Febriana/Amalia Bisa Rasakan Final BWF World Tour Perdana

Ana/Tiwi dapat menjadi pasangan ganda putri baru dari Indonesia yang tampil di Final BWF World Tour.

20 Nov 2024 21:42 WIB · Olahraga

Oleh Rebiyyah Salasah

SHENZEN, RABU — Pebulu tangkis ganda putri Indonesia, Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi, bisa merasakan Final BWF World Tour perdana mereka setelah lolos ke babak kedua China Masters Super 750. Febriana/Amalia memenangi ”perang saudara” melawan Lanny Tria Mayasari/Siti Fadia Silva Ramadhanti.

Kemenangan Febriana/Amalia diraih seusai Lanny/Fadia mengundurkan diri dalam pertandingan babak pertama di Shenzhen, China, Rabu (20/11/2024). Lanny mengalami cedera bahu saat Febriana/Amalia unggul dalam kedudukan 21-17, 6-4.

”Lanny memang kondisi lengan kanannya sedang tidak enak sejak pulang dari Surabaya (Indonesia Masters II 2024). Sebenarnya masih oke saja tadi, tetapi seperti ada gerakan yang salah saat pertandingan sehingga semakin tidak nyaman. Jadi, kami sepakat memutuskan untuk mundur,” tutur Fadia.

Keputusan untuk mundur dari Lanny/Fadia membuat Febriana/Amalia melaju ke babak kedua China Masters 2024. Pasangan yang kerap disebut Ana/Tiwi oleh para penggemar itu pun berpeluang merasakan tampil di untuk pertama kalinya.

Pebulu tangkis ganda putri Indonesia, Lanny Tria Mayasari/Siti Fadia Silva Ramadhant, berhadapan dengan rekan senegara, Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi, pada babak pertama China Masters 2024 di Shenzhen, China, Rabu (20/11/2024). Febriana/Amalia menang setelah Lanny/Fadia mengundurkan diri saat kedudukan 21-17, 6-4.

Para pebulu tangkis, termasuk Ana/Tiwi, memang datang ke China Masters 2024 untuk mendapatkan suntikan poin demi lolos ke Final BWF World Tour. China Masters merupakan turnamen terakhir yang bisa diikuti untuk mengumpulkan poin ajang yang digelar di Hangzhou, China, pada 11-15 Desember 2024.

Saat ini, Ana/Tiwi merupakan ganda putri Indonesia dengan peringkat tertinggi. Berdasarkan daftar peringkat World Tour terbaru, yang dikeluarkan BWF pada Selasa (19/11/2024), mereka menempati posisi ketujuh. Sementara Jesita Putri Miantoro/Febi Setianingrum ataupun Fadia dengan formasi bersama Apriyani Rahayu berada di luar posisi delapan besar.

Daftar itu disusun berdasarkan hasil dalam turnamen BWF World Tour sepanjang 2024, berbeda dengan peringkat dunia yang dihitung berdasarkan hasil selama 52 pekan ke belakang. Untuk bisa lolos ke Final BWF, setiap pebulu tangkis harus menempati posisi delapan besar.

Final BWF merupakan panggung persaingan yang hanya diikuti delapan wakil terbaik dari setiap nomor berdasarkan prestasi dari turnamen BWF sepanjang tahun. Di antara peserta tersebut, terdapat peraih medali emas Olimpiade Paris 2024 yang otomatis lolos ke Final BWF berkat hasil tersebut.

Pebulu tangkis ganda putri Indonesia, Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi, berhadapan dengan rekan senegara, Lanny Tria Mayasari/Siti Fadia Silva Ramadhanti, pada babak pertama China Masters 2024 di Shenzhen, China, Rabu (20/11/2024). Febriana/Amalia menang setelah Lanny/Fadia mengundurkan diri saat kedudukan 21-17, 6-4.

Dengan menempati posisi ketujuh, Ana/Tiwi sebenarnya berada dalam rentang bisa tampil di Final BWF. Namun, mereka tetap berlaga di China Masters 2024 demi menambah poin peringkat untuk memastikan lolos.

”Kami tidak mau berpikir jauh dulu, apakah kami sudah lolos atau belum ke Final BWF World Tour. Fokus kami masih di sini, bagaimana caranya bisa dapat hasil yang maksimal dan konsisten bermain dengan baik,” tutur Ana.

Pemain yang lolos akan diketahui melalui undangan dari BWF seusai China Masters 2024, Selasa (26/11/2024). Adapun konfirmasi dari peserta ditunggu BWF hingga 3 Desember. Atlet yang tidak bisa bertanding akan digantikan oleh pemilik peringkat terbaik berikutnya.

Ana/Tiwi dapat menjaga eksistensi ganda putri Indonesia di Final BWF sejak pertama digelar pada 2018. Mereka pun bisa menjadi pasangan baru ganda putri dari Indonesia yang bisa lolos ke turnamen penutup tahun tersebut.

Ganda putri Indonesia, Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti menghadiri acara makan malam yang dihadiri para peserta turnamen Final BWF World Tour 2023 di Hangzhou, China, Senin (11/12/2023).

Sejak 2018, Indonesia selalu mengandalkan Greysia Polii/Apriyani Rahayu untuk lolos ke Final BWF. Ganda putri peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020 ini mewakili Indonesia sampai edisi 2021. Setelah itu, pada dua tahun terakhir, Apriyani/Fadia lolos ke Final BWF.

Namun, seperti Ana, Tiwi menepikan lebih dulu soal peluang kelolosan mereka untuk pertama kali ke Final BWF. Tiwi mengatakan, mereka ingin meningkatkan penampilan di China Masters 2024.

”Tahun ini, kami banyak main di Super 300 dan 500. Jadi, kami ingin upgrade di China Masters ini. Targetnya lolos ke semifinal dulu,” ujar Tiwi yang bersama Ana menjuarai Taiwan Terbuka Super 300 tahun ini.


Kerabat Kerja

Penulis:

Rebiyyah Salasah
 | 

Editor:

Yulvianus Harjono