Etemad dan Ghadr-380, Gebrakan Baru Persenjataan Iran

Iran meluncurkan dua rudal jelajah baru, Etemad dan L Ghadr-380, bagian dari strategi pencegahan dan penggetar.

03 Feb 2025 06:00 WIB · Internasional

Oleh Mahdi Muhammad

TEHERAN, MINGGU — Menjelang peringatan 46 tahun berdirinya Republik Islam Iran, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mempertunjukkan kemampuan mereka mengembangkan rudal jelajah dengan meluncurkan dua rudal balistik baru, Minggu (2/2/2025). Rudal-rudal ini mampu menjangkau sasaran hingga 1.700 kilometer.

Capaian tersebut ditorehkan Teheran di tengah tekanan sanksi negara-negara Barat yang tak berkesudahan.

Tak hanya memperlihatkan rudal-rudal jelajah barunya, Iran juga memperlihatkan kemampuannya membangun fasilitas rudal bawah tanah di pantai selatan Iran. Ini fasilitas rudal bawah tanah ketiga yang diungkap Iran dalam satu bulan terakhir.

Presiden Iran Masoud Pezeshkian memuji pencapaian teknologi pertahanan Iran sambil menekankan hal itu adalah semata-mata pencegahan (deterrence).

”Pengembangan kemampuan pertahanan dan ruang angkasa Iran bukan untuk berperang atau menyerang (negara mana pun), tetapi untuk pencegahan dan untuk memastikan bahwa tidak ada negara yang berani menyerang wilayah Iran atau bahkan memikirkannya,” kata Pezeshkian saat menghadiri peluncuran tiga satelit baru di Teheran, Iran, Minggu (2/2/2025).

Presiden Iran Masoud Pezeshkian (ketiga dari kanan) meninjau pameran dirgantara dan pertahanan Iran di Teheran, Iran, Minggu (2/2/2025).

Peluncuran sejumlah satelit, rudal, serta fasilitas penyimpanannya menandai Hari Teknologi Dirgantara Nasional Iran.

Televisi pemerintah menyiarkan uji coba rudal yang dijuluki Etemad atau ”kepercayaan” dalam bahasa Persia. IRGC mengklaim rudal tersebut mampu menjangkau target yang berjarak 1.700 kilometer dari pusat peluncuran.

Rudal lainnya yang diperkenalkan oleh Kementerian Pertahanan dan IRGC adalah rudal jelajah antikapal perang yang dinamai L Ghadr-380. Rudal ini diklaim mampu menjangkau sasaran yang berjarak 1.000 kilometer dari titik peluncuran. Televisi pemerintah menyebut rudal ini bisa menjangkau sasaran yang tengah berlayar di Teluk Persia dan Laut Oman.

Foto yang dirilis Pasukan Garda Revolusi Iran, Sabtu (1/2/2025), memperlihatkan uji coba rudal balistik baru yang diberi nama L Ghadr-380 di sebuah lokasi yang dirahasiakan di Iran.

Kepala Staf Angkatan Laut IRGC Jenderal Ali Reza Tangsiri mengatakan, teknologi yang dikembangkan oleh para ahli Iran membuat sistem kendali anti-jamming. Dia meyakini, rudal itu bisa menghadirkan ”neraka” bagi kapal perang musuh-musuh Iran.

Tangsiri menyebutkan, meski memiliki jangkauan yang cukup jauh dan teknologi baru, rudal Ghadr-380 bisa diluncurkan dengan efektif dan efisien. Hanya dengan satu personel dan persiapan kurang dari 5 menit, rudal tersebut bisa diluncurkan menuju sasaran. Hasil uji coba dari fasilitas rudal bawah tanah di pantai selatan Iran disebut-sebut mengonfirmasi hal tersebut.

Sejak Donald Trump kembali berkuasa di Amerika Serikat dan berencana mengulangi pendekatan kerasnya terhadap Iran, seperti yang dilakukan pada periode pertama pemerintahannya, Teheran telah menggelar berbagai unjuk kekuatan sistem pertahanan dan persenjataannya.

Selain memperlihatkan keberadaan fasilitas rudal bawah tanahnya di sejumlah lokasi di Iran, Angkatan Bersenjata Iran juga menggelar latihan militer yang akan berlangsung hingga pertengahan Maret 2025.

Latihan itu mencakup manuver kapal pengintai canggih milik Angkatan Laut Iran untuk melindungi wilayah perairannya serta latihan untuk menjaga fasilitas nuklir Iran dari serangan musuh utama Iran, yaitu Israel atau AS. Latihan militer tersebut dilakukan saat Iran menunggu kebijakan pemerintahan Trump di masa jabatan keduanya ini.

Pada saat yang sama, Teheran telah mengisyaratkan kesediaannya untuk memulai kembali perundingan mengenai program nuklirnya, yang telah menjadi sumber ketegangan dengan negara-negara Barat selama beberapa dekade.

Pezeshkian, yang berhaluan moderat Iran, menyebut teknologi rudal dan sistem pertahanan serta teknologi luar angkasa yang diluncurkan mempertontonkan kreativitas pemuda dan para ahli Iran di tengah keterbatasan.

“Apa yang kita lihat hari ini, berupa pencapaian pertahanan dan ruang angkasa, merupakan indikasi kekuatan, inovasi, dan kreativitas para pemuda dan pakar negara tersebut, yang jadi sumber kebanggaan bagi bangsa Iran,” kata Pezeshkian.

(AP/AFP)


Kerabat Kerja

Penulis:

Mahdi Muhammad
 | 

Editor:

Muhammad Samsul Hadi
 | 

Penyelaras Bahasa:

Kusnadi .