Undian Liga Champions, "Final Dini" Penentu Takdir Manchester City dan Real Madrid

Empat musim beruntun Manchester City dan Real Madrid berduel di Liga Champions. Pep Guardiola menyebut duel kedua tim setara derbi, pemain Real menyambut positif.

31 Jan 2025 21:03 WIB · Olahraga

Oleh Muhammad Ikhsan Mahar

NYON, JUMAT — Dua tim penguasa Liga Champions dalam tiga musim terakhir, Manchester City dan Real Madrid, ditakdirkan untuk saling jegal di babak playoff fase gugur edisi 2024-2025. Meskipun hanya memperebutkan tiket ke perdelapan final, pemenang duel duo juara itu berpeluang melangkah jauh dan menjadi kandidat juara Eropa musim ini.

Untuk keempat kali secara beruntun, City dan Real saling jumpa di fase gugur Liga Champions. Dalam tiga edisi sebelumnya sejak 2021-2022, pemenang pertarungan kedua tim menutup musim dengan mengangkat trofi ”Si Kuping Besar” yang ikonik.

Real menjadi kampiun pada musim 2021-2022 setelah mengalahkan City dengan agregat 6-5 di semifinal. Pada 2022-2023, giliran ”The Citizens” merengkuh trofi Liga Champions perdana yang dilalui dengan melibas Real, 5-1, secara agregat di semifinal.

”Los Blancos” mengukuhkan diri sebagai juara Eropa edisi 2023-2024 setelah sempat menumbangkan City dalam drama adu penalti di babak perempat final. Tak heran, pemenang duel dua tim terbaik di dunia saat ini di babak playoff bakal diunggulkan sebagai calon kandidat juara, selain dua tim yang menutup babak penyisihan di posisi teratas, yaitu Liverpool dan Barcelona.

”(Laga versus Real) sudah seperti pertandingan derbi. Empat tahun beruntun menghadapi Real Madrid. Semoga kami bisa menjalani laga pertama di kandang, kemudian bertarung di Madrid, dengan kondisi terbaik,” ujar Manajer City Pep Guardiola menanggapi hasil undian babak playoff Liga Champions 2024-2025 yang digelar di kantor pusat UEFA di Nyon, Swiss, Jumat (31/1/2025).

FILE - Manchester City's Kevin De Bruyne kicks the ball with Real Madrid's Toni Kroos during the Champions League quarterfinal second leg soccer match between Manchester City and Real Madrid at the Etihad Stadium in Manchester, England, Wednesday, April 17, 2024. (AP Photo/Dave Thompson, File)

Lebih lanjut, Guardiola menyoroti jadwal yang amat padat bagi timnya selama bulan Februari. Diawali laga menghadapi Arsenal pada Minggu (2/2/2025) nanti, City akan menghadapi Newcastle di sela dua laga kontra Real yang berlangsung pada 11 Februari dan 18 Februari. Setelah itu, mereka akan jumpa Liverpool.

”Secara normal di Liga Inggris, mereka selalu menempatkan jadwal yang sulit untuk tim yang bermain di Eropa. Melawan Real tentu akan menjadi pertandingan sukar, tetapi masalah juga kami miliki di antara dua laga itu ketika bertemu Newcastle,” kata Guardiola.

Sudah menduga

Sementara itu, dilaporkan Marca, skuad Real yang menyaksikan undian di pusat latihan tim di Valdebebas, Madrid, seakan sudah menduga akan jumpa City di babak playoff yang memperebutkan tiket ke fase 16 besar.

”Mereka sama senangnya dengan kami,” ucap salah satu pemain Real yang terdengar di ruang pemain sebelum mereka memulai latihan jelang laga melawan Espanyol, Jumat siang waktu setempat.

Berbeda dengan City yang ditunggu lawan berat selama Februari, Los Blancos hanya akan menghadapi derbi Madrid kontra Atletico Madrid di Liga Spanyol. Laga yang bakal menentukan pemuncak klasemen sementara itu akan tersaji sebelum laga pertama di markas City.

Switzerland Soccer Champions League

Pelatih Real Carlo Ancelotti mengakui seluruh pertandingan yang dijalani Real selama Februari hingga sebelum jeda internasional Maret nanti amat menentukan takdir timnya di akhir musim ini.

”Saya pikir seluruh pertandingan mulai hari ini akan menentukan musim kami. Segalanya akan berdampak kepada perjalanan kami. Setiap pertandingan menentukan karena kami harus mempersiapkan diri untuk menjalani laga yang padat dan sulit,” kata Ancelotti dilansir laman klub.

Pemenang laga City dan Real akan bertemu Atletico Madrid atau Bayer Leverkusen di babak perdelapan final. Seusai laga playoff, UEFA akan kembali menggelar undian pada akhir Februari untuk menentukan pertarungan di fase 16 besar.

Sesama Perancis

Satu pertandingan sebangsa tersaji di babak playoff dengan mempertemukan Paris Saint-Germain dengan Brest. PSG lebih diunggulkan karena tampil lebih dominan di Liga Perancis dibandingkan Brest.

Kedua tim berselisih 19 poin dan berjarak tujuh tangga klasemen. PSG duduk di puncak klasemen, sedangkan Brest menghuni peringkat kedelapan.

infografik Fase Gugur Liga Champions

Pelatih PSG Luis Enrique enggan menganggap remeh Brest. Menurut dia, fase gugur Liga Champions selalu menyajikan kejutan dan bisa menghukum tim yang melakukan kesalahan kecil pada dua pertemuan.

”Mereka (Brest) tahu apa yang mereka inginkan sebagai sebuah tim, memiliki pemain berkualitas yang mampu mengontrol bola, dan sangat kuat di depan. Mereka tim yang sulit dilawan. Kami harus siap menghadapi mereka dengan kekuatan maksimal,” ujar Enrique dilansir laman UEFA.

Adapun enam pertarungan lain di babak playoff menyajikan dua duel antara duta Italia dan Belanda. AC Milan akan jumpa Feyenoord, sedangkan Juventus bakal menghadapi PSV Eindhoven, yang tengah menempati pucuk klasemen Liga Belanda.

Direktur Juve Gianluca Pessotto senang Juve terhindar dari AC Milan di babak playoff. Kata Pessotto, situasi itu membuka kemungkinan dua tim Italia bisa melaju ke babak 16 besar.

Ekspresi striker Juventus, Dusan Vlahovic, saat gawang mereka kebobolan melawan Benfica pada laga Liga Champions, Kamis (30/1/2025) dini hari WIB. Juve akan bertemu PSV pada babak ”playoff”.

Juve sudah berpengalaman menghadapi PSV pada laga pertama Liga Champions musim ini. Laga itu dimenangi ”Si Nyonya Besar”, 3-1. Namun, Pessotto mengingatkan hasil pertandingan itu tidak akan mudah untuk diulangi.

”Bulan-bulan telah berlalu dan laga nanti adalah pertandingan yang berbeda. Kami harus menampilkan pendekatan yang baik dan percaya diri untuk bisa lolos ke babak berikutnya. Paling utama adalah kami tampil tanpa cela di dua pertandingan,” kata Pessotto kepada Sky Sport Italia.

Tim raksasa Eropa lainnya, Bayern Muenchen, bertemu Celtic. Kemudian, sejumlah tim yang berpeluang menjadi kuda hitam di babak 16 besar akan menyajikan laga seru. Mereka adalah Monaco melawan Benfica, Club Brugge kontra Atalanta, serta Sporting jumpa Borussia Dortmund. (AFP)


Kerabat Kerja

Penulis:

Muhammad Ikhsan Mahar
 | 

Editor:

Prasetyo Eko Prihananto