Mohamed Salah membuktikan masih berperan besar bagi Liverpool. Setelah satu pekan penuh kontroversi, cinta ”The Kop” untuk Salah tidak sedikit pun memudar.
14 Des 2025 01:03 WIB · Olahraga
AP Photo/Jon Super
LIVERPOOL, SABTU — Mohamed Salah menuntaskan tugas bersama Liverpool sebelum bergabung dengan tim nasional Mesir dengan positif. Meskipun tidak mencetak gol ke gawang Brighton & Hove Albion untuk kemenangan 2-0 ”Si Merah”, Sabtu (13/12/2025), di Stadion Anfield, ”Raja Mesir” membuktikan perannya tidak hanya memburu gol untuk diri sendiri.
Salah tidak masuk dalam susunan 11 pemain utama Liverpool dalam empat gim beruntun. Rekor terburuk sejak debut membela Liverpool pada Agustus 2017.
Namun, kehadiran Salah dalam daftar skuad sudah menjadi kabar baik. Ia tidak lagi dibekukan dari skuad Si Merah seperti ketika kontra Inter Milan di Liga Champions, tengah pekan lalu. Cedera yang dialami bek sayap kanan, Joe Gomez, menjadi berkah bagi Salah.
Ia masuk di menit ke-26. Tanpa pemanasan, pemain berusia 33 itu tidak kesulitan langsung bermain. Bek sayap kiri veteran, Andy Robertson, menyemangati Salah dengan menepuk punggung rekannya ketika tengah mengenakan jersei Liverpool.
Kemudian, Asisten Manajer Giovanni van Bronckhorst menemani Salah berjalan menuju sisi lapangan untuk bersiap masuk ke arena pertandingan. Kehadiran Salah langsung memberikan dampak sebuah umpan kunci kepada Alexis Mac Allister di menit ke-27.
Puncak performa Salah hadir di menit ke-60. Ia mengirimkan asis dari sepak pojok untuk gol kedua Hugo Ekitike. Sebelumnya, penyerang asal Perancis itu membawa ”Si Merah” unggul saat laga baru berjalan 46 detik.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/12/14/acbb2580be0c897d7bede295514bf51f-1000040296.jpg)
Gol dari sepak pojok yang dieksekusi Salah merupakan catatan pertama Liverpool di Liga Inggris 2025-2026. Itu adalah asis pertama Salah untuk Liverpool sejak derbi Merseyside konta Everton, 20 September 2025.
Selain mengakhiri paceklik asis, Salah juga menahbiskan diri dalam satu rekor baru di Liga Inggris. Ia merupakan pemain dengan kontribusi gol terbanyak untuk sebuah klub era Liga Primer.
Salah telah menghasilkan 277 kontribusi gol, kombinasi gol dan asis, untuk Liverpool. Ia melampaui rekor 276 gol milik Wayne Rooney untuk Manchester United.
Selain sebuah asis, Salah juga berkontribusi besar bagi permainan ofensif Liverpool berkat lima umpan kunci. Sebanyak 21 dari 27 umpan akurat Salah tercipta pada zona pertahanan lawan.
Satu kekurangan yang terpancar dari performa Salah ialah ketiadaan gol. Salah memiliki peluang terbaik pada menit 90+2 dalam proses fast-break. Sayangnya, sepakan dari sentuhan pertama Salah untuk menerima umpan dari Federico Chiesa gagal berbuah gol. Bola melayang di atas mistar Brighton.
Setelah memberikan asis untuk Ekitike, apresiasi untuk Salah pun bergemuruh di tribune Anfield. Lagu tentang Salah bergemas di setiap sudut ”The Kop”. Sekali lagi, itu menunjukkan cinta besar masih diberikan pendukung Liverpool untuk pemain terbaik mereka dalam satu dekade terakhir.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/12/14/2cdc9539672526041532af84fab51ca2-1000040294.jpg)
Salah tak ketinggalan memberikan victory lap untuk pendukung Liverpool setelah peluit akhir berbunyi. Itu adalah salam perpisahan Salah sebelum dirinya menuju Maroko untuk bergabung dengan timnas Mesir di Piala Afrika 2025.
Salah sudah dipastikan absen pada dua gim Liga Inggris menghadapi Tottenham Hotspur pekan depan dan Wolverhampton Wanderers pada duel boxing day.
Jika Mesir mampu lolos ke fase gugur bahkan hingga partai final, Salah maksimal tidak akan bermain pada empat laga Liverpool di awal 2026. Laga yang berpotensi dilewatkan Salah termasuk duel melawan Arsenal, 8 Januari 2026.
”Hari ini, apa yang telah dilakukannya, dia (Salah) menjawab dengan sempurna semua keraguan tentang perannya di Liverpool. Dia hanya tidak beruntung untuk mencetak gol,” tutur Ashley Williams, eks bek timnas Wales, kepada BBC.
Menurut Manajer Liverpool Arne Slot, performa Salah tidak mengejutkan. Ia mengatakan, Liverpool masih membutuhkan Salah.
”Salah adalah ancaman bagi lawan kami. Ia langsung memberikan kontribusi ketika bermain. Sebuah keputusan mudah untuk memasukannya kembali ke dalam skuad. Kami membutuhkannya dan dia mencetak sebuah asis,” ujar Slot.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/12/14/29dfd098049e7cd6f8fa17f953704dde-1000040297.jpg)
Kehilangan Salah untuk Piala Afrika, lanjut Slot, adalah kesempatan pemain lain untuk bersinar. ”Ia menuju Piala Afrika yang berarti kami kehilangan satu pemain. Ini adalah situasi yang telah kami ketahui sebelum musim dimulai. Harapannya, satu atau dua pemain bisa pulih dari cedera,” ucapnya.
Pada gim menghadapi Brighton, Liverpool masih tanpa Jeremie Frimpong dan Cody Gakpo yang belum pulih dari kendala fisik. Chiesa dan Alexander Isak tidak dalam kondisi fit sehingga hanya bermain di pengujung laga.
Daya tarik laga Liverpool kontra Brighton yang sejatinya berporos kepada Salah bisa diubah haluannya oleh Ekitike. Penyerang jangkung itu mencetak brace atau dua gol dalam dua laga beruntun di Liga Inggris.
Sebelum memastikan kemenangan dua gol tanpa balas kontra Brighton, dua gol disarangkan Ekitike ke gawang Leeds United akhir pekan lalu. Gim itu berakhir remis 3-3.
Koleksi tujuh gol telah diciptakan Ekitike dalam 15 penampilan di musim debut Liga Inggris. Kuantitas gol itu membuat Ekitike sudah meninggalkan dua seniornya di Liverpool, yakni Salah dan Gakpo, yang menyumbang empat gol di kompetisi domestik.
Sepasang gol Ekitike membantu Liverpool mulai mendekati zona empat besar. Si Merah mengemas 26 poin untuk naik sementara ke peringkat keenam. Mereka berjarak dua poin dari Chelsea yang menguasai posisi keempat berkat mengalahkan Everton 2-0 di Stadion Stamford Bridge pada waktu bersamaan.
”Saya tidak bisa menyebut ini adalah laga sempurna untuk saya. Sebab, saya tahu seharusnya bisa mencetak lebih banyak gol hari ini. Yang terpenting kemenangan di hadapan pendukung,” ujar Ekitike dilansir Sky Sports.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/12/14/7e001d82156a0110d696394af607782a-1000040295.jpg)
Di tengah perannya yang semakin krusial untuk Liverpool, Ekitike tidak ingin mementingkan diri sendiri. Ia mengingatkan pentingnya skuad Si Merah tetap bersatu dan kompak setelah mampu meraih dua kemenangan beruntun dalam empat hari. Pada tengah pekan, Liverpool menaklukkan Inter 1-0.
”Kami harus tetap kompak dan bersatu. Saya pikir kami pantas menang hari ini. Kami menjalani pekan yang menganggumkan dan mari kita lanjutkan,” tuturnya.
Tak ketinggalan, Ekitike memuji peran Salah untuk Liverpool. ”Mohamed (Salah) adalah profesional yang luar biasa. Saya menjadikannya teladan. Ia legenda di sini. Berbagi lapangan dengannya adalah sebuah berkah. Ia adalah pemain yang membuat kami suka menyaksikan sepak bola,” kata Ekitike yang 10 tahun lebih muda dari Salah.
Ketika Liverpool mampu mengemas kemenangan pertama di bulan Desember, hasil kontras dialami Brighton. Dalam tiga gim di bulan pamungkas tahun, Brighton menelan dua kekalahan dan sekali imbang. Hasil itu membuat ’Si Burung Camar” kian terancam keluar dari zona 10 besar.
Setelah menjalani 16 laga, mereka masih mengumpulkan 23 poin. Mereka akan tergusur dari peringkat kesembilan seandainya ada pemenang pada duel Sunderland kontra Newcastle dan Tottenham mengalahkan Nottingham Forest, Minggu (14/12/2025).
Penulis:
Muhammad Ikhsan MaharEditor:
Prasetyo Eko PrihanantoPenyelaras Bahasa:
Galih Rudanto