”Fit and Proper Test” Capim KPK Dimulai, Komisi III DPR Targetkan Selesai Kamis Mendatang

Ketua Komisi III DPR Habiburokhman saat membuka tahapan pengambilan nomor urut dan pembuatan makalah capim dan dewas KPK mengatakan, seleksi dilakukan empat hari.

18 Nov 2024 14:41 WIB · Politik & Hukum

Oleh Nikolaus Harbowo, Kurnia Yunita Rahayu

JAKARTA, KOMPAS — Komisi III DPR mulai menggelar rangkaian uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test untuk para calon pimpinan dan calon dewan pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi. Proses seleksi ditargetkan selesai pada Kamis (21/11/2024). Nantinya, Komisi III DPR bakal menetapkan lima unsur pimpinan dan lima anggota dewan pengawas lembaga antirasuah periode 2024-2029.

Seleksi calon pimpinan (capim) dan calon dewan pengawas (dewas) KPK mulai digelar Senin (18/11/2024) pagi. Total ada 10 capim dan 10 calon dewas KPK yang ikut dalam seleksi tersebut. Proses seleksi yang bakal mereka ikuti ialah dari pengambilan nomor urut, pembuatan makalah, pendalaman, hingga tes wawancara.

Ketua Komisi III DPR Habiburokhman saat membuka tahapan pengambilan nomor urut dan pembuatan makalah capim dan calon dewas KPK di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin ini, mengatakan, rangkaian seleksi capim dan calon dewas KPK bakal digelar selama empat hari, pada Senin hingga Kamis, 18-21 November.

Dalam satu hari, seleksi akan diikuti 4-5 peserta. Pada periode ini, Komisi III DPR sengaja memberikan waktu yang lebih lama terhadap setiap calon untuk menjalani uji kelayakan dan kepatutan. Jika biasanya satiap peserta hanya diberikan waktu 1 jam untuk menyampaikan visi-misi dan gagasan terkait KPK, kini mereka diberikan waktu 1,5 jam.

Quote

Memang, kali ini, Komisi III DPR dilema. Dilemanya apa? Karena, kami hanya boleh memilih lima. Padahal, dari semua calon, hampir semua kualitasnya sama. Berintegritas, berkualitas, punya gagasan besar, punya track record bagus-bagus, dan hampir enggak ada celah.

”Dengan harapan si calon akan lebih memiliki keleluasaan waktu untuk menyampaikan visi misi dan gagasan terkait KPK ini. Memang, kali ini, kami harus katakan, Komisi III DPR dilema. Dilemanya apa? Karena kami hanya boleh memilih lima. Padahal, dari semua calon, hampir semua kualitasnya sama. Berintegritas, berkualitas, punya gagasan besar, punya track record bagus-bagus, dan hampir enggak ada celah,” ujar Habiburokhman.

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman mendatangi lokasi ditemukannya tujuh jenazah di daerah Bojong Menteng, Rawalumbu, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (24/9/2024) siang.

Bisa dimajukan jadwalnya

Habiburokhman mengungkapkan, rapat pleno penetapan hasil seleksi capim dan calon dewas KPK akan dilakukan pada Kamis (21/11/2024) malam. Dalam rapat pleno tersebut, Komisi III DPR bakal menetapkan lima unsur pimpinan KPK dan lima anggota dewas KPK periode 2024-2029, untuk kemudian diserahkan kepada Presiden Prabowo Subianto. Namun, ia tak menutup kemungkinan jadwal tersebut bisa sewaktu-waktu dimajukan.

”Jadi, tentatif juga. Kalau misal lebih cepat, misalnya besok (Selasa) harusnya ada (rapat) paripurna, kalau tidak ada paripurna, maka bisa kami majukan (jadwal seleksi capim dan calon dewas KPK),” tutur Habiburokhman.

Quote

Jadi, tentatif juga. Kalau misal lebih cepat, misalnya besok (Selasa) harusnya ada (rapat) paripurna, kalau tidak ada paripurna, maka bisa kami majukan (jadwal seleksi capim dan calon dewas KPK).

Berikut urutan uji kelayakan capim dan calon dewas KPK:

Capim KPK1. Setyo Budiyanto 2. Poengky Indarti3. Fitroh Rohcahyanto 4. Michael Rolandi Cesnanta Brata 5. Ida Budhiati 6. Ibnu Basuki Widodo 7. Johanis Tanak8. Djoko Poerwanto9. Ahmad Alamsyah Saragih10. Agus Joko Pramono

Calon dewas KPK1. Mirwazi 2. Elly Fariani 3. Wisnu Baroto4. Benny Jozua Mamoto 5. Gusrizal 6. Sumpeno 7. Chisca Mirawati 8. Hamdi Hassyarbaini 9. Heru Kreshna Reza 10. Iskandar Mz

Persiapan khusus

Salah satu capim KPK, Poengky Indarti, mengatakan, sebetulnya dirinya tidak berharap mendapatkan kesempatan yang pertama menjalani proses seleksi pada Senin ini. Namun, mau tidak mau ia harus menjalaninya. ”Alhamdulillah bisa cepet selesai," katanya.

Quote

Terus saya mendapatkan bahan-bahan juga dari kawan-kawan. Ada yang kasih langsung, ada yang online. Terus membaca terkait dengan pandangan-pandangan dari pakar, termasuk para pemimpin KPK pada masanya.

Ia mengaku mempersiapkan dengan sangat matang menjelang seleksi ini. Ia belajar dan berdiskusi dengan kawan-kawannya di masyarakat sipil untuk mendapatkan masukan.

”Terus saya mendapatkan bahan-bahan juga dari kawan-kawan saya. Ada yang kasih secara langsung, ada yang online, buku-buku seperti itu. Terus kemudian membaca terkait dengan pandangan-pandangan dari pakar, termasuk juga para pemimpin KPK pada masanya,” ucapnya.

Salah satu calon anggota dewas KPK, Benny Jozua Mamoto, mendapatkan jadwal seleksi antara Rabu (20/11/2024) dan Kamis (21/11/2024).  Ia akan mempersiapkan proses seleksi ini dengan sangat baik, terutama dalam pembuatan makalah.

”Ya, kalau menurut kami memang perlu sinergi yang baik antara dewas dan pimpinan KPK. Karena apa? Kedudukannya itu setara. Bukan yang satu di atas, yang satu di bawah, tetapi setara. Dengan demikian, perlu sinergi kolaborasi yang baik dengan tetap saling menghormati, menghargai, dan tidak intervensi atas tugas masing-masing,” tuturnya.


Kerabat Kerja

Penulis:

Nikolaus Harbowo, Kurnia Yunita Rahayu
 | 

Editor:

Suhartono .