Elon Musk Gelar Pertemuan Rahasia dengan Dubes Iran di PBB

Pertemuan rahasia antara Elon Musk dan Dubes Iran untuk PBB Amir Saeid Iravani diharapkan mencairkan ketegangan antara Teheran dan Washington.

15 Nov 2024 15:59 WIB · Internasional

Oleh Iwan Santosa

NEW YORK, JUMAT — Elon Musk, miliarder teknologi yang dekat dengan Presiden terpilih AS Donald Trump, mengadakan pertemuan rahasia dengan Duta Besar Iran untuk PBB Amir Saeid Iravani di sebuah lokasi yang tak diungkapkan di New York, AS, Senin (11/11/2024). Informasi ini diungkap media The New York Times, Kamis (14/11/2024).

Kabar tersebut segera menimbulkan kehebohan. Meski demikian, pertemuan itu disambut baik dan dianggap mencairkan kebekuan antara Amerika Serikat dan Iran.

Sepasang pejabat Iran di PBB mengatakan, pertemuan rahasia tersebut digelar demi meredakan ketegangan Iran-AS. “Pertemuan itu berlangsung lebih dari satu jam di sebuah tempat rahasia. Pertemuan tersebut positif dan membawa kabar baik,” kata pejabat Iran itu.

Di pihak Trump, Direktur Komunikasi Donald Trump, Steven Cheung, mengatakan bahwa pihaknya tidak memberikan komentar terhadap pertemuan pribadi yang terjadi ataupun diduga terjadi. Adapun Musk menolak memberikan komentar atas informasi pertemuan rahasia itu.

(FILES) Republican presidential nominee, former President Donald Trump offers his hand to Tesla and SpaceX CEO Elon Musk back stage during a campaign rally at the Butler Farm Show grounds on October 05, 2024 in Butler, Pennsylvania. US President-elect Donald Trump on November 12, 2024, said Tesla and SpaceX CEO Elon Musk will lead a so-called Department of Government Efficiency alongside US entrepreneur Vivek Ramaswamy. (Photo by Anna Moneymaker / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / AFP)

Karoline Leavitt, juru bicara tim transisi pemerintahan Trump-Vance, mengatakan dalam keterangan tertulis, “Rakyat Amerika Serikat memilih kembali Trump karena percaya dia akan memimpin Amerika Serikat dan memulihkan perdamaian dengan kekuatan Amerika di seluruh dunia. Ketika dia kembali ke Gedung Putih, dia akan melakukan segala langkah demi memulihkan perdamaian dunia,” kata Leavitt.

Saat ini sosok Musk menjadi tokoh paling kuat dalam lingkaran kekuasaan Trump. Dia selalu hadir dalam pertemuan pribadi Trump.

Dalam komunikasi telepon antara Trump dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy, Trump bahkan mengalihkan teleponnya ke Musk agar dapat berbicara langsung tentang penyediaan sarana komunikasi Ukraina dalam perang melawan Rusia.

Atas permintaan Musk

Pertemuan awal antara pejabat senior Iran dengan Musk membangkitkan harapan adanya perbaikan hubungan Iran dan AS di bawah pemerintahan Trump. Salah satu pejabat Iran mengatakan, Musk mengambil inisiatif meminta untuk bertemu dengan pihak Iran. Duta Besar Iran untuk PBB yang menentukan tempat pertemuan mereka.

Dubes Iran untuk PBB Amir Saeid Iravani dalam sebuah sidang Dewan Keamanan PBB di Markas Besar PBB di New York, AS, 2 Oktober 2024.

Dalam masa pemerintahan pertama Trump periode 2017-2021, AS secara sepihak menarik diri dari kesepakatan nuklir Iran tahun 2015. AS kemudian memberlakukan sanksi ekonomi terhadap Iran.

Trump juga memerintahkan pembunuhan Komandan Brigade Quds Garda Revolusi Iran, Qassim Suleimani, di Irak tahun 2020. Akibat insiden itu, Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei melarang segala bentuk perundingan dengan pemerintahan Trump. Para pejabat Iran juga bersumpah untuk membalas dendam atas kematian Suleimani.

Jaksa Penuntut Federal AS pekan lalu mengungkapkan, Iran telah merencanakan pembunuhan Trump sebelum pemilihan presiden AS beberapa waktu lalu.

In this photo released by an official website of the office of the Iranian supreme leader, Supreme Leader Ayatollah Ali Khamenei waves to the crowd during a meeting with school and university students, in Tehran, Iran, Saturday, Nov. 2, 2024. (Office of the Iranian Supreme Leader via AP)

Namun, setelah Trump memenangi pemilu presiden AS, situasi sepertinya berubah. Para pejabat Iran secara terbuka membahas kemungkinan berunding dan mencapai kesepakatan jangka panjang dengan AS.

Presiden Iran Masoud Pezeshkian mendorong digelar perundingan dengan pertimbangan bahwa Trump lebih bisa diajak bernegosiasi sehingga ada peluang sanksi ekonomi terhadap Iran dicabut.

Adapun kelompok konservatif di Iran cenderung menentang perundingan dengan Trump. Kalau pun sampai ada perundingan dan ada keputusan yang diambil, itu harus seizin Khamenei. Trump diketahui sebagai pendukung utama Israel dan gagasan pemulihan Israel.

Pada Kamis (14/11/2024), dalam unggahan pesan di media sosial X, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan, “Perbedaan dapat diselesaikan dengan kerja sama dan dialog. Kami sepakat untuk meneruskan dialog dalam semangat kebaikan. Iran tidak pernah meninggalkan meja perundingan dalam pembahasan riset nuklir untuk tujuan damai”.

Araghchi melontarkan komentar tersebut untuk menanggapi pertemuan Iran dengan Direktur Pengawas Lembaga Atom Internasional (IAEA) Rafael Grossi.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi (kanan) dan Direktur Jenderal Badan Energi Atom Internasional (IAEA) Rafael Mariano Grossi berfoto bersama sebelum menggelar pertemuan di Teheran, Kamis (14/11/2024).

Para pengamat menilai, walau ada sejarah hubungan buruk dengan Trump, Iran mau membuka pintu dialog. Di pihak lain, Trump juga terlihat terbuka untuk berkomunikasi.

“Secara keseluruhan, segala sesuatu adalah mungkin dengan Donald Trump. Trump juga terlihat berusaha membuka perundingan dengan Iran,” kata Ali Vaez Direktur Kajian Iran di lembaga kajian International Crisis Group (ICG).

Akan tetapi sejumlah penasehat Trump diperkirakan justru mendorong tindakan lebih keras terhadap Iran. Seorang pejabat Iran di PBB mengatakan, pertemuan dengan Musk yang belum memegang jabatan resmi, membuka jalan bagi Iran bisa berunding langsung dengan pucuk pimpinan di AS.

Di bawah pemerintahan Trump, Musk akan dipercaya memimpin Kementerian Efisiensi Pemerintah.

Salah satu pejabat Iran mengatakan, Dubes Iran Iravani mengatakan, agar Musk mendorong pencabutan sanksi dan menjalankan bisnis Musk di Iran. Adapun Misi Iran di PBB tidak memberikan keterangan resmi tentang pertemuan Musk dengan Dubes Iran di PBB.

Musk diketahui sejak tahun 2022 sudah menempatkan sekurangnya 100 fasilitas komunikasi starlink di Iran. Menurut Elon Musk, langkah tersebut sebagai bagian membuka akses internet bagi warga Iran. (Reuters/AFP)


Kerabat Kerja

Penulis:

Iwan Santosa
 | 

Editor:

Muhammad Samsul Hadi
 | 

Penyelaras Bahasa:

Teguh Candra