Gaza Menjadi Perhatian Utama dalam KTT Liga Arab 2025

Negara-negara Arab mengutuk aksi militer Israel dengan bahasa yang lebih keras sembari berjanji ikut membangun ulang Gaza demi kestabilan kawasan.

18 Mei 2025 05:30 WIB · Internasional

Oleh Elsa Emiria Leba

BAGHDAD, SABTU — Liga Arab mengadakan konferensi tingkat tinggi ke-34 di Baghdad, Irak, Sabtu (17/5/2025). Para pemimpin negara menyoroti sejumlah krisis yang terjadi di kawasan, khususnya isu gencatan senjata Israel-Hamas dan rekonstruksi Gaza.

Sejumlah petinggi dari sekitar 20 negara hadir dalam pertemuan tersebut, antara lain Presiden Palestina Mahmoud Abbas, Presiden Mesir Abdel Fatah el-Sisi, dan Emir Qatar Tamim bin Hamad Al Thani. Tamu undangan adalah Perdana Menteri Spanyol Pedro Sánchez dan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres.

Presiden Irak Abdul Latif Rashid mengutuk agresi Israel yang sedang berlangsung di Gaza. Selain itu, dia menyerukan agar negara-negara Arab bekerja sama untuk menjaga keamanan kolektif di kawasan.

”Kami menegaskan kembali sikap tegas kami dalam menolak segala upaya pengusiran warga Palestina dari Jalur Gaza dengan dalih atau keadaan apa pun,” kata Rashid dalam pembukaan, dilansir dari kantor berita Anadolu Ajansi.

Para pemimpin negara Arab berpose untuk foto grup sebelum pembukaan Konferensi Tingkat Tinggi Liga Arab ke-34 di Baghdad, Irak, Sabtu (17/5/2025)

El-Sisi mengatakan, tindakan Israel adalah ”kejahatan sistematis” untuk memusnahkan warga Palestina. Stabilitas kawasan akan sulit tercapai tanpa adanya perdamaian menyeluruh dan pembentukan negara Palestina. Sebagai rekan mediator, Amerika Serikat perlu memberikan tekanan agar terjadi gencatan senjata.

KTT Liga Arab ini digelar dua bulan setelah Israel mengakhiri gencatan senjata dengan Hamas yang berlaku pada Januari-Maret 2025. KTT juga digelar segera setelah Presiden AS Donald Trump mengakhiri lawatan di Timur Tengah.

Dalam beberapa hari terakhir, Israel melancarkan serangan mematikan demi menghancurkan Hamas. Pada 12 Mei 2025, Hamas membebaskan sandera Israel-Amerika, Edan Alexander, sebagai upaya mencapai kesepakatan gencatan baru.

Perdana Menteri Irak Mohammed Shia al-Sudani juga mengangkat isu bantuan kemanusiaan untuk Gaza yang dilarang masuk oleh Israel. ”Genosida ini telah mencapai tingkat keburukan yang belum pernah terlihat dalam semua konflik sepanjang sejarah,” kata Al-Sudani.

PM Sanchez juga menyerukan peningkatan tekanan untuk ”menghentikan pembantaian di Gaza” berdasarkan hukum internasional. Spanyol berencana mengeluarkan resolusi PBB yang menuntut putusan Mahkamah Internasional tentang metode perang Israel.

Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sissi menghadiri pertemuan tahunan Liga Arab ke-34 di Baghdad, Irak, Sabtu (17/5/2025)

Rekonstruksi Gaza

El Sisi menyampaikan, Mesir bakal menyelenggarakan konferensi internasional untuk membangun kembali Gaza ”setelah agresi berhenti”.

Pada Februari 2025, Mesir mengusulkan proposal tandingan untuk melawan proposal pembangunan Gaza oleh Presiden AS Donald Trump. Trump ingin merelokasi warga Palestina dari Gaza ke negara-negara tetangga dan membangun Gaza menjadi ”Riviera di Timur Tengah”, merujuk kawasan pantai resor di Perancis.

Liga Arab mengadakan pertemuan darurat di Kairo, Mesir, sebulan kemudian. Organisasi ini menyetujui rencana rekonstruksi Gaza tanpa menggusur 2,3 juta penduduknya.

Dalam KTT Liga Arab 2025 ini, Al-Sudani juga mengumumkan, Irak akan berupaya mendirikan dana Arab untuk rekonstruksi Gaza. Baghdad akan memberikan 20 juta dollar AS masing-masing untuk Gaza dan Lebanon. Sebagian besar wilayah Lebanon hancur tahun lalu karena serangan Israel melawan Hizbullah.

Menurut Menteri Luar Negeri Irak Fuad Hussein, KTT Liga Arab ini mendukung keputusan Liga Arab sebelumnya mengenai rekonstruksi Gaza yang menentang usulan Trump.

Menteri Luar Negeri Suriah Asaad al-Shaibani berbicara dalam Konferensi Tingkat Tinggi Liga Arab ke-34 di Baghdad, Irak, Sabtu (17/5/2025)

Nuklir Iran

Selain Gaza, KTT Liga Arab juga membahas konflik di Yaman, Sudan, Suriah, dan Libya. Pembahasan proses negosiasi kesepakatan nuklir antara Iran dan AS ikut mencuat.

Seorang pejabat Irak tanpa menyebutkan nama menuturkan, Komandan Pasukan Quds Iran Esmail Ghaani telah berkunjung ke Baghdad sebelum KTT 2025 berlangsung. Menurut dia, Ghaani ”menyampaikan pesan dukungan bagi negosiasi Iran-Amerika” guna mencapai kesepakatan nuklir dan pencabutan sanksi yang melumpuhkan Iran.

Pada Kamis (15/5/2025), Trump mengatakan, kesepakatan antara kedua pihak ”hampir tercapai”. Akan tetapi, keesokan harinya, ia memperingatkan bahwa ”sesuatu yang buruk akan terjadi” jika Iran tidak bertindak cepat.

Perhelatan KTT Liga Arab 2025 sedikit ”tenggelam” lantaran lawatan Trump ke Timur Tengah, yakni Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Qatar. Dia berada di kawasan selama 13-16 Mei 2025. Tidak seperti yang diharapkan, kunjungan Trump tidak membuahkan kesepakatan gencatan baru di Gaza.

Namun, Trump tetap mencetak berita utama. Ia bertemu Presiden Suriah yang baru, Ahmad al-Sharaa, di Arab Saudi, sekaligus berjanji akan mencabut sanksi AS kepada Suriah. Al-Sharaa pernah berperang melawan pasukan AS di Irak.

Sejumlah kepala negara, di antaranya Raja Abdullah dari Jordania dan Presiden Lebanon Joseph Aoun, tidak menghadiri KTT tersebut. Menteri Luar Negeri Suriah Asaad al-Shiban datang untuk mewakili Al-Sharaa. Kalangan Syiah Irak dan faksi politik khawatir dengan masa lalu Al-Sharaa sebagai prajurit Sunni. (AP/AFP/REUTERS)


Kerabat Kerja

Penulis:

Elsa Emiria Leba
 | 

Editor:

Nur Hidayati
 | 

Penyelaras Bahasa:

Nanik Dwiastuti