Fotografer Indonesia kembali mendapat penghargaan dalam World Press Photo 2025. Kali ini giliran foto yang menggambarkan polusi udara di Halmahera.
27 Mar 2025 17:17 WIB · Foto
Sejumlah pekerja duduk berimpitan di bawah terpal yang terpasang sebagai atap di mobil bak yang melaju pelan di tengah ramainya jalanan. Mengenakan helm proyek dan pakaian kerja menandakan mereka adalah pekerja pabrik. Begitu juga dengan pengendara motor yang juga mengenakan helm dan pakaian kerja yang hampir sama. Sementara jauh di depan, dua cerobong asap pabrik mengepulkan asap. Lampu warna violet yang menerangi bak motor roda tiga membuat pekerja itu seakan menjadi obyek utama dalam foto karya fotografer lepas Indonesia, Mas Agung Wilis Yudha Baskoro biasa dipanggil Yudha.
Dalam salah satu unggahannya di akun Instagram @masagungwilis, foto ini adalah bagian dari foto esai berjudul ”Mounting Health Crisis in Indonesia’s Nickel Mining and Smelting Hub” (Krisis Kesehatan Meningkat di Pusat Pertambangan dan Peleburan Nikel Indonesia) yang terbit di China Global South Project. Foto cerita ini berkisah tentang masalah kesehatan yang menyerang warga Lelilef Sawai, desa kecil yang terletak di samping Weda Bay Industrial Park. Weda Bay sendiri adalah pusat pengolahan nikel di Pulau Halmahera, Maluku Utara, Indonesia. Warga terserang penyakit paru-paru karena selama bertahun-tahun terpapar debu industri.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/03/27/b5420ab7848f6f0a75909cf5e78d9b7f-026_Asia_Pacific_and_Oceania_Singles_Mas_Agung_Wilis_Yudha_Baskoro_for_China_Global_South_Project_1_.jpg)
Foto karya Yudha ini diganjar penghargaan dalam kontes foto jurnalistik paling prestisius di dunia, World Press Photo 2025 (WPP 2025). Foto ini terpilih sebagai salah satu dari tiga pemenang di kategori single (tunggal) untuk wilayah Asia Pasifik dan Oseania. Dua pemenang lain di kategori ini adalah foto viral aksi peselancar Gabriel Medina di Olimpiade Paris 2024 karya fotografer Agence France-Presse (AFP), Jerome Brouillet. dan foto tentang penipuan adopsi di Korea Selatan karya fotografer Associated Press (AP) Jae C Hong.
Sementara di kategori Foto Cerita (stories) di kawasan Asia Pasifik dan Oseania, WPP memilih foto cerita karya fotografer Reuters asal Thailand, Chalinee Thirasupa, berjudul No More Monkey Mania in Thai Town; foto cerita Karya fotografer AP, Noel Celis, berjudul Four Stroms, 12 Days’; dan foto cerita berjudul A Nation in Conflict karya fotografer Myanmar, Ya Aung Thu, sebagai pemenang. Dan satu pemenang kategori long term project (proyek jangka panjang) adalah karya fotografer Pulitzer Center dan New Zealand Geographic, Tatsiana Chypsanava, berjudul Te Urewera-The Living Anchester of Tuhoe People.
Pengumuman penghargaan ini dilakukan di Amsterdam, Belanda, pada Kamis (27/3/2025) siang waktu setempat. Dalam kesempatan ini, WPP juga mengumumkan pemenang dari kawasan lain, yaitu Eropa, Afrika, kawasan Amerika Tengah dan Utara, kawasan Amerika Selatan, dan kawasan Asia Selatan, Barat dan Tengah. Tahun ini total pemenang dari seluruh kawasan berjumlah 42. Jumlah ini bertambah jika dibandingkan dengan tiga tahun terakhir yang hanya 33 pemenang setiap tahun.
Penambahan jumlah pemenang ini disebabkan oleh bertambahnya jumlah pemenang di kategori tunggal dan foto cerita dari satu menjadi tiga pemenang. Sedangkan jumlah pemenang proyek jangka panjang tetap sama, satu pemenang.
Setiap pemenang dari masing-masing kawasan berhak untuk dipilih sebagai Photo of The Year (Foto Terbaik Tahunan) dan dua finalisnya. Untuk kontes ini akan diumumkan pada 17 April 2025 nanti.
Foto-foto yang memenangi penghargaan dipilih dari 59.320 foto yang dikirim 3.778 fotografer dari 141 negara. Foto-foto yang dikutsertakan dalam kontes dinilai terlebih dahulu oleh enam juri regional. Kemudian pemenangnya dipilih juri global independen yang terdiri dari ketua juri regional dan ketua juri global.
Kontes 2025 juga diadakan sebagai bagian dari perayaan ulang tahun ke-70 World Press Photo. Kontes ini semakin mewakili dunia dalam beberapa tahun terakhir berkat model kontes regional kami. Tahun ini, 30 orang dari 42 pemenang juga merupakan penduduk lokal negara tempat mereka memotret proyek mereka.
Selamat kepada semua pemenang regional. Mari kita tunggu siapa peraih penghargaan Photo of The Year dalam WPP 2025 ini.
Penulis:
Demitrius Wisnu WidiantoroEditor:
Yuniadhi AgungPenyelaras Bahasa:
Lucia Dwi Puspita Sari