Di Piala Dunia Antarklub, Manchester City mulai melepas ketergantungan gol dari Erling Haaland. ”The Citizens” memiliki banyak gelandang haus gol.
23 Jun 2025 15:44 WIB · Olahraga
Dua pertandingan Manchester City di Piala Dunia Antarklub 2025 menjadi penyala alarm bagi jaminan Erling Haaland mengisi pos penyerang tengah. Insting gol memukan para gelandang bisa membuat Pep Guardiola memalingkan peran sumber gol dari Haaland.
Sudah delapan gol disarangkan City di Amerika Serikat. Dua gol ketika menghadapi Wydad Casablanca pada gim pembuka, lalu enam gol dihasilkan ketika melibas Al Ain, Senin (23/6/2025) pagi WIB, di Stadion Mercedes Benz, Atlanta.
Tujuh pemain berbeda mencetak gol. Lebih tepatnya, enam pemain berposisi gelandang menyumbang tujuh gol.
Mereka adalah Phil Foden dan Jeremy Doku yang mencetak gol ke gawang Wydad. Sementara itu, Ilkay Guendogan, Claudio Echeverri, Oscar Bobb, dan Rayan Cherki membantu City lima kali menyarangkan bola menghadapi Al Ain, juara Liga Champions Asia edisi 2023-2024.
Dalam dua gim itu, Haaland mencetak gol ke gawang Al Ain. Akan tetapi, gol itu hanya tercipta melalui eksekusi penalti.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/06/23/1b344a91bcfbf20262d1874e6f52337d-FBL_WC_CLUB_2025_MATCH32_CITY_AIN_130746394.jpg)
Variasi sumber gol itu membawa berkah tersendiri bagi City. Meskipun masih sangat mengandalkan ketajaman Haaland, Manajer City Pep Guardiola bisa mulai melepas ketergantungan akut kepada penyerang berambut pirang itu.
Dari gestur tubuh selama 90 menit kontra Al Ain, Haaland semakin menikmati pembagian peran mencetak nama di papan skor. Buktinya, ia mengirimkan asis kepada Cherki ke gawang Al Ain pada menit ke-89, meskipun saat itu ia juga sudah berada di dalam kotak penalti lawan. Haaland juga menciptakan tiga peluang untuk rekan setimnya di Stadion Mercedes Benz.
Haaland pun kian memahami kepiawaiannya untuk menjadi bek pertama City dalam situasi tanpa bola dan melakukan garis pertahanan tinggi. Ia sempat mampu merebut biola di sepertiga akhir pertahanan Al Ain pada menit ke-27, tetapi tembakan Haland tidak tepat sasaran.
Khusus untuk para gelandang, Guendogan seakan telah menemukan kembali sentuhan golnya yang sempat menjadi kunci sukses City meraih treble winner pada musim 2022-2023.
Bergerak bebas di belakang Haaland, Guendogan mampu memanfaatkan ruang di sepertiga akhir pertahanan lawan untuk menyelesaikan peluang.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/06/23/97be0f921f874fb951227effcabb63a3-FBL_WC_CLUB_2025_MATCH32_CITY_AIN_130746189.jpg)
Gelandang asal Jerman itu mencatatkan 100 persen tembakan berbuah gol ke gawang Al Ain. Selain itu, Guendogan juga mengkreasi satu peluang untuk rekan setimnya.
”Senang bisa berkontribusi untuk kemenangan tim,” ujar Guendogan seusai laga, dilansir laman FIFA.
Meskipun mampu menang besar atas Al Ain, Guendogan kecewa timnya tidak bisa mencetak gol lebih banyak. Dengan selisih delapan gol, ”The Citizens” masih berada di peringkat kedua Grup G. Mereka hanya kalah produktivitas gol dari Juventus yang sama-sama mengoleksi selisih delapan gol.
Bedamya, Juve mencetak sembilan gol. Adapun City menghasilkan delapan gol.
Dengan situasi itu, City harus mengalahkan Juve untuk melaju ke babak 16 besar dengan predikat juara Grup G. Juve dan City sudah memastikan tempat ke perdelapan final menyusul Bayern Muenchen (Grup C) dan Flamengo (Grup D).
”Kami bermain agak lambat pada awal babak kedua sehingga telat mendapatkan momentum untuk mencetak gol dan melangkahi Juve sebelum laga terakhir. Itu adalah satu-satunya sesuatu yang mengecewakan,” tutur Guendogan.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/06/23/96c20ed13d1207b937d66b971c89c9c4-FBL_WC_CLUB_2025_MATCH32_CITY_AIN_130745402.jpg)
Sementara itu, Echeverri dan Cherki, dua gelandang anyar, sudah mencetak gol debutnya untuk The Citizens. Mereka kian memperkaya opsi Guardiola memburu gol dari sentra permainan.
Sepakan bebas indah Echeverri juga menunjukkan City telah memiliki algojo bola mati terkini setelah hengkangnya Kevin De Bruyne. Guardiola tidak bisa menyembunyikan kebanggaannya kepada calon bintang baru Argentina itu.
Ia mengungkapkan gol tendangan bebas itu bukan sebuah kebetulan. ”Sejak bergabung dan ikut berlatih tiga atau empat bulan terakhir, ia (Echeverri) selalu melatih tendangan bebas secara sendiri,” kata Guardiola.
”Kerja kerasnya terbayar. Ketika sering berlatih, semakin besar peluang keberhasilan,” lanjutnya.
Cherki juga tidak ketinggalan sudah mencatatkan gol perdananya untuk City. Salah satu bakat muda terbaik Perancis itu mulai nyaman menjalani peran sebagai gelandang serang City yang tidak hanya berperan mengkreasi serangan, tetapi juga mencetak gol.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/06/23/e75ab2a6d94ed62c0b50e798b4064d7d-APTOPIX_CWC_Manchester_City_Al_Ain_Soccer_130747223.jpg)
Selain enam gelandang yang sudah mencetak gol, Guardiola masih memiliki tiga senjata di sentra permainan yang belum memamerkan keahlian menghasilkan gol. Mereka adalah Bernardo Silva, Omar Marmoush, dan Tijjani Reijnders.
Guardiola optimistis satu per satu pemainnya bisa mencapai performa terbaik ketika tampil di fase gugur. Sebelum bertarung di babak 16 besar, City akan terlebih dahulu memperebutkan peringkat pertama Grup G dengan Juventus, Jumat (27/6/2025) dini hari WIB.
Juve merupakan ujian sesungguhnya bagi skuad City. Lini serang Juve yang tajam bersama Kenan Yildiz akan memberikan ancaman lebih sulit bagi pertahanan City yang belum kemasukan gol di AS.
”Kami memiliki empat hari untuk persiapan menghadapi Juventus, lalu lawan lainnya di fase gugur. Senang mendapatkan satu pekan tambahan di AS. Kami ingin terus melaju dan bertemu tim kelas top Eropa dan tim-tim Brasil yang luar biasa,” tutur Guardiola.
Penulis:
Muhammad Ikhsan MaharEditor:
Prasetyo Eko PrihanantoPenyelaras Bahasa:
FX Sukoto