Thailand, pada Kamis (11/12/2025) malam WIB. Zohri finis dengan catatan waktu 10,25 detik.

Bagi negara dengan prestasi olahraga besar seperti China dan Amerika, cabang-cabang ibu kerap jadi andalan ketika berlomba di gelaran multicabang. Alasannya, cabang-cabang ini menyediakan banyak medali emas karena banyak nomor yang dilombakan.

Pesenam Abiyu Rafi tampil di nomor senam lantai final senam SEA Games 2025 di Gymnasium 5 Universitas Thammasat, Rangsit, Thailand, Kamis (11/12/2025). Pesenam Indonesia, Muhammad Aprizal, berhasil meraih medali perak dari olahraga senam nomor gelang-gelang seusai meraih poin 12.900. Sementara pesenam Indonesia yang lain, Abiyu Rafi di nomor senam lantai dan Salsabilla Hadi Pamungkas di nomor meja lompat, belum dapat menyumbangkan medali.
Pesenam putri Indonesia, Salsabilla Hadi, melakukan lompatan saat tampil dalam babak kualifikasi balok keseimbangan SEA Games di Stadion Gymnasium 5 Universitas Thammasat Rangsit, Bangkok, Thailand, Rabu (10/12/2025). Salsabilla membuat beberapa kesalahan kecil dan belum berhasil lolos ke babak final.
Pesenam Indonesia, Muhammad Aprizal, tampil di nomor gelang-gelang pada final senam SEA Games 2025 di Gymnasium 5 Universitas Thammasat, Rangsit, Thailand, Kamis (11/12/2025). Aprizal berhasil meraih medali perak seusai meraih poin 12.900.
Pesenam putri Indonesia, Alarice Prakoso, saat tampil dalam babak kualifikasi alat lantai SEA Games Thailand 2025 di Stadion Gymnasium 5 Universitas Thammasat Rangsit, Bangkok, Thailand, Rabu (10/12/2025). Alat lantai merupakan favorit dari pesenam berusia 17 tahun itu.
Pesenam Salsabilla Hadi Pamungkas melakukan pemanasan sebelum tampil di nomor meja lompat final senam SEA Games 2025 di Gymnasium 5 Universitas Thammasat, Rangsit, Thailand, Kamis (11/12/2025).
Pesenam putri Indonesia, Alarice Prakoso, menyapa penonton setelah selesai melakukan gerakan dalam babak kualifikasi balok keseimbangan di Stadion Gymnasium 5 Universitas Thammasat Rangsit, Bangkok, Thailand, Rabu (10/12/2025). Alarice, 17 tahun, adalah satu dari dua pesenam tim putri Indonesia di SEA Games Thailand 2025.
Pesenam Abiyu Rafi tampil di nomor senam lantai final senam SEA Games 2025 di Gymnasium 5 Universitas Thammasat, Rangsit, Thailand, Kamis (11/12/2025).
Pesenam putri Indonesia, Alarice Prakoso, tampil dalam babak kualifikasi balok keseimbangan SEA Games Thailand 2025 di Stadion Gymnasium 5 Universitas Thammasat Rangsit, Bangkok, Thailand, Rabu (10/12/2025). Alarice, 17 tahun, masuk ke babak final setelah finis di peringkat ketiga kualifikasi.

Ketika mampu menguasainya, peluang untuk menjadi peringkat tiga besar hingga juara umum pun terbuka. China, misalnya, konsisten di posisi tiga besar dalam tujuh Olimpiade terakhir dengan 26 hingga 40 emas.

Sampaikan dukungan Anda untuk atlet Indonesia

Pembaca yang budiman, Harian Kompas membuka rubrik Surat untuk Atlet, yang berisi pendapat, penyemangat, atau komentar terkait penampilan atlet Indonesia di SEA Games Thailand 2025. Kirimkan komentar singkat Anda, minimal dua kalimat dan maksimal enam kalimat, dengan mengisi kolom di bawah ini. Komentar yang terpilih akan kami muat di Harian Kompas saat pelaksanaan SEA Games 2025.



Kerabat Kerja

Penulis:

Rebiyyah Salasah, Fakhri Fadlurrohman, dan Kelvin Hianusa dari Bangkok, Thailand
 | 

Editor:

Wisnu Aji Dewabrata
 | 

Penyelaras Bahasa:

Nanik Dwiastuti