Golden Globes 2025 membuka musim penghargaan karya film dan televisi tahun ini. Di sini, sejumlah film dan serial televisi membawa pulang banyak piala.
06 Jan 2025 17:35 WIB · Hiburan
Ajang penghargaan film dan televisi global, Golden Globes 2025, berlangsung di Beverly Hills, California, Amerika Serikat, pada Minggu (5/1/2025) waktu setempat. Di Golden Globes kali ini, film Emilia Perez (2024), film The Brutalist (2024), serta serial Shogun (2024) menuai banyak piala.
Golden Globes menjadi pembuka ajang penghargaan film dan televisi global tahun ini. Dalam waktu dekat, setidaknya Oscars akan diselenggarakan pada Maret 2025.
Adapun Golden Globes 2025 memberi penghargaan kepada insan film dan televisi dalam 27 kategori. Sebanyak 15 di antaranya adalah penghargaan untuk film, sementara 12 lainnya untuk televisi. Daftar nomine Golden Globes ke-82 ini diumumkan pada 9 Desember 2024.
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2024/11/07/aa889944-4e64-4104-a2d0-d8e7687a186d_jpg.jpg)
Emilia Perez menjadi film dengan nominasi terbanyak, yakni 10 nominasi. Film besutan sutradara Perancis, Jacques Audiard, ini berhasil membawa pulang empat piala, salah satu yang terbanyak untuk kategori film.
Hati saya dipenuhi rasa syukur untuk Golden Globes yang telah merayakan film kami.
Film ini menang di kategori Best Motion Picture-Musical or Comedy dan Best Motion Picture-Non-English Language. Film berdurasi 130 menit tersebut juga menang di kategori Best Original Song-Motion Picture lewat lagu ”El Mal”, serta Best Performance by a Female Actor in a Supporting Role in any Motion Picture melalui aktor Zoe Saldana.
”Hati saya dipenuhi rasa syukur untuk Golden Globes yang telah merayakan film kami,” ucap Saldana penuh haru saat menerima penghargaan. Ini kemenangan pertama Saldana di ajang Golden Globes.
Emilia Perez menceritakan pengacara Meksiko, Rita Mora Castro (diperankan Zoe Saldana), yang mendampingi transisi Manitas del Monte (Karla Sofia Gascon). Manitas adalah bos kartel narkoba yang merasa tubuhnya tidak sesuai dengan jati dirinya. Manitas lalu menjalani prosedur penegasan jender dan mengubah identitasnya menjadi Emilia Perez.
”Saya tidak memiliki saudara perempuan dan mungkin itu kenapa saya membuat film tentang persaudaraan,” ucap sutradara Audiard. ”Jika ada lebih banyak saudara perempuan di dunia, mungkin ini akan jadi tempat yang lebih baik.”
Ini bukan kali pertama Emilia Perez meraih penghargaan. Pada perhelatan Festival Film Cannes di 2024, empat aktris Emilia Perez dinobatkan sebagai aktris terbaik di festival ini melalui Jury Prize. Keempatnya adalah Zoe Saldana, Karla Sofia Gascon, Selena Gomez, dan Adriana Paz.
Selain Emilia Perez, film The Brutalist juga mendapat lampu sorot setelah meraih tiga piala di Golden Globes 2025. Brady Corbet, sutradara The Brutalist, dinobatkan sebagai sutradara terbaik di kategori Best Director-Motion Picture. Film ini juga menang di kategori Best Motion Picture-Drama, serta Best Performance by a Male Actor in a Motion Picture-Drama lewat akting dari Adrien Brody.
Untuk banyak orang yang kesulitan beremigrasi ke negara ini (AS), saya harap karya ini dapat sedikit menyemangati Anda dan menyampaikan suara Anda.
The Brutalist mengisahkan arsitek Yahudi, Laszlo Toth (Adrien Brody), yang lolos dari tragedi Holocaust. Toth kemudian pindah ke Amerika Serikat untuk membangun kehidupan yang lebih baik.
”Untuk banyak orang yang kesulitan beremigrasi ke negara ini (AS), saya harap karya ini dapat sedikit menyemangati Anda dan menyampaikan suara Anda,” ucap aktor Brody.
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2022/01/28/f68bfa17-1ceb-4b72-8b8e-82988aba57f0_jpg.jpg)
Film ini terbilang panjang dengan durasi mencapai 3,5 jam. Umumnya, film-film di bioskop berdurasi sekitar dua jam. Durasi yang panjang, ditambah balutan kisah pascaperang AS, sempat dikhawatirkan membuat film ini ”tidak menarik”. Walakin, film ini menuai kemenangan tak terduga.
”Ada yang bilang bahwa tidak akan ada orang yang mau menonton film ini,” ujar sutradara Corbet. ”Tidak ada yang minta film 3,5 jam tentang desainer dari abad pertengahan…. Tapi, ini berhasil,” tambahnya.
The Brutalist tayang perdana di perhelatan Festival Film Venice pada September 2024. Film ini diapresiasi dengan tepuk tangan (standing ovation) selama 13 menit. Adapun film ini tayang di bioskop AS per 20 Desember 2024. Belum ada jadwal tayang film ini di bioskop Indonesia.
Di sisi lain, serial Shogun juga dirayakan dengan tepuk tangan seusai meraih empat piala, salah satunya Best Television Series-Drama. Tiga aktor Shogun juga meraih prestasi, yakni Anna Sawai (Best Performance by a Female Actor in a Television Series-Drama), Hiroyuki Sanada (Best Performance by an Actor in a Television Series-Drama), dan Tadanobu Asano (Best Performance by a Male Actor in a Supporting Role on Television).
”Terima kasih untuk semua orang yang pernah ada di hidup saya. Kalian semualah yang membawa saya ke sini,” ucap Sanada.
Shogun (2024) diadaptasi dari novel berjudul Shogun (1975) karya James Clavell. Latar kisah ini adalah Jepang era tahun 1600-an dan berputar di kisah pertikaian politik.
Saya sangat kaget sekarang. Saya sudah lama berkarier, lebih dari 45 tahun, dan ini pertama kalinya saya menang sebagai aktor.
Serial ini pernah ”memanen” piala di perhelatan Emmy Awards ke-76 pada September 2024. Ada 18 penghargaan yang berhasil mereka rebut, antara lain penghargaan di kategori film drama serial terbaik, kostum, pemeran pengganti, riasan, hingga sinematografi. Aktor Sanada dan Sawai juga meraih piala sebagai aktor lelaki dan perempuan utama terbaik.
Tidak hanya Emilia Perez, The Brutalist, dan Shogun, sejumlah karya dan aktor ikut merayakan kemenangan Golden Globes, sebut saja aktor Demi Moore (62) yang memenangi piala pertamanya setelah berpuluh tahun berkarier. Kemenangan ini diraih lewat perannya di film The Substance (2024).
”Saya sangat kaget sekarang. Saya sudah lama berkarier, lebih dari 45 tahun, dan ini pertama kalinya saya menang sebagai aktor,” kata Moore. ”Tiga puluh tahun lalu, ada produser yang menyebutku ’aktris popcorn’,” tambahnya.
Ada lagi Baby Reindeer (2024) yang menang dua piala, salah satunya di kategori Best Performance by a Female Actor in a Supporting Role on Television (Jessica Gunning). Ia juga menang di kategori Best Television Limited Series, Anthology Series, or Motion Picture Made for Television. (REUTERS/AP/AFP)
Penulis:
Sekar GandhawangiEditor:
Moh. Hilmi Faiq