BULU TANGKIS

Fajar/Fikri Keluar dari Tekanan di Singapura Terbuka

Fajar/Fikri tak tampil maksimal pada babak pertama turnamen Singapura Terbuka. Meski demikian, mereka masih bisa memenangi laga tersebut.

27 Mei 2026 21:09 WIB · Olahraga

Humas PP PBSI

Oleh Yulia Sapthiani

SINGAPURA, RABU — Babak pertama bukan fase yang mudah bagi atlet-atlet Indonesia dalam turnamen bulu tangkis Singapura Terbuka BWF World Tour Super 750. Dari delapan wakil, hanya tiga yang menang, salah satunya Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri yang berada dalam kondisi tertekan pada dua gim pertama.

Fajar/Fikri memenangi pertandingan dalam penampilan yang tak maksimal saat berhadapan dengan Lee Fang Chih Lee/Lee Fang Jen (Taiwan) di Singapore Indoor Stadium, Rabu (27/5/2026). Mereka menyia-nyiakan peluang besar merebut gim pertama, tertinggal jauh pada awal gim kedua, sebelum akhirnya menang dengan skor 15-21, 21-17, 21-15.

Fajar/Fikri unggul 12-9 pada gim pertama, lalu tertinggal 12-19 pada gim pembuka. Adapun pada gim berikutnya, mereka tertinggal 1-7 dan baru bisa unggul pada posisi 15-14.

Baru pada gim ketiga, ganda putra ranking ketiga dunia itu bisa unggul atas lawan yang juga mereka kalahkan dalam dua pertemuan sebelumnya.

Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, wakil Indonesia, berhadapan dengan Lee Fang Chih Lee/Lee Fang Jen (Taiwan) pada babak pertama ganda putra turnamen Singapura Terbuka 2026 di Singapore Indoor Stadium, Rabu (27/5/2026). Fajar/Fikri menang 15-21, 21-17, 21-15.

”Kami benar-benar kurang maksimal. Setelah kami unggul 12-9, mereka bisa mendapatkan sepuluh poin beruntun karena banyak membuat kesalahan. Pada awal gim kedua, saya pun terburu-buru dan panik memikirkan strategi untuk diterapkan. Setelah interval, sedikit demi sedikit, kami bisa mengejar,” tutur Fajar.

Meskipun menjalani laga tersebut berbekal dua kemenangan pada pertemuan di babak pertama Malaysia Terbuka dan perempat final Kejuaraan Asia, yaitu pada Januari dan April, Fajar/Fikri tak pernah mudah mendapat poin demi poin. Duet Lee/Lee adalah pasangan dengan karakter ulet.

Lee/Lee juga jarang membuat kesalahan, terutama pada gim pertama dan kedua. Mereka juga memiliki pukulan dengan arah yang menyulitkan Fajar/Fikri untuk mengembalikannya.

Quote

Ini jadi bahan evaluasi untuk minggu depan di Indonesia Terbuka. Pastinya, saya harus ’balikin’ fokus, ’mood’, dan semangatnya juga.

Dengan tekanan seperti itu, Fajar/Fikri harus memaksakan taktik adu drive untuk membongkar cara bermain lawan yang bertahan lebih dulu, lalu melakukan serangan balik. Dari sisi nonteknis, seperti dikatakan Fikri, mereka berusaha meyakinkan diri sendiri dan partner untuk keluar dari tekanan.

”Puji syukur berhasil. Momentumnya berbalik dan itu membuat kami percaya diri lagi,” kata Fikri.

Jonatan Christie, wakil Indonesia, menjalani babak pertama tunggal putra turnamen Singapura Terbuka 2026 di Singapore Indoor Stadium, Rabu (27/5/2026). Jonatan kalah dari Prannoy HS (India).

Jonatan Christie

Selain Fajar/Fikri, laga sulit babak pertama dijalani Jonatan Christie yang berhadapan dengan Prannoy HS. Pengalaman tujuh kali menang dari 10 pertemuan sebelumnya tak lantas membuat Jonatan menambah kemenangan. Dia kalah 21-10, 12-21, 18-21 setelah gagal memanfaatkan momentum baik pada gim ketiga.

Dalam gim penentuan tersebut, Jonatan seringkali berada pada posisi unggul seperti pada skor 6-3, 10-8, dan 18-16. Namun, Prannoy menghentikan penambahan skor Jonatan dengan merebut lima poin beruntun pada akhir gim ketiga.

Jonatan menuturkan, dia bermain kurang tenang pada posisi unggul. ”Ini jadi bahan evaluasi untuk minggu depan di Indonesia Terbuka. Pastinya, saya harus balikin fokus, mood, dan semangatnya juga,” kata tunggal putra ranking kelima dunia tersebut.

Jonatan memiliki waktu kurang dari sepekan untuk memperbaiki faktor-faktor yang dia sebut. Apalagi, sebelum tersingkir pada babak pertama Singapura Terbuka, dia hanya bertahan hingga perempat final Malaysia Masters, turnamen Super 500 dengan persaingan lebih rendah dibandingkan dengan di Singapura.

Lawan yang akan dihadapi pada babak pertama Indonesia Terbuka, 2-7 Juni, pun tidak akan mudah, yaitu Jiang Heng Jason Teh. Atlet Singapura itu memaksanya bermain tiga gim pada babak pertama All England.

Bobby Setiabudi, wakil Indonesia, mengembalikan pukulan pada babak pertama ganda campuran turnamen Singapura Terbuka di Singapore Indoor Stadium, Rabu (27/5/2026). Bobby/Melati Daeva Oktavianti kalah dari Gao Jia Xuan/Wei Ya Xin (China).

Selain Jonatan, satu wakil Indonesia lainnya yang tampil pada babak pertama, Rabu, juga tersingkir. Ganda campuran, Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti, dikalahkan Gao Jia Xuan/Wei Ya Xin (China) dengan skor 21-19, 16-21, 15-21.

Dengan demikian, dari delapan wakil Indonesia yang tampil di Singapura Terbuka, hanya tiga yang bisa memenangi babak pertama. Selain Fajar/Fikri, ada Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani dan Alwi Farhan yang menang pada pertandingan Selasa.

Wakil pada tiga nomor lainnya tersingkir, seperti Putri Kusuma Wardani, Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti, dan Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja.

Pada babak kedua yang akan berlangsung Kamis, Sabar/Reza akan berhadapan dengan Kang Khai Xing/Aaron Tai (Malaysia). Sementara Fajar/Fikri melawan Daniel Lundgaard/Mads Vestergaard (Denmark). Adapun Alwi menantang tunggal putra nomor satu dunia asal China, Shi Yu Qi.


Kerabat Kerja

Penulis:

Yulia Sapthiani
 | 

Editor:

Yulvianus Harjono
 | 

Penyelaras Bahasa:

FX Sukoto